Headline

Indonesia-Rusia Sepakati Kerja Sama Perangi Ekstrimisme dan ISIS

Eddy FloEddy Flo - Sabtu, 06 Oktober 2018
Indonesia-Rusia Sepakati Kerja Sama Perangi Ekstrimisme dan ISIS

Jaksa Agung HM Prasetyo (Foto: MerahPutih/Venansius Fortunatus)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.Com - Pemerintah Rusia melalui Kejaksaan Agung Federasi Rusia mendukung Indonesia dalam memberantas ekstrimisme dan ISIS. Dukungan tersebut tertuang dalam kesepakatan antara Jaksa Agung RI HM Prasetyo dan Jaksa Agung Federasi Rusia Yury Y. Chaika.

Melalui kesepakatan tersebut Indonesia dan Rusia bekerja sama memberantas teroris, ekstrimisme, narkotika, korupsi, pencucian uang dan sejumlah kejahatan transnasional termasuk ISIS.

Kesepakatan kerja sama Indonesia-Rusia terjalin dalam pertemuan Jaksa Agung HM Prasetyo dan Yury Y. Chaika di Moskow, Rusia. Pertemuan tersebut dihadiri pula Dubes RI untuk Federasi Rusia dan Republik Belarus M Wahid Supriyadi.

Sekretaris Pertama Fungsi Pebsosbud KBRI Moskow, Enjay Diana mengatakan dalam pertemuan itu juga telah ditandatangani Nota Kesepahaman Kerja Sama antara Kejaksaan Agung Republik Indonesia dengan Kejaksaan Agung Federasi Rusia di Moskow.

Jaksa Agung HM Prasetyo mengatakan penandatanganan Nota Kesepahaman ini merupakan bentuk komitmen saling dukung dan penguatan kerja sama yang dilandaskan pada hubungan persahabatan RI-Rusia yang baik.

Dalam pertemuan bilateral, Jaksa Agung RI dan Jaksa Agung Rusia mencatat beberapa bentuk kejahatan yang perlu mendapat perhatian kedua negara antara lain, kejahatan teroris, ekstrimisme, narkotika, korupsi, pencucian uang dan berbagai jenis kejahatan transnasional lainnya.

HM Prasetyo
Jaksa Agung HM. Prasetyo (Foto: Antara Foto/Reno Esnir)

HM Prasetyo mengusulkan sejumlah program kerja sama, antara lain pertukaran Jaksa kedua negara, dan dialog kerja sama, seperti pemberantasan narkotika dan ancaman ekstremisme, serta ISIS.

Yury Y. Chaika mencatat, Rusia dan Indonesia memiliki banyak kesamaan dan potensi besar untuk keberhasilan pengembangan dialog, termasuk masalah hukum dan penegakan hukum. Jaksa Agung Rusia menegaskan kesiapan Rusia untuk membahas isu-isu pemberantasan narkotika, ekstremisme dan penanggulangan ancaman ISIS.

Jaksa Agung Rusia mengatakan untuk melawan kejahatan transnasional diperlukan mitra yang dapat diandalkan.

Selain itu, untuk melawan terorisme, korupsi, kejahatan teknologi tinggi, perdagangan obat-obatan terlarang dan ancaman modern lainnya, tidak hanya mengkonsolidasikan upaya-upaya, tetapi juga perlu mengadopsi praktik-praktik terbaik satu sama lainnya.

Dalam pertemuan, Jaksa Agung Rusia juga sebagaimana dilansir Antara, Sabtu (6/10) menyampaikan ucapan bela sungkawa dan keprihatinan Pemerintah dan masyarakat Rusia terkait bencana gempa bumi dan tsunami yang terjadi di Sulawesi Tengah.

Sementara itu, Dubes Wahid menyambut baik penandatangan perjanjian ini. Dikatakannya kerja sama Kejaksaan Agung kedua negara telah terjalin hampir 12 tahun sejak penandatangan Nota Saling Pengertian antara Kejaksaan Agung kedua negara pada 1 Desember 2006.

Seiring dengan perkembangan terkini dalam legislasi kedua negara, kedua pihak sepakat membentuk perjanjian kerja sama baru untuk menetapkan arah utama dan penguatan kerja sama.

