Indonesia Kutuk Penembakan di i Pantai Bondi Sydney, KJRI Minta WNI Waspada
Ilustrasi- penembakan (ANTARA News Sumsel/Ist/18) (ANTARA News Sumsel/Ist/18/)
MerahPutih.com - Tercacat 16 orang tewas dan 40 lainnya terluka dalam insiden penembakan massal hari Minggu (14/12) di Pantai Bondi di Sydney.
Kepolisian New South Wales (NSW) menyampaikan bahwa terduga pelaku penembakan merupakan ayah dan anak yang masing-masing berusia 50 tahun dan 24 tahun.
Indonesia mengutuk keras aksi kekerasan yang terjadi Pantai Bondi di Sydney, Australia, pada 14 Desember 2025.
Hal itu disampaikan oleh Kementerian Luar Negeri (Kemlu) RI melalui akun media sosial resmi Kemlu RI di X, Jakarta, Senin (15/2).
Baca juga:
Ayah dan Anak Diduga Jadi Pelaku Penembakan di Pantai Bondi Sydney
Kemlu RI mengatakan bahwa Indonesia menyampaikan belasungkawa yang dalam kepada keluarga dan sahabat para korban, dan mendoakan mereka yang terluka.
"Indonesia menyampaikan rasa solidaritas kepada Pemerintah dan rakyat Australia di masa yang sulit ini," menurut pernyataan Kemlu RI.
Konsulat Jenderal RI (KJRI) mengimbau masyarakat Indonesia untuk tetap waspada menyusul penembakan di Pantai Bondi tersebut.
"KJRI Sydney mengimbau WNI di wilayah New South Wales untuk tetap waspada, menghindari lokasi kejadian, dan mengikuti arahan otoritas Australia,” demikian pernyataan tertulis Kemlu RI.
Kemlu RI dan KJRI Sydney menyatakan akan terus mengamati dengan serius peristiwa tersebut serta terus berkoordinasi dengan erat otoritas setempat untuk memantau perkembangan situasi. (*)
Bagikan
Alwan Ridha Ramdani
Berita Terkait
[HOAKS atau FAKTA]: Pengakuan Kezia Syifa Jadi Tentara AS karena Dapat Gaji Besar dan Merasa Dipersulit di Indonesa
Kemenlu Belum Akan Evakuasi WNI Dari Iran
Kronologis ABK WNI Diculik Bajak Laut di Gabon, Kapal Disergap Dini Hari
Kondisi Teheran 'dalam Bahaya', WNI Diminta Waspada dan Hindari Kerumunan
Demo di Iran Tewaskan Sekitar 500 Orang, DPR: Siapkan Rencana Evakuasi WNI, Jangan Tunggu Situasi Memburuk
KJRI Johor Bahru Jemput Bola Selesaikan Rencana Pemulangan WNI Bermasalah
Kemenlu Pulangkan 3 WNI Terjebak di Yaman
37 WNI di Venezuela Diimbau Waspada, KBRI Buka Hotline Darurat
Kemenlu Tengah Berupaya Keluarkan WNI dari Yaman, Wilayah Udara Masih Ditutup
Teror Influencer Jadi Sorotan, Mensesneg Ingatkan Etika Menyampaikan Kritik