Ini Alasan Habib Rizieq Minta Ahok Ditahan
Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq Shihab saat menghadiri Tablig Akbar dan Istighosah di Masjid Al Azhom kawasan Puspemkot Tangerang, Rabu (23/11). (Foto MerahPutih/Wid)
MerahPutih Megapolitan - Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq Shihab menyebut, Gubernur DKI Jakarta non aktif yang saat ini menjadi tersangka kasus dugaan penistaan agama Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok berpotensi untuk melarikan diri. Oleh karena itu, pihaknya menuntut Polri segera menahan Ahok.
Habib Rizieq juga mengatakan, itu juga yang menjadi salah satu alasanya bersama dengan Forum Umat Islam (FUI) akan menggelar aksi pada tanggal 2 Desember 2016 mendatang.
"Yang bersangkutan berpotensi untuk melarikan diri ke luar negeri. Ini terbukti, beberapa jam usai ditetapkan menjadi tersangka, sempat wawancara dengan media luar negeri," ujar Habib Rizieq kepada merahputih.com, usai menggelar kegiatan Tablig Akbar dan Istighosah di Masjid Al Azhom Kota Tangerang, Rabu (23/11).
Selain itu, kata Habib Riziek menambahkan, Ahok juga berpotensi akan menghilangkan barang bukti terkait kasus yang membelitnya. Karena, menurut Habin Rizieq, barang bukti rekaman pernyataan Ahok di Pulau Seribu, terkait omongannya yang menyinggung masalah Surat Almaidah Ayat 51, saat ini ada di dokumen Pemerintah Provinsi (Pempov) DKI Jakarta.
"Jadi kalau yang bersangkutan dibiarkan, berpotensi menghilangkan barang bukti, menghapus atau mengedit, karena hasil rekaman itu sekarang tidak di Mabes Polri, tapi ada di dokumen Pemprov DKI," katanya.
Ahok ditetapkan sebagai tersangka kasus dugaan penistaan agama perihal ucapannya dalam video saat mengunjungi Kepulauan Seribu. Selain itu, Ahok dicekal keluar negeri. (Wid)
BACA JUGA:
- Habib Rizieq Minta Pabrik di Tangerang Libur untuk Demo 2 Desember
- Habib Rizieq: Tujuan Aksi Bela Islam III Tetap 'Tahan Ahok'
- Ini Kata Habib Rizieq Usai Diperiksa
- TNI Bantah Prajurit Kostrad Pukuli Habib Rizieq
- Habib Rizieq: Mr. Google Fitnah Makar
Bagikan
Berita Terkait
KPK Lakukan 11 OTT, Tetapkan 118 Tersangka, dan Pulihkan Aset Negara Rp 1,53 Triliun Sepanjang 2025, Tertinggi dalam 5 Tahun Terakhir
Dirut Terra Drone Michael Wisnu Wardhana Jadi Tersangka Kebakaran Maut 22 Korban
Ditetapkan sebagai Tersangka, Dirut Terra Drone Terancam Dijerat Pasal Berlapis
22 Orang Tewas dalam Kebakaran, Polisi Tetapkan Dirut Terra Drone sebagai Tersangka
Terima Duit Haram Rp 12,3 Miliar, ASN dan Komisaris Swasta Tersangka Baru Kasus DJKA Kemenhub
Fakta Baru Kasus Ledakan di SMAN 72 Jakarta: Pelaku Pesan Bahan Peledak via Online
Gubernur DKI Jakarta Pramono Tanggapi Pernyataan Ahok Monas akan Kebanjiran jika Tanggul Laut Mutiara Jebol
Pramono Belum tak Mau Buru-buru Cabut KJP Pelaku Ledakan SMAN 72 Jakarta
Kasus Ledakan di SMAN 72 Jakarta: Ayah dan 46 Teman Diperiksa, Kondisi Pelaku Sudah Sadar
Motif Pelaku Ledakan SMAN 72 Jakarta Terungkap, Polisi Sebut tak Ada Kaitan dengan Terorisme