Ini Komentar Gerindra Soal Pemerintah Gratiskan Vaksin COVID-19

Zulfikar SyZulfikar Sy - Jumat, 18 Desember 2020
Ini Komentar Gerindra Soal Pemerintah Gratiskan Vaksin COVID-19

Ilustrasi - Vaksin COVID. ANTARA

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Gerindra menyambut baik rencana pemerintah menggratiskan vaksin COVID-19 kepada seluruh rakyat, seperti disampaikan Presiden Joko Widodo pada hari Rabu (16/12).

"Ini kabar gembira, menjadi angin segar dan harapan baru menyongsong tahun baru 2021. Kita harus berterima kasih atas kebijakan ini," kata Sekretaris Jenderal Partai Gerindra Ahmad Muzani dalam keterangannya di Jakarta, Jumat (18/12).

Namun, dia tetap meminta pemerintah harus memastikan aspek keamanan vaksin dan akurasi saat pemberiannya. Hal itu karena terkait dengan manusia dan nilai keuangan negara yang besar.

Baca Juga:

Tanggung Jawab Negara, Warga Sebut Sudah Seharusnya Vaksin COVID-19 Gratis

"Jadi, harus aman, akurat, dan tepat sasaran pelaksanaan program ini," ujarnya.

Muzani menilai 10 bulan bangsa Indonesia menghadapi pandemi COVID-19 menjadi masa tersulit bagi masyarakat.

Kedatangan vaksin 1.2 juta dosis Vaksin COVID-19 dari Sinovac, China. (Dok Humas Bio Farma)
Kedatangan vaksin 1.2 juta dosis Vaksin COVID-19 dari Sinovac, China. (Dok Humas Bio Farma)

Dengan adanya vaksin, kata Wakil Ketua MPR itu, menjadi energi dan semangat baru untuk menggerakkan sektor ekonomi.

"Kalau ekonomi bergerak, perkantoran akan bergerak. Sekolah, kampus, pondok pesantren yang selama pandemi murid tidak bisa bertemu guru, mahasiswa tidak bisa belajar dengan dosen, santri tidak bisa bertatap muka dengan kiai, semua ini mudah-mudahan segera dapat diakhiri," katanya.

Baca Juga:

[HOAKS atau FAKTA]: Empat Orang Alami Kelumpuhan Wajah Setelah Disuntik Vaksin Corona

Menurut Ketua Fraksi Partai Gerindra DPR itu, pemberian vaksin gratis oleh pemerintah sesuai dengan perjuangan partainya selama ini. Hal itu karena dalam situasi ekonomi sulit, sudah sewajarnya negara mengambil porsi terbesar untuk membiayai vaksin bagi masyarakat.

Namun, dia berpesan kepada seluruh masyarakat untuk terus displin dengan protokol kesehatan, seperti menggunakan masker, rajin cuci tangan, dan menjauhi kerumunan, sampai benar-benar wabah COVID-19 dinyatakan berakhir. (*)

Baca Juga:

Lama Antibodi Vaksin COVID-19 Sinovac-Bandung Baru Diketahui April 2021

#Vaksin Covid-19 #Virus Corona
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Vaksin COVID-19 Terkoneksi Bluetooth di Aplikasi Handphone
Informasi ini diunggah akun Facebook “Jefri Papahnya Aqiela”.
Frengky Aruan - Senin, 09 Juni 2025
[HOAKS atau FAKTA]: Vaksin COVID-19 Terkoneksi Bluetooth di Aplikasi Handphone
Dunia
Ilmuwan China Temukan Virus Corona Kelelawar Baru yang Sama dengan COVID-19, Disebut Dapat Menular ke Manusia Lewat
Virus baru ini berasal dari subgenus merbecovirus, yang juga termasuk virus penyebab Middle East Respiratory Syndrome (MERS).
Dwi Astarini - Jumat, 21 Februari 2025
 Ilmuwan China Temukan Virus Corona Kelelawar Baru yang Sama dengan COVID-19, Disebut Dapat Menular ke Manusia Lewat
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Kasus Autoimun Meroket Akibat Vaksinasi COVID-19
Reaktivitas silang antara protein SARS-CoV-2 pada vaksin dan protein manusia dapat menyebabkan berbagai kondisi autoimun, dari dermatitis ringan, kerusakan organ, kelumpuhan, sampai kematian.
Wisnu Cipto - Rabu, 09 Oktober 2024
[HOAKS atau FAKTA]: Kasus Autoimun Meroket Akibat Vaksinasi COVID-19
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Vaksin COVID-19 AstraZeneca Penyebab Sakit Jantung
Beredar narasi yang mengeklaim vaksin Astrazeneca merupakan penyebab jantung terasa sakit tanpa sebab.
Frengky Aruan - Jumat, 09 Agustus 2024
[HOAKS atau FAKTA]: Vaksin COVID-19 AstraZeneca Penyebab Sakit Jantung
Lifestyle
Kemenkes Jelaskan Vaksin COVID-19 AstraZeneca Disebut Timbulkan Thrombocytopenia Syndrome
Dwi Astarini - Kamis, 02 Mei 2024
Kemenkes Jelaskan Vaksin COVID-19 AstraZeneca Disebut Timbulkan Thrombocytopenia Syndrome
Indonesia
Indonesia Miliki Sisa Vaksin COVID-19 Sekitar 5,22 Juta Dosis
Terdapat sebanyak 1.345 kasus aktif pada Januari hingga Maret 2024. Adapun kasus mingguan mencapai 28 kasus, dan pengecekan mingguan sebanyak 7.700 kasus.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 26 Maret 2024
Indonesia Miliki Sisa Vaksin COVID-19 Sekitar 5,22 Juta Dosis
Bagikan