Ini Kata Puti Hingga Whisnu Dalam Konsolidasi Pemenangan Eri-Armudji

Andika PratamaAndika Pratama - Senin, 16 November 2020
Ini Kata Puti Hingga Whisnu Dalam Konsolidasi Pemenangan Eri-Armudji

Sekretaris Jenderal DPP PDI Perjuangan (PDIP) Hasto Kristiyanto memimpin rapat konsolidasi pemenangan pasangan nomor urut 1, Eri Cahyadi-Armudji. Foto: Humas PDIP

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Sekretaris Jenderal DPP PDI Perjuangan (PDIP), Hasto Kristiyanto memimpin rapat konsolidasi pemenangan pasangan nomor urut 1, Eri Cahyadi-Armudji. Sejumlah tokoh menunjukkan soliditas dukungan dan kerja door to door, yakni Puti Guntur Soekarno; Bambang DH, hingga Whisnu Sakti Buana.

Rapat konsolidasi itu dihadiri oleh seluruh pengurus cabang hingga anak cabang PDIP Surabaya, digelar secara tertutup di Hotel Grand Mercure, Surabaya, Minggu (15/11) pagi hingga siang hari.

"Luar biasa militansi yang ditampilkan semuanya. Mbak Puti, Mas Bambang DH, hingga Mas Whisnu," kata Hasto dalam konferensi pers di hadapan wartawan usai penutupan acara.

Baca Juga

14 DPC NasDem Membelot Dukung Eri Cahyadi-Armuji

Puti Guntur Soekarno mengatakan bahwa semua kader PDIP di Surabaya solid bergerak memenangkan pasangan nomor urut 1 Eri-Armudji. Sebab Surabaya adalah kota perjuangan dan kota sejarah, dimana Bung Karno, Proklamator RI dilahirkan.

"Kita ambil semangat perjuangan beliau. Bahwa kita bekerja, berjuang, bergerak, berdasarkan satu perjuangan bersama," kata Puti.

"Sebagai kader, kita diajarkan, perjuangan kita adalah perjuangan untuk Wong Cilik. Ini catatan untuk kita bersama. Saya berharap perjuangan ini, harus kita lakukan bersama, demi kemenangan pasangan Eri-Armudji, perjuangan dari rakyat, oleh rakyat, dan untuk rakyat," tegasnya.

Sementara Bambang DH menegaskan tak ada kemenangan yang bisa dicapai dengan mudah. Semuanya harus diperoleh dengan kerja keras dan keikhlasan.

"Saya dorong semuanya bekerja keras, bekerja cerdas, kerja ikhlas. Saya yakin struktural partai akan lebih masif gerakannya untuk terus memotivasi sehingga bertempur tak mengenal lelah," tambah anggota DPR RI itu.

Whisnu Sakti Buana, Wakil Ketua DPC PDIP Jawa Timur, mengatakan bahwa sebagai kader partai, dirinya akan tetap tegak lurus mengamankan serta melaksanakan perintah Ketua Umum Megawati Soekarnoputri. Yakni memenangkan pasangan Eri-Armudji di Pilwalkot Surabaya.

"Saya akan tetap tegak lurus mengamankan dan melaksanakan perintah ibu ketua umum, bersama teman PAC dan ranting akan bergerak masif melakukan door to door," kata Whisnu.

Diapun memotivasi agar para kader partai di tingkat bawah memiliki semangat juang yang tak mudah kendur memenangkan Eri-Armudji.

"Saya ingatkan para PAC, sekalipun tombak menancap di kaki, jangan pernah berteriak itu sakit, walau itu sakit," kata Whisnu. Hasto Kristiyanto mengatakan bahwa seluruh jajaran PDIP kompak bergerak memenangkan Eri-Armudji.

Baca Juga

Risma Jadi Pendulang Suara Bagi Eri-Armuji

"Seluruh kader partai siap bergerak. Dengan seluruh keyakinan dan sejarah, kami yakini masyarakat Surabaya adalah masyarakat yang memiliki jiwa kebangsaan kuat, punya spiritualitas, punya daya juang. Sehingga money politic dapat diatasi dengan semangat juang itu. itulah semangat yang kami tunjukkan lewat rapat koordinasi ini," pungkas Hasto. (Pon)

