Ikuti Kontes, Burung Nurbuat Srimulat Tak Mau "Manggung"

Widi HatmokoWidi Hatmoko - Minggu, 22 Januari 2017
Ikuti Kontes, Burung Nurbuat Srimulat Tak Mau

Nurbuat bersama burung perkutut kesayangannya saat kontes. (MP/Rizki Fitrianto)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

Ikut dalam kontes liga konkurs seni suara alam burung perkutut di JHL Birds Arena, Desa Cicalengka, Kecamatan Pagedangan, Kabupaten Tangerang, Minggu (22/1), burung perkutut komedian Nurbuat tidak mau "manggung", alias tak bersuara.

Meskipun burungnya tidak mau manggung, komedian yang tergabung dalam srimulat ini tidak kecil hati dan tetap bergembira. Karena bisa ikut tampil dalam ajang bergengsi liga konkurs seni suara alam burung perkutut tersebut. Selain itu, karena burung perkutut yang ditampilkan dalam kontes liga seni suara alam burung perkutut ini adalah burung perkutut piyek, alias belum dewasa.

Ia juga mengatakan, burung perkutut miliknya ini adalah kali pertama ditampilkan dalam kontes perkutut.

"Masih piyek, dan baru pertama tampil," ujar Nurbuat kepada merahputih.com, sambil mengawasi burung piyeknya yang tampil pada arena liga konkurs seni suara alam burung perkutut di JHL Birds Arena.

Nurbuat sedang mengerek burung perkututnya saat mengikuti kontes burung perkutut di JHL Bids Arena-Tangerang. (MP/Rizki Fitrianto)

Walaupun dalam ajang kali ini burungnya tidak mau "manggung", Nurbuat mengaku, sebelumnya, yaitu pada tahun 2011 lalu burung perkututnya pernah mencapai empat besar dalam kontes tingkat Nasional. Bahkan, waktu itu burung perkututnya sempat ditawar dengan harga yang cukup tinggi oleh salah seorang penggemar burung perkutut.

"Hobi perkutut sudah sejak lama, dari tahun 2000-an. Tahun 2011 empat besar tingkat Nasional," katanya.

Kegemarannya terhadap burung perkutut ini, kata suami komedian Srimulat Rohana ini, karena burung perkutut memiliki suara yang sangat merdu, dan enak untuk didengar. Ia juga berharap, dengan semakin banyaknya komunitas pecintan burung perkutut, serta liga kontes perkutut seperti pada liga konkurs seni suara alam burung perkutut di JHL Birds Arena ini, kelestarian burung perkutut akan terus terjaga.

"Semoga penggemar perkutut semakin banyak, untuk membudidayakan. Supaya tidak punah," tandasnya.

#Kontes Burung Perkutut #Nurbuat Srimulat #Tangerang
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Widi Hatmoko

