Impian Desainer Amy Atmanto dari Politik Baju Adat Jokowi

Rina GarminaRina Garmina - Minggu, 20 Agustus 2017
Impian Desainer Amy Atmanto dari Politik Baju Adat Jokowi

Amy Atmanto (kanan). (Foto: Instagram/@amy_atmanto)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

SEBAGAIMANA diakui perancang busana Amy Atmanto, politik baju adat Presiden Joko Widodo membawa angin segar bagi industri fesyen Tanah Air. Angin segar yang mendorong pemilik merek Royal Sulam memiliki impian baru.

"Saya bermimpi kalau saja Pak Presiden dan Ibu dalam setiap kesempatan dapat mengenakan busana inspirasi tradisional, minimal dalam helai kain yang digunakan dalam busana keseharian beliau beserta aksesori yang mengandung makna filosofis, wah akan lebih luar biasa pasti promosi budaya dan potensi industri kreatif Tanah Air," ujar Amy kepada merahputih.com.

Imajinasi liar pun langsung berkeliaran di benak pendiri Rumah Kreatif Amy Atmanto itu. "Bayangkan kalau kita punya the 'Mr President & First Ladies Wardrobe Stories atau handbook' yang semua berisi cerita tentang keragaman hasil warisan budaya bangsa," tuturnya.

Kumpulan pakaian yang dikenakan Presiden dan Ibu Negara tentu akan menjadi hal luar biasa. Tidak akan dapat disamakan dengan helai hain yang dipakai kebanyakan desainer muda. Daya magisnya akan lebih kuat bila kain etnik digunakan Presiden dan Ibu Negara. Publik akan lebih tergoda untuk mengikuti langkah mereka, memakai kain etnik khas Tanah Air.

Berawal dari sang kepala negara sebagai ujung tombak untuk mengangkat keragaman warisan budaya Nasional, dalam hal ini busana, seluruh potensi industri kreatif Indonesia akan terangkat. Bahkan, perempuan yang aktif di bidang sosial ini berimajinasi.

Biasanya, pesanan kebaya Royal Sulam by Amy Atmanto dari undangan yang akan hadir di acara kenegaraan memiliki pilihan model terbatas, tidak berdesain ramai dan berlebihan. Ke depan, modelnya pasti akan jauh lebih semarak, mengikuti keragaman busana Nusantara. "Jelas saya excited terhadap pasar," tegasnya.

Menurut Amy, perayaan 17 Agustus lalu jelas akan membangkitkan semangat pegiat kreatif Indonesia, khususnya perajin kain dan aksesori atau mutu manikam khas Nusantara yang berfilosofi kebudayaan. Saat ditanya apakah ia bersedia merancang busana untuk Presiden dan Ibu Negara, Amy lugas menjawab pertanyaan tersebut.

"Bila diberi kesempatan, tentu saja sepenuh jiwa akan saya kontribusikan keahlian saya untuk mendesain busana-busana Presiden dan Ibu Negara. Wah, senangnya...." (*)

Simak juga kiprah Amy Atmanto dalam mendukung perkembangan kebaya di Tanah Air pada artikel Kebaya Pada Masa Kolonial Dan Merdeka.

#Amy Atmanto #Baju Adat #Jokowi #Joko Widodo
Bagikan
Ditulis Oleh

Rina Garmina

Cooking Mama :)