Selain pertemuan dengan Jaksa Agung Rusia di Moskow, pada 4 Oktober, Jaksa Agung RI juga berkunjung ke St. Petersburg bertemu dengan Jaksa Tinggi St. Petersburg, Sergey Ivanovich Litvinenko dan Konsul Kehormatan RI di St. Petersburg dan Leningrad Region, Valery A. Radchenko.(*)

Baca berita menarik lainnya dalam artikel: Data Kementan Soal Produksi Pangan Kerap Meleset, Pengamat: Presiden Harus Ambil Tindakan

#Jaksa Agung HM Prasetyo #ISIS #Rusia
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Eddy Flo

Simple, logic, traveler wanna be, LFC and proud to be Indonesian
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
Luncurkan 16 Satelit Setiap Tahun, Rusia Inggin Gandeng Indonesia
AI menjadi bagian dari agenda transformasi digital yang dibahas dalam pertemuan, termasuk pemanfaatannya untuk pendidikan dan penguatan literasi digital masyarakat.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 25 September 2026
Luncurkan 16 Satelit Setiap Tahun, Rusia Inggin Gandeng Indonesia
Dunia
Pesawat Presiden Ukraina Nyaris Tertabrak Drone di Moldova, Memicu Kebakaran Dekat Bandara
Pesawat Zelenskyy nyaris terkena drone saat lepas landas dari Moldova dalam perjalanan menuju Oslo untuk menghadiri pemakaman Raja Harald V.
Dwi Astarini - Kamis, 10 September 2026
Pesawat Presiden Ukraina Nyaris Tertabrak Drone di Moldova, Memicu Kebakaran Dekat Bandara
Indonesia
8 Orang WNI Bergabung di Perang Ukraina-Rusia, Pemerintah Bakal Dengarkan Rusia
Dalam proses verifikasi itu, perlu mendengarkan keterangan dari pihak Rusia, pihak terkait, dan WNI yang bersangkutan.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 09 September 2026
8 Orang WNI Bergabung di Perang Ukraina-Rusia, Pemerintah Bakal Dengarkan Rusia
Indonesia
Kemenlu Dalami Klaim Ukraina soal 8 WNI Direkrut Jadi Militer Rusia
Kemenlu memiliki tugas memberikan pelindungan kepada WNI di luar negeri.
Dwi Astarini - Sabtu, 05 September 2026
Kemenlu Dalami Klaim Ukraina soal 8 WNI Direkrut Jadi Militer Rusia
Indonesia
Indonesia Rayu Rusia Garap 138 Blok Eksplorasi Migas di Indonesia
Indonesia sedang membahas kerja sama dengan kelompok-kelompok perusahaan Rusia untuk mengembangkan sejumlah proyek bersama di bidang energi, termasuk kilang dan terminal penyimpanan.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 04 September 2026
Indonesia Rayu Rusia Garap 138 Blok Eksplorasi Migas di Indonesia
Indonesia
Indonesia Berencana Bangun Pabrik Pupuk di Vladivostok Rusia
Posisi Vladivostok yang menghadap kawasan Pasifik dinilai strategis karena kawasan tersebut selama ini menjadi salah satu pasar utama Pupuk Indonesia.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 04 September 2026
Indonesia Berencana Bangun Pabrik Pupuk di Vladivostok Rusia
Indonesia
Filosofi Rusia-Indonesia Bertemu di Pidato Prabowo: Gotong Royong = Odin v Pole ne Voin
Presiden Prabowo Subianto di EEF 2026 mengaitkan pepatah Rusia Odin v pole ne voin dengan filosofi gotong royong Indonesia.
Wisnu Cipto - Jumat, 04 September 2026
Filosofi Rusia-Indonesia Bertemu di Pidato Prabowo: Gotong Royong = Odin v Pole ne Voin
Indonesia
Putin Memandang Indonesia sebagai Mitra Kunci Rusia di Kawasan Asia Pasifik
Menurut Putin, kerja sama bilateral Indonesia dan Rusia terus dikembangkan melalui Komisi Bersama Rusia–Indonesia di bidang ekonomi, perdagangan, dan kerja sama teknis.
Dwi Astarini - Kamis, 03 September 2026
Putin Memandang Indonesia sebagai Mitra Kunci Rusia di Kawasan Asia Pasifik
Dunia
Di Hadapan Prabowo dan Undangan EEF 2026, Putin: Ukraina Kehilangan 8.000-12.000 Tentara Setiap Bulan
Presiden Putin menyebut Ukraina telah kehilangan 8.000 hingga 12.000 tentara setiap bulan dalam konflik yang berlangsung sejak tahun 2022 silam.
Wisnu Cipto - Kamis, 03 September 2026
Di Hadapan Prabowo dan Undangan EEF 2026, Putin: Ukraina Kehilangan 8.000-12.000 Tentara Setiap Bulan
Indonesia
Bertemu Putin, Presiden Prabowo Bangga Indonesia Bisa Tingkatkan Kemitraan Strategis dengan Rusia
Prabowo mengatakan hubungan kedua negara terus mengalami peningkatan, termasuk di bidang ekonomi dan perdagangan.
Dwi Astarini - Kamis, 03 September 2026
Bertemu Putin, Presiden Prabowo Bangga Indonesia Bisa Tingkatkan Kemitraan Strategis dengan Rusia
Bagikan