Indonesia Raih Kontrak Rp5,8 Miliar di Shanghai

Luhung SaptoLuhung Sapto - Rabu, 02 September 2015
Indonesia Raih Kontrak Rp5,8 Miliar di Shanghai

Nelayan menurunkan hasil tangkapan (Foto Antara/Ahmad Subaidi)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih, Bisnis-Indonesia berpotensi meraih kontrak dagang senilai US$420 ribu atau setara Rp5,8 miliar dalam pameran Shanghai International Fisheries and Seafood Exposition (SIFSE) 2015. 

"Dua perusahaan yakni PT Indokom Samudra Persada dan PT Samudra Mandiri Sentosa, merupakan dua perusahaan Indonesia yang telah banyak melakukan ekspor ke beberapa negara seperti Amerika Serikat, Eropa, Jepang, dan Timur Tengah, dan kini tengah menjajaki potensi pasar Tiongkok," kata Atase Perdagangan KBRI Beijing Dandy S. Iswara di Beijing, Selasa (1/9) waktu setempat seperti dinukil Antara.

Indonesia memamerkan variasi produk perikanan seperti ikan beku, udang beku, kepiting beku, udang dalam kaleng, dan ikan sardines kaleng di ajang Shanghai International Fisheries and Seafood Exposition (SIFSE) 2015 di Shanghai. 

Menurut Dandy, Tiongkok merupakan pangsa pasar yang besar untuk produk apa pun, termasuk produk hasil perikanan. Produk hasil perikanan Indonesia seperti udang beku dan ikan tuna kaleng paling diminati selama pameran.

Pada 2014 Tiongkok mengimpor produk tersebut dari pasar dunia senilai US$1,56 miliar. Indonesia hingga April 2015 telah mengekspor produk pakan ternak dari ikan ke beberapa negara kecuali Tiongkok, dengan nilai US$3,34 juta. 

Kantor Bea Cukai Tiongkok, mencatat Indonesia menempati urutan ketujuh sebagai negara pengekspor hasil produk perikanan ke bagi Tiongkok.

Nilai ekspor produk hasil perikanan Indonesia ke Tiongkok selama Januari-Juli 2015 mengalami peningkatan 7,47 persen dibandingkan periode sama tahun lalu. 

Pada Januari-Juli 2015 nilai ekspor hasil produk perikanan Indonesia ke Tiongkok tercatat US$140.114.729, atau lebih tinggi dibandingkan kurun waktu yang sama pada 2014 yang tercatat US$130.377.799. (Luh)

Baca Juga: 

Tiongkok Tawarkan Bangun Stasiun di Halim

Kemendag Optimalkan Produk Berorientasi Ekspor

Buktikan Kebijakannya Benar, Menteri Susi Pamer Foto Tangkapan Nelayan

 

 

#Tiongkok #Ekspor-Impor
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Luhung Sapto

Penggemar Jones, Penjelajah, suka makan dan antimasak
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
Legislator Ingatkan Penguatan Proteksi Pertanian Nasional di Tengah Gempuran Impor AS
Komisi VI DPR juga menyadari ketergantungan Indonesia pada beberapa komoditas impor seperti gandum dan kedelai
Angga Yudha Pratama - Selasa, 29 Juli 2025
Legislator Ingatkan Penguatan Proteksi Pertanian Nasional di Tengah Gempuran Impor AS
Indonesia
Prabowo Perintahkan Menteri Gerak Cepat Lakukan Hilirisasi, Kerjasama Dengan China
Prabowo menekankan pentingnya kerjasama antar negara, seperti yang dilakukan Indonesia dan Tiongkok.
Alwan Ridha Ramdani - Minggu, 29 Juni 2025
Prabowo Perintahkan Menteri Gerak Cepat Lakukan Hilirisasi, Kerjasama Dengan China
Indonesia
PM Tiongkok Datang ke Indonesia, HBKB Sudirman-Thamrin Dihentikan Sementara
Peniadaan HBKB itu mempertimbangkan kepentingan kenegaraan
Angga Yudha Pratama - Jumat, 23 Mei 2025
PM Tiongkok Datang ke Indonesia, HBKB Sudirman-Thamrin Dihentikan Sementara
Indonesia
Jakarta Diproyeksikan Bakal Dibajiri Barang dari Tiongkok dan Vietnam
Salah satu yang harus dilakukan yakni memberikan perlindungan pada pegiat Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 09 Mei 2025
Jakarta Diproyeksikan Bakal Dibajiri Barang dari Tiongkok dan Vietnam
Indonesia
DPR Desak Kebijakan Impor Selektif dan Peningkatan Pajak di Tengah Gejolak Global
Pemerintah Indonesia menawarkan peningkatan impor dari Amerika Serikat (AS) untuk menurunkan tarif yang diberlakukan oleh Presiden AS Donald Trump pada produk Indonesia
Angga Yudha Pratama - Minggu, 20 April 2025
DPR Desak Kebijakan Impor Selektif dan Peningkatan Pajak di Tengah Gejolak Global
Indonesia
Impor Tekstil dan Produk Tekstil Dari Tiongkok Mulai Menurun
Badan Pusat Statistik (BPS) menyebut impor tekstil dan produk tekstil (TPT) dari Tiongkok mengalami penurunan sebesar USD 141,1 juta secara bulanan.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 17 Maret 2025
Impor Tekstil dan Produk Tekstil Dari Tiongkok Mulai Menurun
Indonesia
Impor Minyak Mentah dan Hasil Minyak Turun, Tapi Non Migas Melonjak
Penurunan nilai impor migas dipicu oleh berkurangnya impor minyak mentah USD 197,1 juta dan hasil minyak USD 130,7 ribu atau 3,18 persen.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 17 Maret 2025
Impor Minyak Mentah dan Hasil Minyak Turun, Tapi Non Migas Melonjak
Indonesia
2 Train Set KRL Dari Tiongkok Kembali Datang, KAI Commuter Ingin Percepat Pengujian dan Sertifikasi
Rangkaian-rangkaian KRL baru tersebut juga akan dikirim ke Depo KRL Depok untuk pengecekan awal secara menyeluruh sebelum dilakukan asesmen internal oleh KAI Commuter.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 13 Maret 2025
2 Train Set KRL Dari Tiongkok Kembali Datang, KAI Commuter Ingin Percepat Pengujian dan Sertifikasi
Indonesia
Harga Minyak Sawit dan Hasil Tembaku Selamatkan Pendapatan Negara Dari Bea Cukai
Pada triwulan IV pertumbuhan penerimaan bea keluar dapat terjadi diakibatkan harga CPO mencapai level tertinggi sepanjang tahun 2024.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 14 Januari 2025
Harga Minyak Sawit dan Hasil Tembaku Selamatkan Pendapatan Negara Dari Bea Cukai
Lifestyle
Apa Itu Virus HMPV: Gejala, Penyebaran, dan Cara Menghadapinya
HMPV adalah virus yang bisa menyebabkan penyakit flu seperti batuk, demam, dan hidung tersumbat, yang dapat menyerang orang dari segala usia.
ImanK - Sabtu, 04 Januari 2025
Apa Itu Virus HMPV: Gejala, Penyebaran, dan Cara Menghadapinya
Bagikan