Indonesia Terbitkan 'Golden Visa' untuk Pendiri ChatGPT Sam Altman

Andrew FrancoisAndrew Francois - Rabu, 06 September 2023
Indonesia Terbitkan 'Golden Visa' untuk Pendiri ChatGPT Sam Altman

Sam Altman orang pertama pemegang visa emas Indonesia. (Foto: Unsplash/Mana5280)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

PEMERINTAH Indonesia telah menerbitkan 'Golden Visa' pertamanya kepada CEO OpenAI, Sam Altman, sebagai upaya untuk menarik investor asing yang berpotensi berkontribusi pada pertumbuhan ekonomi negara.

Visa itu baru saja diperkenalkan minggu lalu dan memberikan kesempatan bagi pemegangnya untuk tinggal di Indonesia selama lima hingga sepuluh tahun. Pemegang visa beroleh layanan imigrasi yang efisien dan pemantauan serta proses yang lebih cepat. Demikian laporan Gizmodo, Selasa (5/9).

Dalam kasus Sam Altman, dia diberikan izin tinggal selama 10 tahun di Indonesia sebagai pemegang visa emas. Keuntungan tambahan yang diberikan termasuk pemeriksaan prioritas di bandara Indonesia serta kemudahan masuk dan keluar negara tanpa harus mengurus izin tinggal sementara (ITAS) di kantor imigrasi.

Golden visa atau visa emas itu ditujukan khusus bagi investor berkecukupan yang akan berinvestasi di Indonesia. Bagi mereka yang berinvestasi sebesar USD 25 juta (sekira Rp 382 miliar), berhak mendapatkan visa emas dengan masa tinggal lima tahun.

Baca juga:

Sam Altman Ancam OpenAI akan Tinggalkan Uni Eropa

Sam Altman diharapkan mau berinvestasi di Indonesia. (Foto: YouTube/Y Combinator)

Sedangkan bagi mereka yang berinvestasi hingga USD 50 juta (sekira Rp764 miliar), berhak mendapatkan visa dengan masa tinggal 10 tahun. Direktur Jenderal Imigrasi, Silmy Karim, menyatakan dalam pernyataan persnya bahwa aturan ini menargetkan investor berkualitas.

Meski demikian, persyaratan untuk mendapatkan Visa Emas itu cukup ketat. Karim menjelaskan bahwa semakin lama seseorang tinggal di Indonesia, jumlah investasi yang harus ditanamkan akan semakin besar, terutama dalam hal investasi asing, yang dapat mencapai sekira Rp 764 miliar.

Namun, belum ada kejelasan apakah Sam Altman mengajukan permohonan visa atau apakah dia memenuhi syarat berdasarkan kriteria tertentu seperti dijelaskan oleh Karim. Visa itu juga dapat diberikan kepada individu yang memiliki reputasi internasional dan dapat memberikan manfaat bagi Indonesia.

Karim menegaskan bahwa Sam Altman mendapatkan prioritas dalam penerbitan visa emas karena reputasi internasionalnya sebagai pemimpin perusahaan riset dan pengembangan kecerdasan buatan.

Baca juga:

Sam Altman Ancam OpenAI akan Tinggalkan Uni Eropa

Altman akan lebih mudah memasuki bandara Indonesia. (Foto: Unsplash/Anete Lusina)

Altman sebelumnya melakukan kunjungan ke Jakarta, Ibu Kota Indonesia, pada bulan Juni untuk berbicara tentang perkembangan kecerdasan buatan. Kunjungan ini bagian dari tur Asianya yang meliputi Beijing, Tokyo, Seoul, dan Singapura.

Beberapa negara di seluruh dunia telah menerapkan kebijakan visa serupa, termasuk Amerika Serikat, Irlandia, Selandia Baru, Uni Emirat Arab, dan Spanyol. Karim menunjukkan, kebijakan visa emas telah berdampak positif pada negara-negara yang menerapkannya. Antara lain peningkatan investasi dan inovasi.

Dengan penerapan kebijakan itu, Indonesia berharap dapat merasakan dampak positif yang serupa, mengingat potensi besar yang dimiliki negara ini yang perlu dikelola dan dikembangkan dengan baik. (waf)

Baca juga:

OpenAI Gunakan GPT-4 untuk Bangun Sistem Moderasi Konten

#Artificial Intelligence #Kecerdasan Buatan #Visa
Bagikan
Ditulis Oleh

Andrew Francois

I write everything about cars, bikes, MotoGP, Formula 1, tech, games, and lifestyle.

