Indonesia Diterpa Krisis, Jokowi Ultimatum Anak Buahnya

Andika PratamaAndika Pratama - Kamis, 09 Juli 2020
Indonesia Diterpa Krisis, Jokowi Ultimatum Anak Buahnya

Presiden Jokowi. Foto: ANTARA

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Presiden Joko Widodo mengingatkan para menteri tentang kondisi dunia saat ini yang tengah mengalami krisis. Terutama di bidang kesehatan dan ekonomi.

Mantan Wali Kota Solo ini meminta seluruh anak buahnya untuk memiliki sense of crisis yang sama dan bekerja lebih keras lagi.

Baca Juga

MPR Ingatkan Pemerintah Tak Asal Bubarkan Lembaga Negara

"Pada kondisi krisis, kita harusnya kerja lebih keras lagi. Jangan kerja biasa-biasa saja. Kerja lebih keras dan kerja lebih cepat. Itu yang saya inginkan pada kondisi sekarang ini,” katanya mengutip keterangan tertulis dari Biro Pers Setpres, Rabu (8/7).

Dia minta agar sistem kerja dipercepat dari biasanya. Misalnya dalam membuat regulasi, yakni tidak bisa sama seperti sebelumnya.

“Membuat Permen (Peraturan Menteri) yang biasanya mungkin dua minggu ya sehari selesai, membuat PP (Peraturan Pemerintah) yang biasanya sebulan ya dua hari selesai, itu lho yang saya inginkan," tuturnya.

Presiden ke Kalteng tinjau Food Estate hingga Posko Penanganan COVID-19 (Biro Pers Setpres)
Presiden Jokowi ke Kalteng tinjau Food Estate hingga Posko Penanganan COVID-19 (Biro Pers Setpres)

Tak hanya itu, Presiden Jokowi meminta agar prosedur birokrasi tak dibuat rumit. Ia pun meminta para menteri mencari solusi untuk dilakukan di kementerian mereka masing-masing.

"Dari cara yang SOP (standar operasional prosedur) normal, kita harus ganti channel ke SOP yang smart shortcut. Gimana caranya? Bapak, Ibu, dan Saudara-saudara lebih tahu dari saya, menyelesaikan ini. Kembali lagi, jangan biasa-biasa saja," lanjutnya.

Dia lantas menegaskan kembali bahwa saat ini dunia tengah mengalami krisis akibat pandemi COVID-19. Tentu saja yang terdampak bukan saja Indonesia tapi negara lainnya. Pandemi ini berdampak pada sektor kesehatan dan perekonomian. Untuk itu, Jokowi meminta jajarannya sadar dan segera bekerja lebih keras lagi.

"Pada kondisi krisis, kita harusnya kerja lebih keras lagi. Jangan kerja biasa-biasa saja. Kerja lebih keras dan kerja lebih cepat. Itu yang saya inginkan pada kondisi sekarang ini, membuat Permen (Peraturan Menteri) yang biasanya mungkin 2 minggu, ya sehari selesai," ujarnya.

"Membuat PP (Peraturan Pemerintah) yang biasanya sebulan, ya 2 hari selesai, itu lho yang saya inginkan," pungkasnya.

Ketua Majelis Permusyawaratan Bambang Soesatyo menjelaskan bahwa Presiden juga menyampaikan kondisi yang sama dialami semua pemimpin dunia, tetapi apapun Pemerintah tetap optimis bisa keluar dari situasi ini dengan baik.

Baca Juga

Mahfud MD Heran Djoko Tjandra Punya KTP Padahal Miliki Paspor Negara Lain

Kepala Negara, menurut Ketua MPR, juga menyampaikan ada stimulus bantuan subsidi kepada pesantren setidak-tidaknya 2.6 triliun diharapkan bisa mendorong pesantren, pusat-pusat pendidikan keagamaan, yang berjalan dengan baik di tengah-tengah situasi COVID-19.

