IHSG Melejit 192,89 Poin di Posisi 4.430,63
Seorang karyawan melintasi kantor Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Selasa (28/7). (Foto Antara/Fanny Kusumawardhani)
MerahPutih, Bisnis-Penguatan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berlanjut pada sore hari. Indeks menguat memasuki hari ketiga setelah anjlok cukup tajam.
IHSG pada Kamis (27/8) sore ditutup menguat sebesar 4,5 persen atau 192,89 poin di posisi 4.430,63. Indeks 45 saham unggulan atau LQ45 juga menguat 44,03 poin dan JII naik 32,08 poin.
Volume transaksi perdagangan saham sebanyak 4,6 miliar lembar saham senilai Rp5,6 triliun. Sebanyak 246 saham dibuka menguat, 70 saham melemah, 73 saham stagnan, dan 169 saham tidak ada perdagangan.
Selain IHSG, bursa saham regional di kawasan Asia Pasifik juga mendarat di zona hijau. Penguatan pasar saham di Asia didorong oleh menguatnya bursa Wall Street, New York pada penutupan perdagangan dini hari tadi menyusul pernyataan salah satu pejabat Bank Sentral AS atau Federal Reserve yang menyatakan kemungkinan penaikan suku bunga acuan, yang sedianya dilakukan September, tidak akan direalisasikan.
Indeks Nikkei225 Tokyo ditutup menguat sebesar 1,08 persen menjadi 18.574,44. Sementara itu indeks Hang Seng Hong Kong berakhir naik 3,6 persen di level 21.838,54 dan bursa Shanghai ditutup naik sebesar 5,34 persen menjadi 3.083,59. (Luh)
Baca Juga:
BI: Rupiah Melemah, Masyarakat Tak Usah Panik
BI: Dana Asing Masuk Menurun Jadi Rp50 Triliun
Ini Bedanya Krisis 1998 dengan Sekarang Menurut Ekonom UGM
Jawab Krisis, Pemerintah Siapkan Paket Kebijakan Ekonomi
Agus Martowardojo Beberkan Alasan BI Pertahankan BI Rate
Bagikan
Berita Terkait
IHSG Anjlok, Mensesneg Tegaskan Prabowo Tetap Tenang dan Fokus Cari Solusi
Jeffrey Hendrik Ditunjuk sebagai Dirut BEI Gantikan Iman Rachman, Stabilitas Pasar Jadi Prioritas
Memahami Istilah 'Trading Halt' dalam Pasar Saham
'Gorengan' Saham Bikin IHSG Anjlok, Bareskrim Polri Bergerak Cari Unsur Pidana
Pasar Bergejolak, Direktur Utama BEI Iman Rachman Resmi Mengundurkan Diri
IHSG Tembus 9.000 Saat Bursa Asia Kejang-Kejang, Purbaya Sebut Investor Mulai 'Jatuh Cinta' Lagi ke Indonesia
IHSG Menguat Meskipun Bursa Global Melemah, Berpotensi Tembus 8.000
IHSG Hari Pertama usai Libur Lebaran Ditutup Anjlok Berakhir di Zona Merah
IHSG Anjlok Bukti Ekonomi Indonesia Rapuh, Ekonom Singgung Proyek IKN dan Makan Bergizi Gratis
Faktor Pemicu IHSG Anjlok Versi Analis Pasar Modal: Defisit APBN Hingga Tingginya Utang Negara