IHSG Sengaja Melemah Demi Cari Perhatian, Investor Ramai-ramai Tahan Napas Tunggu Hasil RDG BI

Angga Yudha PratamaAngga Yudha Pratama - Kamis, 18 Juni 2026
IHSG Sengaja Melemah Demi Cari Perhatian, Investor Ramai-ramai Tahan Napas Tunggu Hasil RDG BI

Ilustrasi (Pexels/Kindel Media)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

Merahputih.com - Lantai Bursa Efek Indonesia (BEI) terlihat kurang bergairah pada pembukaan perdagangan menuju akhir pekan. Langkah para pemburu cuan tampak melambat, tertahan oleh kabut ketidakpastian kebijakan moneter global dan domestik.

IHSG hari ini, Kamis (18/6) memilih tiarap, bergerak menjauhi zona hijau akibat sikap kehati-hatian tingkat tinggi para pelaku pasar modal.

Baca juga:

IHSG Pagi Ini Melemah dan Rupiah Terpuruk Dekati Rp17.856

Aktivitas memerah pasar modal langsung menyambut pembukaan perdagangan. Indeks harga saham gabungan melorot sebesar 28,85 poin atau 0,46 persen menuju level 6.191,89.

Penurunan ini menjalar ke kelompok 45 saham unggulan alias Indeks LQ45 sebesar 5,28 poin atau 0,84 persen ke posisi 619,95.

Diperkirakan IHSG bergerak sideways cenderung melemah pada kisaran 6.100-6.350,

Kepala Riset Phintraco Sekuritas, Ratna Lim.

Ilustrasi

Sentimen Padat Agenda Domestik dan Global

Aksi menahan diri para investor berakar dari menumpuknya agenda krusial sepanjang akhir Juni 2026. Fokus utama tertuju langsung pada hasil Rapat Dewan Gubernur (RDG) Bank Indonesia mengenai nasib suku bunga acuan rupiah.

Selain faktor internal, fluktuasi indeks mendapat tekanan hebat dari pengumuman lembaga indeks global. Berikut rentetan agenda besar pemicu sikap wait and see pasar modal:

  • Kamis, 18 Juni 2026: Pengumuman hasil keputusan Rapat Dewan Gubernur Bank Indonesia terkait suku bunga.

  • Jumat, 19 Juni 2026: Perilisan ulasan aksesibilitas pasar global oleh MSCI (MSCI Global Market Accessibility Review).

  • Jumat, 19 Juni 2026: Pelaksanaan penyeimbangan kembali (rebalancing) indeks komparatif FTSE.

  • Rabu, 24 Juni 2026: Pengumuman klasifikasi pasar tahunan dari MSCI (MSCI Annual Market Classification Review).

Tekanan Suku Bunga As dan Gejolak Regional

Kondisi mancanegara turut memperkeruh suasana perdagangan saham dalam negeri. Bank sentral Amerika Serikat, The Fed, memang mempertahankan suku bunga acuan pada level 3,5-3,75 persen.

Kendati demikian, proyeksi kenaikan suku bunga hingga menyentuh median 3,8 persen pada akhir tahun memicu kecemasan baru.

Sikap absen Chairman The Fed, Kevin Warsh dari proyeksi tersebut memberi sinyal kebijakan lebih hawkish demi stabilitas harga.

Baca juga:

IHSG Hari Ini Menguat Tajam, Nasib Rupiah Malah Berbanding Terbalik

Sentimen negatif tersebut langsung berimbas pada penutupan bursa saham global dan pergerakan regional Asia pagi ini:

  • Wall Street (Amerika Serikat): Kompak melemah dengan penurunan Dow Jones 0,98 persen, S&P 500 anjlok 1,21 persen, Nasdaq melorot 0,99 persen.

  • Bursa Saham Eropa: Kompak menghijau dipimpin Euro Stoxx 50 sebesar 0,80 persen dan FTSE 100 Inggris menguat 0,14 persen berkat inflasi Mei tertahan di angka 2,8 persen.

  • Pasar Saham Asia: Bergerak bervariasi dengan kenaikan tajam Nikkei Jepang sebesar 1,38 persen ke level 70.869,00, sedangkan Hang Seng Hong Kong tumbang 1,78 persen ke level 23.827,90.

#Harga Saham #Pasar Saham #Indeks Saham #Pergerakan Saham #IHSG
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Angga Yudha Pratama

