Headline

Ikut Aksi Bela Palestina, Anggota DPRD Kalsel Injak Gambar Trump

Eddy FloEddy Flo - Jumat, 22 Desember 2017
Ikut Aksi Bela Palestina, Anggota DPRD Kalsel Injak Gambar Trump

Para peserta aksi memasang poster Donald Trump dengan tulisan protes (ANTARA FOTO/Maulana Surya)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.Com - Aksi solidaritas untuk Palestina masih marak berlangsung di sejumlah wilayah di Tanah Air. Di Kalimantan Selatan (Kalsel) para anggota DPRD ikut terlibat dalam aksi solidaritas Palestina.

Dalam aksi tersebut, Drs H Rusfandie anggota DPRD Kalsel menginjak gambar Presiden Amerika Serikat Donald Trump dan bendera Israel.

Aksi solidaritas Palestina wilayah Kalsel berlangsung di halaman Gedung DPRD atau Rumah Banjar, Banjarmasin, Jumat (22/12) sore. Sebagaimana dilansir Antara, massa peserta aksi gagal membakar gambar Trump karena sudah keburu diguyur hujan.

Sedangkan anggota DPRD Kalsel yang ikut bersama pengunjuk rasa menginjak-injak gambar Trump dan lambang Israel, Drs H Rusfandie dari Partai Kebangkitan Bangsa dan H Yadi Ilhami SH MHI asal Partai Demokrat.

"Menginjak gambar Trump sebuah bentuk emosional memrotes kebijakan Presiden Amerika Serikat tersebut Jerusalam sebagai Ibu Kota Israel," ujar Rusfandie yang juga Ketua Badan Pengelola Masjid Agung Al Munawarah di Jalan Trikora Banjarbaru itu.

"Kemudian menginjak lambang Israel sebagai bentuk emosional kemarahan terhadap Israel yang bukan saja menjajah Palestina, tetapi tidak berprikemanusiaan," tuturnya didampingi rekannya sesama anggota Komisi II DPRD Kalsel Yadi Ilhami.

Selain menampung aspirasi atau tuntutan pengunjuk rasa itu, kedua wakil rakyat dari PKB dan Demokrat tersebut berjanji menyampaikan ke tingkat lebih atas atau berwenang dalam menindaklanjutinya.

Pada kesempatan itu pula, wakil rakyat Kalsel tersebut mengimbau/mengajak umat Muslim di provinsinya yang mayoritas Islam agar senantiasa mendoakan perjuangan Palestina.

"Doa itu minimal setiap habis shalat fardhu yang lima kali dalam sehari semalam, guna keselamatan kaum Muslim Palestina pada khususnya," demikian Rusfandie.

Ketua Forum Pembela Islam (FPI) Kalsel Habib Mahdi bin Yahya dalam orasinya antara lain menuntut pemerintah atau Presiden Jokowi supaya tegas dan konkret dalam mendukung kemerdekaan Paletina, jangan cuma mengecam kekejaman Israel dan kebijaksan Trump.

"Kalau cuma mengecam, rakyat biasa pun bisa. Tetapi selain melalui diplomasi-diplomasi, juga melakukan tindakan nayata dan kemanusiaan, seperti memberi bantuan logistik serta keperluan lain bagi Palestina. Sebagaimana FPI sendiri mendiri bank darah," ujarnya.

Aksi solidaritas Palestina di bawah hujan gerimis itu berjalan aman, dan berakhir menjelang salat Ashar sesudah doa bersama dipimpin Habib Zakaria Sementara aksi solidaritas terhadap Palestina oleh Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Kalsel pada saat bersamaan, namun mereka hanya di jalanan tidak menyambangi Rumah Banjar.(*)

#Aksi Bela Palestina #Palestina #Donald Trump #Yerusalem
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Eddy Flo

