Relasi

Ini Alasan Perempuan Suka Mengalah Menurut Psikolog

Raden Yusuf NayamenggalaRaden Yusuf Nayamenggala - Selasa, 02 Maret 2021
Ini Alasan Perempuan Suka Mengalah Menurut Psikolog

Psikolog mengungkapkan alasan dibalik perempuan cendrung lebih suka mengalah (foto: pixabay/choutanhls)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MENURUT Psikolog Frisca Melissa Iskandar, perempuan memiliki kecenderungan secara naluriah mengutamakan kepentingan orang lain. Khususnya kepentingan keluarga seperti anak dan suami.

Menurut Psikolog klinis dari Ciputra Medical Center dan Smart Mind Center tersebut, ada beberapa faktor yang memengaruhi perempuan cenderung mengalah.

Baca Juga:

Aplikasi Ini Bisa Lacak Kesehatan Mental, Intip Cara Kerjanya

"Ada dua faktor yang mendorong perilaku tersebut yakni internal dan eksternal. Faktor internal karena ada yang namanya dorongan untuk memiliki self image yang positif," kata Frisca, seperti yang dikutip dari laman Antara.

Ada beberapa faktor yang membuat perempuan cendrung mengalah (Foto: Pixabay/free-photos)

Sementara itu, untuk faktor eksternal yakni peran perempuan sebagai ibu atau istri, lazimnya menjadi pengayom rumah tangga. Menurut Frisca, perempuan cenderung menginginkan citra diri positif, hingga terkadang dia rela mengalah.

Sementara itu, psikolog yang juga dosen di LSPR Jakarta itu, menuturkan bahwa menurut Abraham Maslow, ada hierarki kebutuhan yang mesti dipenuhi, agar individubisa merasa sejahtera dan utuh.

Frisca menjelaskan, menurut Abraham Maslow kebutuhan manusia tersusun pada suatu herarki, dan manusia memenuhi kebutuhannya secara berjenjang.

Lebih lanjut Frisca menambahkan, bahwa manusia berusaha memenuhi satu jenjang kebutuhan terlebih dahulu. Setelah jenjang pertama terpenuhi, maka manusia akan mencoba memenuhi kebutuhan yang ada pada jenjang berikutnya.

Pertama yakni kebutuhan fisiologis. Karena, kebutuhan fisiologis adalah kebutuhan paling mendasar atau kebutuhan primer. Seperti halnya makan, minum, pakaian hingga tempat tinggal.

Manusia sejatinya akan memenuhi kebutuhan fisiologisnya lebih dulu, sebelum pindah ke kebutuhan lainyna. Karena fisiologis merupakan kebutuhan yang paling penting untuk dipenuhi.

Kemudian, yang kedua ialah kebutuhan akan rasa aman. Dalam hal ini rasa aman yang dimaksud ialah kebutuhan keamanan dan perlindungan dari bahaya fisik dan emosi.

Baca Juga:

Tips Menjaga Kesehatan Mental di Tengah Pandemi Virus Corona

Selain memprioritaskan orang lain, perempuan juga perlu mementingkan diri sendiri untuk kebaikan (foto: Pixabay/duy_ittn)

Selanjutnya, yang ketiga ialah kebutuhan sosial yang meliputi kebutuhan kasih sayang, rasa memiliki, persahabatan, bersosialisasi, dan penerimaan.

Lalu yang keempat yakni kebutuhan penghargaan. Dalam hal ini adalah faktor-faktor internal seperti harga diri, otonomi, prestasi, hingga faktor eksternal seperti status, pengakuan serta perhatian.

Sementara itu, Frisca mengingatkan, meski perempuan cenderung memprioritaskan orang lain. Perempuan sebaiknya mementingkan diri sendiri demi kebaikan.

"Itu bukan egois, itu namanya self love. Perempuan harusnya memenuhi empat hierarki kebutuhan itu dulu sebelum akhirnya kita bisa memenuhi kebutuhan orang lain," jelas Frisca.

