Indonesia Masuk Siaga Satu Penyakit Mulut dan Kuku, Kementan Siapkan 4 Juta Dosis Vaksin
Ilustrasi - Hewan Sapi kurban. (Foto: MP/Rizki Fitrianto)
MerahPutih.com - Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) di Jawa Timur mengalami peningkatan pada periode akhir 2024 hingga awal 2025, yakni yang semula 10 kasus per hari menjadi 250 kasus per hari.
Jumlah hewan rentan PMK di Jawa Timur, yakni 9,2 juta ekor dengan rincian 3,4 juta sapi, lima juta kambing, 610 domba, 10 ribu kerbau, dan 107 babi. Saat ini status PMK di Indonesia sudah masuk siaga satu.
Kementerian Pertanian (Kementan) Republik Indonesia menyiapkan empat juta vaksin untuk menangani wabah penyakit mulut dan kuku (PMK) di Indonesia dalam beberapa waktu ini.
"Kami menyiapkan total empat juta vaksin untuk (menangani) PMK," kata Wakil Menteri Pertanian (Wamentan) Sudaryono di Jawa Timur, Selasa (7/1).
Baca juga:
Kasus Penyakit Mulut dan Kuku pada Hewan Ternak Telah Menyebar Hingga Sukabumi
Vaksin untuk PMK itu disebarkan ke seluruh wilayah di Indonesia, melalui pemerintah daerah di masing-masing wilayah. Vaksin PMK yang berjumlah empat juta dosis itu bisa didapatkan secara gratis oleh peternak.
Kementan mengalokasikan anggaran sebesar Rp 100 miliar untuk pengadaan vaksin tersebut. Namun, jutaan vaksin yang disediakan oleh pemerintah tidak bisa sepenuhnya mencakup keseluruhan jumlah populasi sapi di Indonesia.
"Total vaksin yang kami siapkan empat juta, sementara jumlah sapi lebih dari itu. Harga vaksin (yang dilaksanakan mandiri oleh peternak) Rp17 ribu sampai Rp 25 ribu, ditambah ongkos bisa berkisar Rp 30 ribu hingga Rp 40 ribu satu dosis," katanya. (*)
Bagikan
Alwan Ridha Ramdani
Berita Terkait
Rehabilitasi Sawah Rusak Rp 5 Triliun, DPR Minta Pengawasan Ketat
Mentan Amran Targetkan Rehabilitasi Lebih dari 100 Ribu Hektare Lahan Pertanian di Aceh hingga Sumbar
Kementan Janji Serap 4 Juta Ton Gabah Petani di 2026
Pemerintah Bersiap Ekspor Beras Setelah Swasembada
Kementan Gagalkan Penyelundupan 133,5 Ton Bawang Bombay Ilegal, DPR: Lindungi Petani Lokal
Pemerintah Haramkan Masuknya Beras dan Gula dari Luar Tahun Ini, Stok Nasional Melimpah Ruah
Penuhi Permintaan Gubernur Aceh, Kementan Kirim 10 Ribu Ton Beras Bagi Korban Bencana
Modus Beras dan Gula Impor Ilegal Pakai Pelabuhan Free Trade Zone
KPK Dalami TPPU Syahrul Yasin Limpo, Temuan Aliran Dana Menguak Kasus Baru di Kementan
Raker Mentan Amran Sulaiman dengan Komisi IV DPR Bahas Target Swasembada Pangan