Menjadi “sesuatu” itu tidak pernah ditentukan dari apa yang Kita sandang saat ini, tetapi diputuskan oleh seberapa banyak Kita berbuat untuk diri Kita dan orang-orang di sekitar Kita.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
2 Daerah di Kota Tangerang Masuk Zona Merah Kekeringan, Tiap Hari Dikirim 5.000 Liter Air
Masyarakat yang membutuhkan bantuan air bersih bisa melakukan pengajuan melalui kanal LAKSA di aplikasi Tangerang LIVE, telepon 112 maupun hotline BPBD Kota Tangerang.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 23 September 2026
2 Daerah di Kota Tangerang Masuk Zona Merah Kekeringan, Tiap Hari Dikirim 5.000 Liter Air
Indonesia
Viral Pembubaran Ibadah! GKPI Mauk Gembok Pintu Masuk, Kunci Dipegang Penatua Gereja
Pengurus GKPI Mauk Sepatan tegaskan kunci gembok gereja dipegang pihak penatua sampai semua proses mediasi selesai.
Wisnu Cipto - Senin, 21 September 2026
Viral Pembubaran Ibadah! GKPI Mauk Gembok Pintu Masuk, Kunci Dipegang Penatua Gereja
Indonesia
Hasil Mediasi Kasus Viral GKPI Mauk Rajeg: Gereja Ditutup Sementara, Massa Dibubarkan
Mediasi pembubaran ibadah GKPI Mauk Sepatan Tangerang sepakati penutupan sementara tempat ibadah dan pembawa golok resmi meminta maaf terbuka.
Wisnu Cipto - Senin, 21 September 2026
Hasil Mediasi Kasus Viral GKPI Mauk Rajeg: Gereja Ditutup Sementara, Massa Dibubarkan
Indonesia
Viral Video Massa Bubarkan Ibadah GKPI Mauk Tangerang, Sosok Bawa Golok Akhirnya Minta Maaf
Pria bernama Aji yang viral membawa golok saat mengancam jemaat GKPI Mauk Sepatan Tangerang resmi meminta maaf saat mediasi
Wisnu Cipto - Senin, 21 September 2026
Viral Video Massa Bubarkan Ibadah GKPI Mauk Tangerang, Sosok Bawa Golok Akhirnya Minta Maaf
Indonesia
Viral Video Warga Bawa Sajam Bubarkan Ibadah GKPI Tangerang, Polisi dan Kemenag Turun Mediasi
Video viral warga bawa senjata tajam geruduk ibadah GKPI di Rajeg Tangerang bikin geger! Simak tindakan tegas Polresta Tangerang dan langkah Kemenag di sini.
Wisnu Cipto - Senin, 21 September 2026
Viral Video Warga Bawa Sajam Bubarkan Ibadah GKPI Tangerang, Polisi dan Kemenag Turun Mediasi
Indonesia
Cisadane Mengering, Tinggi Air Turun 40 Cm dari Batas Normal
Sungai Cisadane memiliki peran penting bagi kehidupan masyarakat Kota Tangerang sehingga kelestariannya harus dijaga bersama.
Dwi Astarini - Sabtu, 12 September 2026
Cisadane Mengering, Tinggi Air Turun 40 Cm dari Batas Normal
Indonesia
7-9 September TK-SMP Tangerang Belajar di Rumah Imbas Erupsi Anak Krakatau, SMA Masuk Normal
Pemkab Tangerang mewajibkan TK hingga SMP melaksanakan PJJ 7–9 September 2026 akibat abu vulkanik erupsi Anak Krakatau. SMA tetap masuk normal.
Wisnu Cipto - Senin, 07 September 2026
7-9 September TK-SMP Tangerang Belajar di Rumah Imbas Erupsi Anak Krakatau, SMA Masuk Normal
Indonesia
Pemkot Tangerang Berikan Bantuan Rp 1,8 Juta ke Siswa Masuk SMP Swasta
Ada sejumlah syarat yang harus dipenuhi agar peserta didik mendapatkan bantuan pendidikan yakni warga Kota Tangerang Selatan yang dibuktikan dengan kartu keluarga atau kartu identitas anak
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 24 Juni 2026
Pemkot Tangerang Berikan Bantuan Rp 1,8 Juta ke Siswa Masuk SMP Swasta
Indonesia
Polisi Bongkar Peredaran Narkoba Ganja di Cipondoh Tangerang, Bermula dari Laporan Informan
Pengungkapan bermula dari informasi masyarakat adanya aktivitas transaksi narkotika di kawasan Jalan Almamur Kebalen, Kecamatan Pinang, Kota Tangerang.
Dwi Astarini - Selasa, 26 Mei 2026
Polisi Bongkar Peredaran Narkoba Ganja di Cipondoh Tangerang, Bermula dari Laporan Informan
Indonesia
Pocong Jadi-jadian Teror Tangerang, Polisi Curiga Modus Baru Maling Biar Warga Takut Keluar Rumah
Pemberantasan gangguan kamtibmas ini tidak hanya mengandalkan pergerakan aparat penegak hukum semata
Angga Yudha Pratama - Jumat, 22 Mei 2026
Pocong Jadi-jadian Teror Tangerang, Polisi Curiga Modus Baru Maling Biar Warga Takut Keluar Rumah
Bagikan