IHSG Rontok Efek Sentimen Global, Aksi Jual Massal Guncang Bursa Saham Indonesia

Angga Yudha PratamaAngga Yudha Pratama - Rabu, 03 Juni 2026
IHSG Rontok Efek Sentimen Global, Aksi Jual Massal Guncang Bursa Saham Indonesia

Ilustrasi (Pexels)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

Merahputih.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) anjlok tajam pada akhir sesi I perdagangan Rabu (3/6). Investor ramai-ramai memangkas eksposur terhadap aset berisiko demi mengamankan dana ke instrumen aman (safe haven). Sentimen negatif domestik dan global memicu aksi jual massal ini.

Baca juga:

IHSG Hari Ini Terancam Ambruk Akibat Harga Minyak Dunia Meroket

Data perdagangan mencatat IHSG merosot 305,94 poin atau 4,94 persen ke level 5.889,48. Frekuensi transaksi mencapai 1.798.806 kali dengan volume 26,37 miliar lembar saham senilai Rp14,89 triliun. Sebanyak 714 saham terkoreksi, 64 saham stagnan, dan hanya 35 saham membukukan kenaikan.

Tekanan terjadi cukup merata, terutama pada saham-saham berkapitalisasi besar memiliki bobot dominan terhadap indeks, sehingga penurunannya berdampak signifikan terhadap IHSG,

Pengamat Pasar Modal, Elandry Pratama.

Penyebab Capital Outflow dan Prospek Rebound

Pelemahan nilai tukar rupiah mendekati Rp18.000 per dolar AS memicu kekhawatiran besar terhadap stabilitas makroekonomi. Kondisi ini mempercepat aliran modal asing keluar (capital outflow) dari pasar modal domestik. Faktor teknikal akibat penembusan level support ikut memperparah aksi lepas saham.

Pelaku pasar global saat ini menghadapi ketidakpastian ekonomi tinggi, sehingga memicu tren risk-off. Investor asing memilih mode wait and see sembari mencermati stabilitas rupiah, arah suku bunga global, dan prospek pertumbuhan ekonomi nasional.

"Namun sejauh ini, saya melihat lebih banyak aksi pengurangan risiko jangka pendek dibanding perubahan pandangan fundamental terhadap pasar Indonesia secara keseluruhan," kata Elandry.

Baca juga:

Rupiah Hari Ini Makin Terpuruk, Bergerak Tembus Rp 17.900 per Dolar

Pasar saham berpotensi tetap volatil dalam jangka pendek. Meski demikian, peluang technical rebound tetap terbuka saat tekanan jual mereda dan arus dana asing mulai stabil.

"Investor sebaiknya fokus pada saham dengan fundamental kuat dan menjaga manajemen risiko di tengah kondisi pasar masih sensitif terhadap sentimen eksternal," tutur Elandry.

#IHSG #Rupiah #Kurs Rupiah #Harga Rupiah #Rupiah Anjlok #Dolar AS
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Angga Yudha Pratama

