Indonesia Ekspor Produk Olahan Susu ke Malaysia dan Filipina, Nilainya Capai Rp 1,7 M

Dwi AstariniDwi Astarini - Rabu, 01 Oktober 2025
Indonesia Ekspor Produk Olahan Susu ke Malaysia dan Filipina, Nilainya Capai Rp 1,7 M

Mendag Budi Santoso (Budan) melepas ekspor empat kontainer susu bubuk dan susu kental manis produksi PT Frisian Flag Indonesia (FFI) ke Filipina dan Malaysia. (foto: dok Kemendag).

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MERAHPUTIH.COM - MENTERI Perdagangan (Mendag) Budi Santoso melepas ekspor empat kontainer susu bubuk dan susu kental manis produksi PT Frisian Flag Indonesia (FFI) ke Filipina dan Malaysia. Pelepasan ekspor senilai Rp 1,7 miliar ini berlangsung di Cikarang, Bekasi, Jawa Barat, Selasa (30/9).

Menurutnya, ekspor ini menjadi bukti nyata peran strategis industri makanan dan minuman (mamin) dalam ekspor nonmigas Indonesia. Sektor peternakan yang menjadi penopang juga sukses meningkatkan daya saing produk olahan susu Indonesia di pasar regional.

Menurut dia, upaya ini turut meningkatkan reputasi Indonesia sebagai pemasok produk susu berkualitas. Mendag juga optimistis terhadap target ekspor produk susu PT FFI. Ia berharap Perjanjian Kemitraan Ekonomi Komprehensif antara Indonesia dan Uni Eropa (Indonesia-EU CEPA) dapat mendorong penetrasi produk susu Indonesia ke wilayah Eropa.

"PT FFI memiliki target ekspor pada 2025 sebesar Rp 2,1 triliun dan diproyeksikan naik menjadi Rp 2,2 triliun pada 2026. Kami akan terus mengembangkan pasar ekspor produk susu ini. Dengan adanya Indonesia-EU CEPA, kami harap produk susu Indonesia bisa masuk ke negara-negara Eropa," kata Mendag.

Baca juga:

Indonesia Ekspor Perdana Produk Kerajinan Serat Alam Enceng Gondok ke Amerika


Mendag menegaskan Kemendag terus berkomitmen mendukung pembukaan pasar ekspor yang lebih luas bagi produk susu Indonesia melalui Program Perluasan Pasar Ekspor yang diinisiasi Kemendag. Selain keberadaan Indonesia-EU CEPA, ia optimistis Indonesia-Canada CEPA juga akan membuka pasar ekspor lebih luas lagi bagi produk susu Indonesia.

"Indonesia-Kanada CEPA juga menjadi pasar baru bagi Indonesia. Indonesia bisa memasuki tidak hanya pasar Kanada, tetapi juga pasar Amerika Utara dengan menjadikan Kanada hub di Amerika Utara," ujarnya.

Selain ekspor, Kemendag juga mendorong pengamanan pasar dalam negeri dengan mengoptimalkan produk-produk dalam negeri berkualitas untuk membendung impor.

"Kita optimalkan penggunaan produk-produk dalam negeri sebagai salah satu cara membendung impor. Syaratnya, produk kita harus memiliki kualitas yang bagus," pesannya.

Mendag juga menyoroti pentingnya pola kemitraan untuk mendorong daya saing produk usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) agar bisa merambah pasar domestik secara maksimal. Ia pun mengharapkan sektor swasta seperti PT FFI untuk memperkuat pola kemitraan dengan UMKM, terutama yang memiliki produk berkaitan dengan susu.

"PT FFI sudah bermitra dengan 30 ribu peternak sapi di Indonesia. Tidak hanya pabrik yang berkembang, tapi peternak juga berkembang," kata Mendag Busan.

Selain melepas ekspor produk susu, Busan juga meninjau fasilitas produksi susu di pabrik PT FFI Cikarang yang meliputi produk susu bubuk, susu kental manis, serta susu siap minum (ready-to-drink) dalam kemasan berbagai ukuran. Mendag Busan juga menjadi bintang tamu pada sesi jualan daring (live shopping) produk-produk susu PT FFI di akun TikTok Shop PT FFI.(Asp)

Baca juga:

Produk Mi Indonesia Jadi Temuan di Taiwan, BPOM Sebut Bukan Produk Ekspor Resmi Indonesia