Mengenai hal itu, Frisca memberikan sebuah perumpamaan "kamu tidak akan bisa mengisi cangkir lain dengan cangkir yang kosong". (Ryn)

Baca Juga:

Stres dan Cemas Berlebihan Bisa Menimbulkan Penyakit? Ini Kata Dokter

#Kesehatan #Tips Kesehatan #Kesehatan Mental
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Raden Yusuf Nayamenggala

I'm not perfect but special
Show More
Follow Me

Berita Terkait

ShowBiz
Britney Spears Kenang 15 Tahun Bekerja Tanpa Henti, Ungkap Kepahitan soal Kebebasan Pribadi
Britney Spears mengenang 15 tahun bekerja tanpa henti, masa konservatori, dan keinginannya menjalani hidup dengan lebih bebas.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 14 Oktober 2026
Britney Spears Kenang 15 Tahun Bekerja Tanpa Henti, Ungkap Kepahitan soal Kebebasan Pribadi
Lifestyle
Anak Sering Main Roblox? Begini Cara Cegah Kecanduan dan Jaga Kewarasan Mentalnya
Khawatir anak kecanduan atau kena cyberbullying? Simak panduan lengkap dan fitur pengawasan orang tua dari Roblox untuk menjaga kesehatan mental anak saat main gim online.
Angga Yudha Pratama - Sabtu, 10 Oktober 2026
Anak Sering Main Roblox? Begini Cara Cegah Kecanduan dan Jaga Kewarasan Mentalnya
Berita Foto
Pantau Gaya Hidup Makin Personal, U by Prodia Hadirkan U-Buddy
SPG menunjukkan tampilan antarmuka (user interface/UI) aplikasi U-Buddy saat peluncurannya di Jakarta, Rabu (7/10/2026).
Didik Setiawan - Rabu, 07 Oktober 2026
Pantau Gaya Hidup Makin Personal, U by Prodia Hadirkan U-Buddy
Indonesia
Insiden Lab di Rusia, Kemenkes Tingkatkan Kesiapsiagaan
bandara dan pelabuhan internasional di Bali menerapkan peningkatan pengawasan pelaku perjalanan melalui pengawasan deklarasi kesehatan (All Indonesia - SSHP).
Dwi Astarini - Selasa, 06 Oktober 2026
Insiden Lab di Rusia, Kemenkes Tingkatkan Kesiapsiagaan
Lifestyle
Berbagi Cocolan Setara Ciuman Bibir, Rentan Menyebarkan Virus dan Bakteri
Berapa kali celupan yang dibutuhkan untuk memindahkan jumlah bakteri yang kira-kira sama banyaknya dengan ciuman berdurasi 10 detik?
Dwi Astarini - Senin, 05 Oktober 2026
 Berbagi Cocolan Setara Ciuman Bibir, Rentan Menyebarkan Virus dan Bakteri
Indonesia
Jangan Sepelekan Influenza Tipe A, Anak Batuk Demam Tinggi Segera Bawa ke Faskes!
Anak demam tinggi dan sesak napas? Peringatkan bahaya virus influenza tipe A pada anak. Segera bawa ke faskes rujukan terdekat!
Wisnu Cipto - Jumat, 02 Oktober 2026
Jangan Sepelekan Influenza Tipe A, Anak Batuk Demam Tinggi Segera Bawa ke Faskes!
Lifestyle
Bukan Cuma Soal Biaya, Dokter Ungkap 3 Alasan Pengobatan Gagal Jantung Lanjut Masih Terbatas di Indonesia
Dokter Paskah ungkap tiga tantangan pengobatan gagal jantung lanjut di Indonesia, mulai dari literasi masyarakat, keterbatasan dokter hingga mahalnya teknologi.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 01 Oktober 2026
Bukan Cuma Soal Biaya, Dokter Ungkap 3 Alasan Pengobatan Gagal Jantung Lanjut Masih Terbatas di Indonesia
Lifestyle
Teknologi LVAD Hadir di Indonesia, Jadi Harapan Baru bagi Pasien Gagal Jantung Lanjut
Teknologi LVAD atau pompa jantung artificial kini tersedia di Indonesia untuk membantu pasien gagal jantung tingkat lanjut. Ini cara kerja dan persiapannya.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 01 Oktober 2026
Teknologi LVAD Hadir di Indonesia, Jadi Harapan Baru bagi Pasien Gagal Jantung Lanjut
Indonesia
Kemenkes Klaim 99,1 Juta Orang Telah Ikut Program Cek Kesehatan Gratis
Pemerintah mengatakan manfaat program CKG berpotensi mencegah satu dari empat kasus stroke dan penyakit kardiovaskular pada 2035.
Dwi Astarini - Kamis, 01 Oktober 2026
Kemenkes Klaim 99,1 Juta Orang Telah Ikut Program Cek Kesehatan Gratis
ShowBiz
Susu Rahasia Jisoo BLACKPINK untuk Jaga Berat Badan
Tanpa ragu, Jisoo mengambil sekotak susu kedelai.
Dwi Astarini - Rabu, 30 September 2026
Susu Rahasia Jisoo BLACKPINK untuk Jaga Berat Badan
Bagikan