MerahPutih.com - Amerika Serikat mengklaim ada kemajuan yang dicapai dalam penyusunan kerangka kesepakatan untuk membuka kembali Selat Hormuz tanpa pungutan transit.
Namun, Presiden AS Donald Trump menegaskan bahwa Washington akan mempertahankan blokade angkatan laut terhadap pelabuhan-pelabuhan Iran, sampai Tehran menandatangani kesepakatan damai.
Blokade akan tetap berlaku sepenuhnya hingga kesepakatan tercapai, disahkan, dan ditandatangani. Kedua belah pihak harus meluangkan waktu dan melakukannya dengan benar. Tidak boleh ada kesalahan!
kata Trump di Truth Social, Minggu (25/5).
Ia menambahkan bahwa perundingan kedua negara, yang dimediasi oleh Pakistan, "berlangsung secara tertib dan konstruktif."
Baca juga:
Saya telah memberi tahu perwakilan saya untuk tidak terburu-buru mencapai kesepakatan karena waktu ada di pihak kita,
kata Trump.
Sebelumnya pada Sabtu (23/5), Trump menyebut kesepakatan damai dengan Iran sebagian besar telah dirundingkan dan tinggal menunggu finalisasi.
Selat Hormuz merupakan jalur pelayaran internasional dan bukan milik Iran. AS bersama mitra di kawasan Teluk dalam 48 jam terakhir telah membuat kemajuan diplomatik terkait kerangka kesepakatan tersebut.
Menteri Luar Negeri AS Marco Rubio menegaskan, jika berhasil, kesepakatan itu tidak hanya akan membuka kembali Selat Hormuz tanpa pungutan biaya, tetapi juga mengatasi sejumlah isu utama terkait ambisi nuklir Iran di masa lalu.

