Inflasi dan Pasokan Energi Kian Mengkhawatirkan

Alwan Ridha RamdaniAlwan Ridha Ramdani - Rabu, 22 Juni 2022
 Inflasi dan Pasokan Energi Kian Mengkhawatirkan

Seorang wanita menggendong bayi saat antre untuk mendapatkan makanan di Ethiopia, 15 Maret 2021. (ANTARA/Reuters/Baz Ratner/as)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Kondisi ekonomi dunia dalam tekanan setelah dilanda COVID-19 dan dampak perang di Ukraina yang membuat pasokan pangan dan barang kebutuhan pokok lainnya, mengalami hambatan.

Amerika Serikat, Inggris dan Jerman, telah mengalami inflasi yang mencapai rekor tertinggi dalam 40 tahun terakhir. Sedangkan di Amerika Latin mencapai tertinggi dalam 15 tahun.

Baca Juga:

Dampak Perang Rusia Ukraina Berlanjut, Berbagai Negara Hadapi Resesi

Lalu, di sub-sahara Afrika inflasi tahun ini mencapai 12,2 persen, di Belanda naik tiga kali lipat menjadi 9,2 persen, Australia berlipat ganda menjadi 5,3 persen, dan di Indonesia mencapai tertinggi sejak 2017.

Kondisi Jerman yang menjadi negara dengan ekonomi terbesar di Uni Eropa tengah menghadapi risiko resesi tertentu jika pasokan gas Rusia yang goyah berhenti sepenuhnya. Secara keseluruhan Uni Eropa mengandalkan Rusia sebanyak 40 persen dari kebutuhan gasnya

Harga gas telah mencapai tingkat rekor, mendorong lonjakan inflasi dan menambah tantangan bagi pembuat kebijakan yang mencoba menarik Eropa kembali dari jurang ekonomi.

Asosiasi industri BDI Jerman telah memangkas perkiraan pertumbuhan ekonomi untuk 2022 menjadi 1,5 persen dari 3,5 persen yang diperkirakan sebelum perang dimulai pada 24 Februari.

Menteri Ekonomi Jerman Robert Habeck mengatakan pengurangan pasokan merupakan serangan ekonomi dan bagian dari rencana Presiden Rusia Vladimir Putin untuk menimbulkan ketakutan.

"Ini adalah dimensi baru. Strategi ini tidak bisa dibiarkan berhasil," dikutip Antara.

Selasa (21/6), pemerintah Italia mengumumkan langkah-langkah awal untuk meningkatkan penyimpanan gas setelah perusahaan energi Eni melaporkan kekurangan aliran pasokan dari Rusia selama lebih dari seminggu.

Menteri Transisi Ekologi Roberto Cingolani mengatakan, pemerintah berencana untuk membeli batu bara jika perlu menggunakan pembangkit listrik berbahan bakar batu bara untuk menghemat gas.

Harga acuan gas untuk Eropa diperdagangkan sekitar 126 euro atau USD 133 per megawatt hour (MWh), di bawah puncak tahun ini 335 euro tetapi melonjak lebih dari 300 persen dari tahun lalu.

Negara-negara selain Italia, termasuk Austria, Denmark, Jerman dan Belanda, telah mengaktifkan tahap peringatan dini pertama dari rencana tiga tahap untuk mengatasi krisis pasokan gas.

Regulator gas Bundesnetzagentur Jerman menguraikan rincian sistem lelang baru yang akan dimulai dalam beberapa minggu mendatang, yang bertujuan mendorong produsen untuk mengkonsumsi lebih sedikit gas.

Saat membuka Rapat Kerja Nasional (Rakernas) II Tahun 2021 PDI Perjuangan Presiden Joko Widodo menyebutkan akan 60 negara ekonominya terancam runtuh.

"Bank Dunia menyampaikan, IMF menyampaikan, UN/PBB menyampaikan, terakhir baru kemarin, saya mendapatkan informasi 60 negara akan ambruk ekonominya, 42 dipastikan sudah menuju ke sana," katanya.

Indonesia, kata ia, harus waspada untuk tidak masuk dalam kelompok negara dengan ancaman keruntuhan ekonomi.

