MerahPutih Kriminal– Setelah menangkap 6 orang terduga terkait gerakan islam radikal Islamic State of Iraq and Syiria (ISIS) aparat Kepolisian terus melakukan pemeriksaan intensif terhadap keenam orang asal Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel) tersebut.
Keenam orang tersebut ditangkap Subdit Jatanras Polda Metro Jaya dan satuan Datasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror di Bandara Soekarno Hatta pada Sabtu dinihari (27/12). Mereka akan berangkat menggunakan dokumen palsu ke Suriah dan diduga kuat akan bergabung dengan gerakan ISIS.
Kasubdit Jatanras Polda Metro Jaya, AKBP Herry Heryawan mengatakan upaya yang dilakukan pemeriksaan, berkoordinasi dengan Densus 88 Antiteror dan pihak imigrasi.
"Kita lakukan pemeriksaan keterkaitannya dengan ISIS," katanya di Mapolda Metro Jaya.
Perwira menengah polisi dengan pangkat dua bunga melati dipundak, menambahkan, mereka berangkat menggunakan dokumen palsu menuju Turki kemudian melanjutkan perjalanan ke Suriah. Saat ini keenam orang yang terdiri dari pasangan suami istri dan satu anak perempuan berusia tujuh tahun dan tiga remaja berusia 17 tahun dan 20 tahun masih dalam pemeriksaan di Mapolda Metro Jaya.
Berikut identitas warga Makassar sesuai dengan paspor yang di duga palsu,
1. Abdul Jabbar Rauf Sutarman
Kelahiran 09 September 1976
No.Passpor : A 9019644
2. Ahmad abdullah halido bunaha
Kelahiran 02 November 1997
No.Passpor : A 6810832
3. Ratna Pratiwi sulaiman
Kelahiran 20 Maret 1980
No.Passpor : A 9019688
4. Muhammad ashar bahtiar
Kelahiran 01 oktober 1966
No.Passpor : A 9013583
5. Ashar Jamil Lahae
Kelahiran 13 Agustus 1995
No.Passpor : A 9304712
6. NAJ
Kelahiran 22 Maret 2004
No.Passpor : A 9019689
(BHD)