#Kemendag #Mendag Budi Santoso #Susu
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Peternak Ayam Ramai Demo, Mendag Budi Tegaskan bukan Indikasi Pasar Memburuk
Harga telur dan daging ayam mulai mengalami kenaikan dari sebelumnya dan mendekati harga acuan pemerintah.
Dwi Astarini - Kamis, 20 Agustus 2026
Peternak Ayam Ramai Demo, Mendag Budi Tegaskan bukan Indikasi Pasar Memburuk
Indonesia
Pasar Ruteng NTT Rusak, Mendag Datangkan Bahan Pokok dari Jatim dan NTB
Pemerintah telah meminta agar pasar tersebut tidak digunakan lebih dulu dengan pertimbangan keamanan.
Dwi Astarini - Kamis, 20 Agustus 2026
Pasar Ruteng NTT Rusak, Mendag Datangkan Bahan Pokok dari Jatim dan NTB
Indonesia
Buntut Mobil Terbakar di Tol Cikampek, Kemendag Panggil BYD Indonesia
Kementerian Perdagangan (Kemendag) memanggil PT BYD Motor Indonesia (BYD) untuk meminta klarifikasi terkait insiden mobil BYD Seal yang terbakar di Tol Jakarta-Cikampek
Yusuf Abdillah - Kamis, 20 Agustus 2026
Buntut Mobil Terbakar di Tol Cikampek, Kemendag Panggil BYD Indonesia
Indonesia
Mendag Gelar Pertemuan dengan India, Penguatan Investasi hingga Peningkatan Akses Pasar
Pertemuan dilaksanakan di sela rangkaian BRICS Trade Ministers' Meeting (TMM) pada 6–7 Agustus 2026.
Dwi Astarini - Minggu, 09 Agustus 2026
Mendag Gelar Pertemuan dengan India, Penguatan Investasi hingga Peningkatan Akses Pasar
Indonesia
Nilai Tukar Mata Uang Utama Global Menguat, Harga Emas Dunia Melemah
HPE emas ditetapkan sebesar 130.921,50 dolar AS per kilogram atau turun 0,7 persen dari periode kedua Juli 2026 yang sebesar 131.839,51 dolar AS per kilogram
Alwan Ridha Ramdani - Sabtu, 01 Agustus 2026
Nilai Tukar Mata Uang Utama Global Menguat, Harga Emas Dunia Melemah
Indonesia
Diresmikan Mentan Amran, Peternakan Sapi Perah Terbesar Dapat Suntikan Investasi Rp 1,2 Triliun
Jawa Tengah mampu menjadi salah satu lumbung susu nasional dengan kontribusi sekitar 20 persen terhadap kebutuhan nasional.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 21 Juli 2026
Diresmikan Mentan Amran, Peternakan Sapi Perah Terbesar Dapat Suntikan Investasi Rp 1,2 Triliun
Berita Foto
Raker Komisi VI DPR Bersama Mendag Bahas Kemitraan Ekonomi dengan Peru
Menteri Perdagangan Budi Santoso bersama Wamendag Dyah Roro Esti rapat kerja bersama Komisi VI DPR di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (16/7/2026).
Didik Setiawan - Kamis, 16 Juli 2026
Raker Komisi VI DPR Bersama Mendag Bahas Kemitraan Ekonomi dengan Peru
Indonesia
Rangsang Warga Belanja, Kemendag Sediakan Program Diskon di Pusat Perbelanjaan
Permintaan masyarakat terhadap produk fesyen dalam negeri masih menunjukkan tren positif, yakni meningkat sebesar 4,3 persen.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 09 Juli 2026
Rangsang Warga Belanja, Kemendag Sediakan Program Diskon di Pusat Perbelanjaan
Indonesia
Nilai Ekspor Indonesia Mei Turun 8,30 Persen Ketimbang April
Pelemahan secara bulanan tersebut dipengaruhi penurunan ekspor migas sebesar 34,38 persen dan ekspor nonmigas sebesar 7,05 persen secara bulanan (MtM).
Dwi Astarini - Jumat, 03 Juli 2026
Nilai Ekspor Indonesia Mei Turun 8,30 Persen Ketimbang April
Indonesia
Kemendag Sidak, Harga Jual Minyakita di Pasar Palmerah Mendadak Normal
Pelaku usaha wajib mematuhi aturan pelabelan dan harga yang telah ditetapkan.
Dwi Astarini - Jumat, 19 Juni 2026
Kemendag Sidak, Harga Jual Minyakita di Pasar Palmerah Mendadak Normal
Bagikan