Seorang jurnalis profesional, reporter senior, editor berita, dan asisten redaktur yang telah berkarya di industri media online nasional selama lebih dari satu dekade. Selalu mengedepankan akurasi, objektivitas, dan kualitas informasi dalam setiap karyanya berbekal dari pengalaman langsung bertahun-tahun melakukan peliputan di lapangan, penulisan berita, penyuntingan artikel, hingga pengelolaan konten digital. Keahlian tersebut membuat pemahaman secara menyeluruh proses produksi konten digital modern, mulai dari pencarian data, wawancara narasumber, verifikasi fakta, penulisan artikel, optimasi SEO, editing naskah, hingga publikasi berita sesuai kode etik jurnalistik. Lebih spesifik, pemahaman mengenai strategi optimasi SEO dan Digital Content untuk mesin pencari juga menjadi fokus saat ini di tengah disrupsi media. Keahlian itu meliputi SEO writing, content writing, copywriting, keyword research, semantic SEO, search intent, on page SEO, optimasi, artikel google, struktur heading SEO, evergreen content, optimasi readability, meta description hingga internal linking.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
Resmi Berlaku, Aturan Harga Saham Terendah Rp1 Bikin IHSG Ambrol? Ini Fakta Sebenarnya
Penasaran kenapa IHSG turun belakangan ini? Temukan fakta dari BEI soal aturan saham Rp1 yang membantah anggapan bahwa saham 'gocap' jadi penyebab utama.
Angga Yudha Pratama - Selasa, 29 September 2026
Resmi Berlaku, Aturan Harga Saham Terendah Rp1 Bikin IHSG Ambrol? Ini Fakta Sebenarnya
Indonesia
Rupiah Hari Ini Loyo ke Rp17.981, Ancaman The Fed & Harga Minyak Jadi Biang Keroknya
Nilai tukar rupiah hari ini ditutup melemah ke level Rp17.981 per dolar AS gara-gara ancaman pengetatan kebijakan The Fed dan naiknya harga minyak. Cek analisis kurs selengkapnya di sini!
Angga Yudha Pratama - Selasa, 29 September 2026
Rupiah Hari Ini Loyo ke Rp17.981, Ancaman The Fed & Harga Minyak Jadi Biang Keroknya
Indonesia
Nilai Tukar Rupiah Tertekan Inflasi Global dan Risiko Fiska
Tekanan nilai tukar juga didorong oleh kebutuhan valas importir menjelang akhir triwulan III, serta arus keluar dana dari portofolio aset negara emerging markets di tengah kenaikan imbal hasil (yield) obligasi.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 29 September 2026
Nilai Tukar Rupiah Tertekan Inflasi Global dan Risiko Fiska
Indonesia
Rupiah Anjlok ke Rp18.000 per Dolar AS, Skenario Intervensi BI dan Pemicu Utamanya
Nilai tukar Rupiah hari ini tembus Rp18.000 per dolar AS. Simak penjelasan lengkap Bank Indonesia (BI) soal penyebab dolar naik tajam dan strategi intervensi pasarnya di sini!
Angga Yudha Pratama - Selasa, 29 September 2026
Rupiah Anjlok ke Rp18.000 per Dolar AS, Skenario Intervensi BI dan Pemicu Utamanya
Indonesia
IHSG Hari Ini Anjlok Mengekor Bursa Global, Benarkah Suku Bunga The Fed Jadi Biang Kerok?
IHSG anjlok hari ini terseret tren negatif bursa saham Asia dan global. Cari tahu penyebab IHSG turun, mulai dari sentimen The Fed hingga efek harga minyak di sini!
Angga Yudha Pratama - Selasa, 29 September 2026
IHSG Hari Ini Anjlok Mengekor Bursa Global, Benarkah Suku Bunga The Fed Jadi Biang Kerok?
Indonesia
Stabilkan Rupiah, BI Tahan BI Rate di 5,75 Persen
Selain mempertimbangkan dampak ke pertumbuhan, BI memilih menggunakan instrumen lain untuk menjaga stabilitas nilai tukar dan mendorong aliran modal masuk.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 28 September 2026
Stabilkan Rupiah, BI Tahan BI Rate di 5,75 Persen
Indonesia
IHSG Hari Ini Anjlok Efek Aturan Baru Harga Saham Rp1, Saham-Saham 'Gocap' Berpotensi Runtuh
IHSG hari ini melemah akibat sentimen pemberlakuan harga saham terendah Rp1 oleh BEI. Simak analisis pergerakan IHSG, nasib saham gocap, dan sentimen global di sini!
Angga Yudha Pratama - Senin, 28 September 2026
IHSG Hari Ini Anjlok Efek Aturan Baru Harga Saham Rp1, Saham-Saham 'Gocap' Berpotensi Runtuh
Indonesia
IHSG Hari Ini Merah Padam! Drama Trump-Xi Jinping Bikin Pasar Saham Asia Rontok
Laju IHSG hari ini ditutup melemah mengekor bursa saham Asia. Ketahui penyebab utama IHSG turun, mulai dari tensi geopolitik hingga daftar saham top gainers & losers di sini!
Angga Yudha Pratama - Jumat, 25 September 2026
IHSG Hari Ini Merah Padam! Drama Trump-Xi Jinping Bikin Pasar Saham Asia Rontok
Indonesia
IHSG Hari Ini Anjlok Parah! Faktor Global dan Ekonomi Lesu Jadi Biang Keroknya
Penasaran apa penyebab IHSG hari ini turun tajam? Cek rangkuman lengkap soal sentimen pasar modal, dari tekanan Wall Street, inflasi, hingga kondisi ekonomi dalam negeri yang lagi lesu
Angga Yudha Pratama - Kamis, 24 September 2026
IHSG Hari Ini Anjlok Parah! Faktor Global dan Ekonomi Lesu Jadi Biang Keroknya
Indonesia
Rupiah Melemah ke Rp17.879, IHSG Justru Dibuka Menguat
Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) melemah pada pembukaan perdagangan Selasa (22/9).
Yusuf Abdillah - Selasa, 22 September 2026
Rupiah Melemah ke Rp17.879, IHSG Justru Dibuka Menguat
Bagikan