Berita Terkait

Indonesia
Kuasa Hukum Jokowi: Terlalu Dini Simpulkan Restorative Justice usai Pertemuan dengan Eggi Sudjana
Kuasa hukum Jokowi, Yakup Hasibuan mengatakan, terlalu dini membicarkan restorative justice usai kliennya bertemu dengan Eggi Sudjana.
Soffi Amira - Sabtu, 10 Januari 2026
Kuasa Hukum Jokowi: Terlalu Dini Simpulkan Restorative Justice usai Pertemuan dengan Eggi Sudjana
Indonesia
Jokowi Maafkan 2 Tersangka Kasus Ijazah Palsu, PSI: Proses Hukum Harus Tetap Berjalan
Presiden ke-7 RI, Jokowi, memaafkan dua tersangka kasus ijazah palsu. Namun, PSI menyebutkan bahwa proses hukum harus tetap berjalan.
Soffi Amira - Sabtu, 10 Januari 2026
Jokowi Maafkan 2 Tersangka Kasus Ijazah Palsu, PSI: Proses Hukum Harus Tetap Berjalan
Indonesia
2 Tersangka Kasus Ijazah Palsu Kunjungi Rumah Jokowi di Solo, Apa Saja yang Dibahas?
Dua tersangka kasus ijazah palsu menemui Jokowi di Solo, Kamis (8/1) sore. Lokasi kediamannya pun langsung disterilkan.
Soffi Amira - Jumat, 09 Januari 2026
2 Tersangka Kasus Ijazah Palsu Kunjungi Rumah Jokowi di Solo, Apa Saja yang Dibahas?
Indonesia
Sidang Gugatan Ijazah Jokowi, Tergugat tak Bisa Tunjukkan Ijazah karena Dibawa Polda Metro
Tim kuasa hukum tergugat hanya mengajukan satu alat bukti berupa salinan hasil pemindaian laporan polisi yang menyatakan ijazah sedang disita.
Dwi Astarini - Rabu, 07 Januari 2026
Sidang Gugatan Ijazah Jokowi, Tergugat tak Bisa Tunjukkan Ijazah karena Dibawa Polda Metro
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Anwar Usman Vonis Jokowi Bersalah karena Palsukan Ijazahnya
Beredar informasi yang menyebut Jokowi divonis bersalah oleh Hakim MK Anwar Usman karena telah melakukan pemalsuan ijazah.
Ananda Dimas Prasetya - Sabtu, 03 Januari 2026
[HOAKS atau FAKTA]: Anwar Usman Vonis Jokowi Bersalah karena Palsukan Ijazahnya
Indonesia
SBY Dibawa-bawa dalam Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Demokrat Tegaskan itu Fitnah
Susilo Bambayng Yudhoyono (SBY) dikaitkan dengan isu ijazah palsu Jokowi. Partai Demokrat pun menegaskan, bahwa hal itu merupakan fitnah.
Soffi Amira - Jumat, 02 Januari 2026
SBY Dibawa-bawa dalam Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Demokrat Tegaskan itu Fitnah
Berita
Polda Metro Gelar Perkara Khusus Tunjukkan Ijazah Asli, Jokowi: soal Maaf Urusan Pribadi
Jokowi menegaskan memaafkan para tersangka merupakan urusan pribadi, sedangkan masalah hukum tetap jalan.
Dwi Astarini - Rabu, 24 Desember 2025
Polda Metro Gelar Perkara Khusus Tunjukkan Ijazah Asli, Jokowi: soal Maaf Urusan Pribadi
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Anies Gelar Syukuran setelah Roy Suryo Dipenjara atas Kasus Dugaan Hoaks Ijazah Palsu Jokowi
Diketahui, konteks asli video yakni momen Anies tumpengan dalam peresmian jembatan jembatan gantung di Desa Cihanjuang, Pandeglang, Banten.
Dwi Astarini - Rabu, 24 Desember 2025
[HOAKS atau FAKTA]: Anies Gelar Syukuran setelah Roy Suryo Dipenjara atas Kasus Dugaan Hoaks Ijazah Palsu Jokowi
Indonesia
Amien Rais, Refly Harun, dan Rismon Datangi PN Solo untuk Sidang Ijazah Palsu
Amien Rais mengatakan, sampai kapan pun, Jokowi tidak akan menunjukkan ijazahnya karena memang tidak punya ijazah.
Dwi Astarini - Rabu, 24 Desember 2025
Amien Rais, Refly Harun, dan Rismon Datangi PN Solo untuk Sidang Ijazah Palsu
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Jokowi Ditetapkan sebagai Bencana Nasional oleh Pemerintah
Beredar unggahan yang menyebut pemerintah telah menetapkan Jokowi sebagai bencana nasional. Cek fakta dan keaslian informasinya.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 19 Desember 2025
[HOAKS atau FAKTA]: Jokowi Ditetapkan sebagai Bencana Nasional oleh Pemerintah
Bagikan