Seorang jurnalis profesional, reporter senior, editor berita, dan asisten redaktur yang telah berkarya di industri media online nasional selama lebih dari satu dekade. Selalu mengedepankan akurasi, objektivitas, dan kualitas informasi dalam setiap karyanya berbekal dari pengalaman langsung bertahun-tahun melakukan peliputan di lapangan, penulisan berita, penyuntingan artikel, hingga pengelolaan konten digital. Keahlian tersebut membuat pemahaman secara menyeluruh proses produksi konten digital modern, mulai dari pencarian data, wawancara narasumber, verifikasi fakta, penulisan artikel, optimasi SEO, editing naskah, hingga publikasi berita sesuai kode etik jurnalistik. Lebih spesifik, pemahaman mengenai strategi optimasi SEO dan Digital Content untuk mesin pencari juga menjadi fokus saat ini di tengah disrupsi media. Keahlian itu meliputi SEO writing, content writing, copywriting, keyword research, semantic SEO, search intent, on page SEO, optimasi, artikel google, struktur heading SEO, evergreen content, optimasi readability, meta description hingga internal linking.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
IHSG Melesat 105 Poin Tembus Level 6.373, Aksi Borong Saham Investor Sukses Ambil Alih Kendali Pasar Saham
Nafan Aji Gusta menjelaskan faktor penyesuaian bobot saham Indonesia menjelang pengumuman resmi MSCI Inc
Angga Yudha Pratama - Rabu, 12 Agustus 2026
IHSG Melesat 105 Poin Tembus Level 6.373, Aksi Borong Saham Investor Sukses Ambil Alih Kendali Pasar Saham
Indonesia
Pasar Modal Merah Membara! IHSG Anjlok Ke Level 6.267 Menjelang Pengumuman Rebalancing MSCI
Tekanan jual melanda seluruh sektor saham domestik berdasarkan pencatatan Indeks Sektoral IDX-IC
Angga Yudha Pratama - Selasa, 11 Agustus 2026
Pasar Modal Merah Membara! IHSG Anjlok Ke Level 6.267 Menjelang Pengumuman Rebalancing MSCI
Indonesia
Daya Beli Konsumen Melemah dan Gejolak Timur Tengah Memanas, IHSG Terjungkal Ke Zona Merah
IHSG terkoreksi sebesar 44,28 poin atau 0,69 persen menuju level 6.365,37
Angga Yudha Pratama - Senin, 10 Agustus 2026
Daya Beli Konsumen Melemah dan Gejolak Timur Tengah Memanas, IHSG Terjungkal Ke Zona Merah
Indonesia
Danantara Indonesia Matangkan Rencana IPO Deretan Raksasa BUMN, Pegadaian Hingga Pelindo Bakal Melantai di Bursa
Rencana pelepasan saham anak usaha BUMN ke bursa domestik telah masuk dalam peta jalan (roadmap)
Angga Yudha Pratama - Senin, 10 Agustus 2026
Danantara Indonesia Matangkan Rencana IPO Deretan Raksasa BUMN, Pegadaian Hingga Pelindo Bakal Melantai di Bursa
Indonesia
Sentimen Global Meledak! IHSG dan Indeks LQ45 Dibuka Menguat pada Perdagangan Awal Pekan Ini
Pelaku pasar internasional saat ini memantau perkembangan diplomasi antara Amerika Serikat, Iran, serta negara-negara kawasan Timur Tengah
Angga Yudha Pratama - Senin, 10 Agustus 2026
Sentimen Global Meledak! IHSG dan Indeks LQ45 Dibuka Menguat pada Perdagangan Awal Pekan Ini
Indonesia
IHSG Dibuka Menguat ke 6.352, Investor Waspadai Gejolak Selat Hormuz dan Paket Stimulus Ekonomi Rp26,34 Triliun
Isu geopolitik turut memicu kekhawatiran pasokan energi global meny menyusul kabar rencana Iran membatasi lalu lintas pelayaran di Selat Hormuz
Angga Yudha Pratama - Jumat, 07 Agustus 2026
IHSG Dibuka Menguat ke 6.352, Investor Waspadai Gejolak Selat Hormuz dan Paket Stimulus Ekonomi Rp26,34 Triliun
Indonesia
IHSG Jumat Pagi Dibuka Menguat Tipis, Nilai Tukar Rupiah Meringsek Lemah
Pergerakan cerah ini juga diikuti oleh deretan saham unggulan
Angga Yudha Pratama - Jumat, 07 Agustus 2026
IHSG Jumat Pagi Dibuka Menguat Tipis, Nilai Tukar Rupiah Meringsek Lemah
Berita
Trik Investasi Saham Nasdaq Hingga S&P 500 24 Jam Nonstop Tanpa Ribet
Di balik kemudahannya, instrumen ini menyimpan sejumlah aspek risiko penting
Angga Yudha Pratama - Jumat, 07 Agustus 2026
Trik Investasi Saham Nasdaq Hingga S&P 500 24 Jam Nonstop Tanpa Ribet
Indonesia
Laporan Keuangan Emiten Meroket! IHSG Siap Tembus Level Resistance Usai Menguat ke 6.254
Kinerja emiten semester I-2026 menunjukkan pertumbuhan solid
Angga Yudha Pratama - Selasa, 04 Agustus 2026
Laporan Keuangan Emiten Meroket! IHSG Siap Tembus Level Resistance Usai Menguat ke 6.254
Indonesia
IHSG Mengamuk di Level 6.200 saat Sentimen Global Bergejolak, Perang Dingin Impor AS vs China Ancam Sektor Baterai EV
Langkah IHSG diawali dengan tren positif
Angga Yudha Pratama - Senin, 03 Agustus 2026
IHSG Mengamuk di Level 6.200 saat Sentimen Global Bergejolak, Perang Dingin Impor AS vs China Ancam Sektor Baterai EV
Bagikan