“Beliau menyampaikan Pemerintah sudah sepakat memberikan subsidi kepada 20 juta pemakai listrik 450 watt untuk gratis selama 6 bulan dan diskon 50 persen bagi pengguna 900 watt,” jelas Ketua MPR. (Knu)

#Presiden Jokowi
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Prabowo Undang Para Mantan Presiden ke Istana, Bahas Situasi Global dan Konsolidasi Nasional
Presiden Prabowo mengundang para mantan presiden dan wakil presiden RI ke Istana Kepresidenan, bahas situasi nasional dan geopolitik global.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 03 Maret 2026
Prabowo Undang Para Mantan Presiden ke Istana, Bahas Situasi Global dan Konsolidasi Nasional
Indonesia
Masih Dibangun, Jokowi Belum Tempati Rumah Hadiah Negara Setelah 1 Tahun Lengser
Mantan Wali Kota Solo ini mendapatkan rumah pensiun hadiah dari negara di bangun di atas lahan seluas 12.000 meter persegi.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 21 Oktober 2025
Masih Dibangun, Jokowi Belum Tempati Rumah Hadiah Negara Setelah 1 Tahun Lengser
Indonesia
Cerita Ajudan Saat Jokowi Pemulihan Sekaligus Liburan di Bali Bersama Semua Cucu
Presiden ke-7 Joko Widodo (Jokowi) tiba dikediaman Jalan Kutai Utara 1, Kelurahan Sumber, Kecamatan Banjarsari, Solo usai berlibur bersama cucunya di Bali, Sabtu (12/7).
Alwan Ridha Ramdani - Minggu, 13 Juli 2025
Cerita Ajudan Saat Jokowi Pemulihan Sekaligus Liburan di Bali Bersama Semua Cucu
Berita Foto
Anggota Watimpres Era Presiden Jokowi, Djan Faridz Jalani Pemeriksan KPK
Anggota Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres) era Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi), Djan Faridz usai menjalani pemeriksaan KPK di Gedung Merah Putih, Kuningan, Jakarta, Rabu (26/3/2025).
Didik Setiawan - Rabu, 26 Maret 2025
Anggota Watimpres Era Presiden Jokowi, Djan Faridz Jalani Pemeriksan KPK
Indonesia
Pulang ke Solo, Jokowi Akan Dilibatkan dalam Kegiatan Kampung oleh Pengurus RT/RW Setempat
Jokowi diharapkan kembali berbaur dengan masyarakat di wilayah setempat.
Frengky Aruan - Selasa, 22 Oktober 2024
Pulang ke Solo, Jokowi Akan Dilibatkan dalam Kegiatan Kampung oleh Pengurus RT/RW Setempat
Indonesia
H-1 Pensiun, Mural Infrastruktur Era Jokowi Mejeng di Jalan Slamet Riyadi
Presiden Joko Widodo akan kembali ke Solo setelah purnatugas.
Ananda Dimas Prasetya - Sabtu, 19 Oktober 2024
H-1 Pensiun, Mural Infrastruktur Era Jokowi Mejeng di Jalan Slamet Riyadi
Indonesia
Hari Kerja Terakhir di Istana Negara, Jokowi Bicarakan Proses Transisi Pemerintahan
Jokowi juga menggelar makan siang terakhir bersama jajaran menteri kabinet kerja
Angga Yudha Pratama - Jumat, 18 Oktober 2024
Hari Kerja Terakhir di Istana Negara, Jokowi Bicarakan Proses Transisi Pemerintahan
Lifestyle
Mitos Seputar Pohon Pulai yang Ditanam di Istana Negara oleh Jokowi
Presiden Joko Widodo menanam pohon pulai di perkarangan Istana Negara Jakarta pada Kamis (17/10) atau sebelum berakhirnya masa jabatan.
Frengky Aruan - Jumat, 18 Oktober 2024
Mitos Seputar Pohon Pulai yang Ditanam di Istana Negara oleh Jokowi
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Jokowi Marah karena Prabowo Tiba-tiba Pilih Anies Jadi Wapres
Dalam narasinya disebutkan Jokowi marah karena Prabowo diam-diam memilih mantan Gubernur Jakarta Anies Baswedan sebagai wakil presiden (wapres) pengganti Gibran Rakabuming Raka.
Frengky Aruan - Jumat, 18 Oktober 2024
[HOAKS atau FAKTA]: Jokowi Marah karena Prabowo Tiba-tiba Pilih Anies Jadi Wapres
Indonesia
Di Penghujung Jabatan, Jokowi Bentuk Korps Pemberantasan Korupsi Polri
Angga Yudha Pratama - Kamis, 17 Oktober 2024
Di Penghujung Jabatan, Jokowi Bentuk Korps Pemberantasan Korupsi Polri
Bagikan