Indeks Kota Toleran 2017, DKI Jakarta Terbawah
Peneliti Setara Halili. (MP/Fadhli)
MerahPutih.com - Setara institute merilis hasil penelitian Indeks Kota Toleran (IKT) 2017 terhadap 94 kota di Indonesia dalam hal promosi dan praktik toleransi. Hasilnya, DKI Jakarta berada pada tingkat terbawah.
Peneliti Setara Halili mengatakan, tujuan dari penelitian ini adalah mempromosikan kota-kota yang dianggap berhasil membangun dan mengembangkan toleransi di wilayah masing-masing, sehingga menjadi pemicu bagi kota lainnya untuk turut bergegas mengikuti.
Penelitian yang digelar, sejak September 2017 lalu, menggunakan beberapa parameter serta indikator dalam menetapkan hasil IKT 2017. Di antaranya, regulasi pemerintah kota, RPJMD Kota, Tindakan Pemerintah, pernyataan pemerintah, tindakan peristiwa, regulasi sosial, pelanggaran, dan demografi beragama.
"Hasilnya, ada 4 kota teratas dan empat kota terbawah. Teratas adalah Manado, Pematangsiatar, Salatiga, dan Singkawang. Sementara terbawah adalah Cilegon, Bogor, Banda Aceh dan DKI Jakarta," terang Halili di Bakoel Coffee, Cikini, Jakarta, Kamis (16/11).
Menurut Halili, DKI Jakarta menjadi yang paling tidak toleran karena peristiwa yang terjadi saat Pilkada 2016 lalu.
Dia menilai, pada level pemerintahan dan kebijakan sebetulnya Jakarta hampir sama dengan kota lain. Hanya saja, pada tataran Pilkada kemarin menimbulkan sikap yang mencemaskan. "Yang paling memprihatinkan itu peristiwa saat Pilkada berlangsung," katanya.
Dengan hasil tersebut, peringkat DKI melorot ke urutan 94 dari peringkat 65 pada penelitian sebelumnya. "Skor toleransi terendah. Sebab, penguatan intoleransi dan politisasi identitas keagamaan tadi," tandasnya. (Fdi)
Bagikan
Berita Terkait
Tradisi Yaa Qowiyyu Klaten, Ribuan Warga Berebut Gunungan Apem
Wujud Toleransi, Gereja Santa Theresia Sumbangkan Sapi Kurban ke Umat Islam Tanah Abang
Terlempar dari Daftar 10 Besar Kota Toleransi, Walkot Solo: Kami Sedang Menyusun Perda
Kirab Waisak Solo Cermin Toleransi Umat Beragama Kota Bengawan
Polarisasi Agama bisa Memecah Belah Masyarakat, Spiritualitas Universal Layak Jadi Kurikulum di Kampus
Momen Toleransi: Ucapkan Selamat Lebaran, Kardinal Suharyo Peluk Erat Menteri Agama
Aliansi Masyarakat Solo Cinta Damai Tolak Ormas Intoleran di Kota Solo
Menlu: Indonesia Beri Contoh Baik Dalam Dialog Antarumat Beragama ke Dunia
Disinggung soal Toleransi, Anies ‘Pamer’ IMB Gereja yang Mandek Puluhan Tahun
Angka Toleransi Masyarakat Meningkat akibat Menyusutnya Kelompok Intoleran