Ini Alasan Ma'ruf Amin Tak Akan Minta Maaf ke Kaum Difabel
Sekretaris Tim Pemenangan Jokowi-Ma'ruf Amin, Hasto Kristiyanto (MP/Fadhli)
Merahputih.com - Sekretaris Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Ma'ruf, Hasto Kristiyanto menanggapi desakan kaum difabel agar Cawapres nomor 01 Ma'ruf Amin segera meminta maaf atas pernyataannya.
Namun, hingga kini permintaan maaf tersebut belum terlontar dari mulut Ketua MUI tersebut.
"Karena maksud kiai itu kan di politisir. Maksud Kiai Ma'ruf kan mengingatkan agar kita ini politisi tidak membutakan diri terhadap kebaikan," kata Hasto di Kantor DPP PDIP Menteng, Jakarta Pusat, Kamis (15/11).
Menurutnya, pernyataan Kiai Ma'ruf merupakan bagian dari kritikan terhadap situasi politik saat ini, agar politisi membuka mata hatinya terhadap suara rakyat.
"Itu kan sebagai kritik juga atas berbagai situasi politik saat ini, kita harus membuka mata hati kita kita tidak boleh tuli terhadap suara-suara rakyat, itu bukan mendiskreditkan," ujarnya.
Terkait adanya laporan yang masuk ke Bawaslu Hasto tidak mempermasalahkannya. Dia menganggap hal itu sebagai upaya untuk mengalihkan kesalahan.
"Tidak ada masalah karena itu memang upaya mereka mencoba mengimbangi, sudah minta maaf tiga kali, kok kami belum punya kesalahan, kira-kira gitu," pungkasnya. (fdi)
Bagikan
Berita Terkait
Hasil Rapat Sesepuh NU, Ma'ruf Amin Sebut Pemakzulan tak Sesuai AD/ART
Komisi IX DPR Dukung Perluasan Program MBG untuk Lansia dan Disabilitas, Ingatkan Pemerintah Benahi Tata Kelola
Sumpah Pemuda Harus Jadi Semangat Kepeloporan Anak Muda
Hari Santri 2025, Megawati Titip 3 Pesan Resolusi Jihad untuk Tanamkan Cinta Tanah Air
Pertama Kali di Jakarta, Ada Toko Mandiri Indogrosir Khusus Difabel
Bank Jakarta dan Indogrosir Resmikan Toko Mandiri Difabel, Bantu Bangun Ekosistem UMKM
Ingin Petani Sejahtera, PDIP Dorong Petani Punya Lahan Melalui UU Pokok Agraria
Hari Tani Nasional Jadi Momentum Wujudkan Kedaulatan Pangan
Hasto Tegaskan Prabowo Masih Percaya Ke Megawati
Jadi Sekjen PDIP Lagi, Hasto Tegaskan Bakal Selalu Loyal ke Megawati