Berita Terkait

Indonesia
LIBRA Platform Asisten AI Berstandar Enterprise Diluncurkan di ITB
Pemanfaatan AI dapat membantu organisasi meningkatkan efisiensi serta mendorong daya saing Indonesia serta menambah pondasi dalam bangunan kedaulatan digital di Indonesia.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 13 Mei 2026
LIBRA Platform Asisten AI Berstandar Enterprise Diluncurkan di ITB
Lifestyle
Terapkan Animasi Cerdas dengan Mudah Menggunakan Pembuat Foto ke Video Berbasis AI
Pippit menawarkan cara mengubah gambar menjadi video yang menghibur. Platform ini menyediakan gerakan hingga efek grafis.
Soffi Amira - Senin, 11 Mei 2026
Terapkan Animasi Cerdas dengan Mudah Menggunakan Pembuat Foto ke Video Berbasis AI
Fashion
Google Photos Hadirkan Fitur 'Wardrobe', Lemari Digital yang Bisa Mix & Match Outfit
Google Photos akan menghadirkan fitur AI 'Wardrobe' yang mampu mengubah foto menjadi lemari pakaian digital. Bisa mix & match outfit hingga try-on virtual.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 30 April 2026
Google Photos Hadirkan Fitur 'Wardrobe', Lemari Digital yang Bisa Mix & Match Outfit
Berita
Lukisan Denny JA Diberkati Paus Fransiskus, Nilainya Diprediksi Melonjak Sangat Tinggi
Lukisan Denny JA jadi sorotan usai diberkati Paus Fransiskus di Galeri Nasional. Analisis AI memperkirakan nilainya hingga Rp 34 miliar.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 30 April 2026
Lukisan Denny JA Diberkati Paus Fransiskus, Nilainya Diprediksi Melonjak Sangat Tinggi
Indonesia
Imigrasi Bantah 300 Juta e-Visa Bocor, Pastikan Cuma Hoaks
Informasi perentasan sistem visa elektronik atau e-Visa Indonesia yang menyebabkan 3 juta data Imigrasi bocor di media sosial.
Wisnu Cipto - Selasa, 28 April 2026
Imigrasi Bantah 300 Juta e-Visa Bocor, Pastikan Cuma Hoaks
Indonesia
Pengelola Masjidil Haram dan Masjid Nabawi Gunakan Kecerdasan Artifisial Layani Jemaah Haji
Fitur kecerdasan artifisial (AI) terintegrasi dalam rencana operasional tersebut, kata dia, sehingga menandai pergeseran kualitatif dalam pengembangan layanan agama di Arab Saudi.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 23 April 2026
Pengelola Masjidil Haram dan Masjid Nabawi Gunakan Kecerdasan Artifisial Layani Jemaah Haji
Indonesia
Produk AI Wajib Pakai Watermark
Watermark pada produk teknologi kecerdasan buatan tersebut penting guna membantu masyarakat, terutama orang tua maupun lanjut usia (lansia) yang tidak mengikuti perkembangan di era teknologi digital sekarang ini.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 17 April 2026
Produk AI Wajib Pakai Watermark
Indonesia
KAI Bakal Gunakan Teknologi AI untuk Kelola Stasiun hingga Operasional Kereta
KAI percepat transformasi digital dengan 5G dan AI. Hadirkan internet cepat di kereta dan stasiun pintar untuk tingkatkan layanan.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 16 April 2026
KAI Bakal Gunakan Teknologi AI untuk Kelola Stasiun hingga Operasional Kereta
Fun
Tren AI Therapy Meningkat di Kalangan Milenial - Gen Z, Psikolog: Bukan Pengganti Terapi Manusia
AI therapy makin populer di dunia dan Indonesia, namun psikolog menegaskan teknologi ini tidak bisa menggantikan peran manusia dalam terapi kesehatan mental.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 14 April 2026
Tren AI Therapy Meningkat di Kalangan Milenial - Gen Z, Psikolog: Bukan Pengganti Terapi Manusia
Indonesia
Penggunaan ChatGPT di Indonesia Masuk 5 Besar, DPR Ingatkan Bahaya Ketergantungan AI
DPR menyoroti Indonesia yang masuk 5 besar pengguna ChatGPT untuk pendidikan. Ingatkan bahaya ketergantungan AI terhadap literasi dan daya pikir generasi muda.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 10 April 2026
Penggunaan ChatGPT di Indonesia Masuk 5 Besar, DPR Ingatkan Bahaya Ketergantungan AI
Bagikan