#Pilkada Serentak #Pilkada Surabaya #Pilkada 2020 #PDIP #Hasto Kristiyanto
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Berita
Perkembangan Kasus Ijazah Gibran Terkini: Dari Hak Angket hingga Laporan Bareskrim
Perkembangan kasus ijazah Gibran terkini mencakup putusan MK, wacana pansus dan hak angket DPR, respons Jokowi, hingga pengaduan ke Bareskrim.
ImanK - Minggu, 11 Oktober 2026
Perkembangan Kasus Ijazah Gibran Terkini: Dari Hak Angket hingga Laporan Bareskrim
Indonesia
Megawati Rencanakan Kunjungan Balsan ke Presiden Prabowo, Dijadwalkan Oktober
Pertemuan tersebut merupakan lanjutan setelah kedua tokoh bertemu pada Senin (28/9) malam.
Dwi Astarini - Selasa, 29 September 2026
Megawati Rencanakan Kunjungan Balsan ke Presiden Prabowo, Dijadwalkan Oktober
Indonesia
Guruh Soekarnoputra Meninggal Dunia di Usia 73 Tahun, ini Profil dan Jejak Kariernya
Guruh Soekarnoputra meninggal dunia di usia 73 tahun, Sabtu (26/9). Ia meninggalkan karya dan lagu legendaris.
Soffi Amira - Sabtu, 26 September 2026
Guruh Soekarnoputra Meninggal Dunia di Usia 73 Tahun, ini Profil dan Jejak Kariernya
Indonesia
Puan Ungkap PDIP sudah Diajak Bicara soal PT 5 Persen dan Syarat Capres Diusung 2 Parpol
Angka tersebut belum menjadi keputusan resmi karena masih dibicarakan secara informal oleh partai politik.
Dwi Astarini - Selasa, 22 September 2026
Puan Ungkap PDIP sudah Diajak Bicara soal PT 5 Persen dan Syarat Capres Diusung 2 Parpol
Indonesia
PDIP Buka Opsi Parliamentary Threshold 5-7 Persen untuk Efektivitas Kerja Parlemen
Penaikan PT diperlukan untuk mendorong efektivitas kerja parlemen.
Dwi Astarini - Minggu, 20 September 2026
PDIP Buka Opsi Parliamentary Threshold 5-7 Persen untuk Efektivitas Kerja Parlemen
Indonesia
Sebut Demokrasi RI Rusak secara Legal, Andi Widjajanto: Everything Was Legalized
Pelemahan benteng demokrasi tidak dilakukan melalui pengerahan militer atau perebutan kekuasaan secara paksa, tapi dilegalkan melalui instrumen hukum formal atau autocratic legalism.
Dwi Astarini - Sabtu, 05 September 2026
Sebut Demokrasi RI Rusak secara Legal, Andi Widjajanto: Everything Was Legalized
Indonesia
Dari AS hingga Asia, Forum CALD Soroti Gelombang Populisme dan Kemunduran Demokrasi
Demokrasi menghadapi tantangan serius ketika kekuasaan politik dan ekonomi semakin terkonsentrasi, kepercayaan publik terhadap institusi melemah, ketimpangan membesar, serta populisme mendapatkan ruang untuk berkembang.
Dwi Astarini - Sabtu, 05 September 2026
Dari AS hingga Asia, Forum CALD Soroti Gelombang Populisme dan Kemunduran Demokrasi
Indonesia
Megawati Instruksikan PDIP Kirim Kapal RS Apung Laksamana Malahayati ke Lokasi Gempa NTT
Pengerahan Kapal RS Laksamana Malahayati ini merupakan tindak lanjut dan arahan langsung dari Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri.
Dwi Astarini - Jumat, 21 Agustus 2026
Megawati Instruksikan PDIP Kirim Kapal RS Apung Laksamana Malahayati ke Lokasi Gempa NTT
Indonesia
PAN Setuju Dengan Megawati Tidak Ada Oposisi Dalam Politik Indonesia
Tidak ada satu pun pasal di dalam Undang-Undang Dasar 1945 yang mengenal istilah partai koalisi, partai oposisi, shadow cabinet maupun partai penyeimbang.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 13 Agustus 2026
PAN Setuju Dengan Megawati Tidak Ada Oposisi Dalam Politik Indonesia
Olahraga
Semarak HUT ke-81 RI, Soekarno Cup 2026 Resmi Bergulir di Surabaya
Soekarno Cup 2026 resmi bergulir di Surabaya sebagai bagian peringatan HUT ke-81 RI, yang digagas Prananda Prabowo
Wisnu Cipto - Senin, 10 Agustus 2026
Semarak HUT ke-81 RI, Soekarno Cup 2026 Resmi Bergulir di Surabaya
Bagikan