Simple, logic, traveler wanna be, LFC and proud to be Indonesian
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Dunia
Sekretaris Pers Gedung Putih Katie Zacharia Mengundurkan Diri, cuma Bertahan Kurang dari Lima Hari
Penampilan perdananya di hadapan media dan publik disorot tidak meyakinkan, menimbulkan kontroversi seputar keabsahan status advokatnya.
Dwi Astarini - Sabtu, 17 Oktober 2026
Sekretaris Pers Gedung Putih Katie Zacharia Mengundurkan Diri, cuma Bertahan Kurang dari Lima Hari
Dunia
Donald Trump: Biarkan Iran Hancurkan Los Angeles dan San Diego
Donald Trump menyinggung kemungkinan Iran melancarkan serangan terhadap kota di AS.
Yusuf Abdillah - Selasa, 06 Oktober 2026
Donald Trump: Biarkan Iran Hancurkan Los Angeles dan San Diego
Tekno
Bantah Donald Trump, Paus Leo Tegaskan Kekhawatiran AI bukan 'Berita Bohong'
Sejumlah raksasa AI, termasuk Anthropic, telah menyerukan perlambatan dalam pengembangan guna memberikan waktu bagi langkah-langkah keselamatan.
Dwi Astarini - Selasa, 29 September 2026
 Bantah Donald Trump, Paus Leo Tegaskan Kekhawatiran AI bukan 'Berita Bohong'
ShowBiz
Florence Pugh Tak Takut Kehilangan Ratusan Ribu Followers karena Dukung Palestina
Florence Pugh mengaku tak takut kehilangan ratusan ribu pengikut di media sosial karena vokal mendukung Palestina dan rutin menyerukan bantuan kemanusiaan.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 29 September 2026
Florence Pugh Tak Takut Kehilangan Ratusan Ribu Followers karena Dukung Palestina
ShowBiz
Macklemore Umumkan Tur 'Free Palestine', Sumbang Semua Hasilnya untuk Palestina
Hasil penjualan tiket untuk pertunjukan tur ini akan disalurkan ke organisasi-organisasi yang mendukung rakyat Palestina.
Dwi Astarini - Jumat, 25 September 2026
Macklemore Umumkan Tur 'Free Palestine', Sumbang Semua Hasilnya untuk Palestina
Dunia
2 Kali Visa Presiden Mahmoud Abbas ke Sidang PBB Ditolak AS, Isu Palestina Tetap Jadi Bahasan
Debat umum PBB dijadwalkan berlangsung pada 22-26 September dan 28 September.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 24 September 2026
2 Kali Visa Presiden Mahmoud Abbas ke Sidang PBB Ditolak AS, Isu Palestina Tetap Jadi Bahasan
Dunia
Trump Tolak Rencana Global Kendalikan Kecerdasan Buatan
Trump menyatakan bahwa Washington akan mulai mengubah sebutan kecerdasan buatan menjadi "kecerdasan super"
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 23 September 2026
 Trump Tolak Rencana Global Kendalikan Kecerdasan Buatan
Indonesia
Risiko Pembersihan Etnis Makin Menguat di Tepi Barat Palestina
Mahkamah Internasional (ICJ) telah mengeluarkan tindakan sementara yang mengikat secara hukum dalam perkara terkait penerapan Konvensi Genosida di Jalur Gaza.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 23 September 2026
Risiko Pembersihan Etnis Makin Menguat di Tepi Barat Palestina
Indonesia
Trump Berikan Ancaman Baru, Iran Siapkan Serangan Balasan
Perdana Menteri sekaligus Menteri Luar Negeri Qatar, Syekh Mohammed bin Abdulrahman Al Thani, menyerukan dibentuknya kerangka kerja keamanan regional yang menyatukan negara-negara Teluk dan Iran.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 21 September 2026
Trump Berikan Ancaman Baru, Iran Siapkan Serangan Balasan
Dunia
AS Berikan Sanksi Ekonomi Lebih Luas Mahkamah Pidana Internasional
Sebelumnya, Majelis banding Mahkamah Pidana Internasional (ICC) menolak gugatan Israel atas legalitas penyelidikan ICC terkait dugaan kejahatan perang di Gaza setelah Oktober 2023.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 21 September 2026
AS Berikan Sanksi Ekonomi Lebih Luas Mahkamah Pidana Internasional
Bagikan