"Siapa yang mau membantu mereka kalau sudah 42 (negara ambruk)? Mungkin kalau masih satu, dua, tiga negara krisis bisa dibantu mungkin dari lembaga-lembaga internasional; tapi kalau sudah 42 dan nanti bisa mencapai 60 (negara), kita tidak mengerti apa yang harus kita lakukan," ungkapnya. (*)

Baca Juga:

Jokowi: Indonesia Berhasil Lolos dari Krisis dan Resesi Bertubi-tubi

#Inflasi #Ukraina #Konflik Ukraina #Perang #Harga Minyak Dunia
Bagikan

Berita Terkait

Berita Foto
Emas Perhiasan Jadi Penyumbang Inflasi Terbesar Tahun 2025 di Indonesia
Penjaga mengambil sebuah cincin emas perhiasan yang terpajang di etalase Toko Perhiasan Emas, Kawasan Pasar Minggu, Jakarta Selatan, Sabtu (10/1/2026).
Didik Setiawan - Sabtu, 10 Januari 2026
Emas Perhiasan Jadi Penyumbang Inflasi Terbesar Tahun 2025 di Indonesia
Dunia
Trump Tebar Lagi Ancaman, Siap Serang Iran
AS mengklaim mendukung para pengunjuk rasa damai di seluruh dunia, termasuk di Iran.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 09 Januari 2026
Trump Tebar Lagi Ancaman, Siap Serang Iran
Indonesia
Kemenlu Tengah Berupaya Keluarkan WNI dari Yaman, Wilayah Udara Masih Ditutup
Pihak Kemlu masih berkomunikasi dengan para WNI tersebut dan menyatakan bahwa mereka dalam keadaan baik, sehat, dan aman.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 08 Januari 2026
Kemenlu Tengah Berupaya Keluarkan WNI dari Yaman, Wilayah Udara Masih Ditutup
Indonesia
Menlu: AS Ingin Beli Greenland Bukan Menginvasi
Retorika keras Gedung Putih bertujuan untuk membujuk Denmark agar menjual Greenland kepada Amerika Serikat.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 07 Januari 2026
Menlu: AS Ingin Beli Greenland Bukan Menginvasi
Indonesia
Seruan Indonesia Untuk Redakan Konflik Thailand dan Kamboja, Desak Saling Tahan Diri
Pertemuan khusus itu digelar di Kuala Lumpur, Malaysia, selaku Ketua ASEAN, untuk membahas situasi terkini di perbatasan Kamboja–Thailand sejak konflik meningkat pada 8 Desember 2025.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 22 Desember 2025
Seruan Indonesia Untuk Redakan Konflik Thailand dan Kamboja, Desak Saling Tahan Diri
Indonesia
Israel Lakukan 813 Kali Pelanggaran Gencatan Senjata di Gaza, Akses Bantuan Masih Dihambat
Denmark, Prancis, Yunani, Slovenia, dan Inggris mengecam kekerasan Israel terhadap warga Palestina di Tepi Barat dan Yerusalem Timur.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 17 Desember 2025
Israel Lakukan 813 Kali Pelanggaran Gencatan Senjata di Gaza, Akses Bantuan Masih Dihambat
Indonesia
Konflik Kamboja dan Thailand Bikin Sekolah Tutup, Ratusan Warga Mengungsi
prioritas utama saat ini adalah menghentikan pertempuran dan melindungi warga sipil di wilayah perbatasan
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 16 Desember 2025
Konflik  Kamboja dan Thailand  Bikin Sekolah Tutup, Ratusan Warga Mengungsi
Dunia
Trump Klaim Pasukan Stabilisasi Internasional di Gaza Bakal Didukung Banyak Negara
Trump mengatakan pasukan stabilisasi itu telah beroperasi secara efektif dan akan semakin kuat dengan dukungan internasional yang meluas.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 16 Desember 2025
Trump Klaim Pasukan Stabilisasi Internasional di Gaza Bakal Didukung Banyak Negara
Indonesia
Kapal Perang USS Cincinnati-20 dan Drone AS Merapat ke Batam
Selain kapal perang, Kamboja, Laos, Thailand, dan Timor Leste juga berpartisipasi dengan mengirimkan Augmented Staff dalam latihan maritim ini.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 10 Desember 2025
Kapal Perang USS Cincinnati-20 dan Drone AS Merapat ke Batam
Indonesia
Angkatan Laut Thailand Luncurkan Operasi Skala Besar di Perbatasan Kamboja
Kapal perang HTMS Thepa dikerahkan ke area operasi dan ditugaskan untuk melakukan patroli dan pengintaian sepanjang waktu, tambah pernyataan itu.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 10 Desember 2025
Angkatan Laut Thailand Luncurkan Operasi Skala Besar di Perbatasan Kamboja
Bagikan