IHSG Anjlok, Anies Diminta Hati-Hati Membuat Pernyataan
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan saat mengumumkan kembali PSBB awal. (Foto: MP/Asropih)
Merahputih.com - Ketua DPRD DKI Jakarta Prasetyo Edi Marsudi menyarankan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan untuk berhati-hari dalam membuat pernyataan ketika PSBB kembali diberlakukan di Jakarta.
"Hati-hati membuat pernyataan yang bisa membuat IHSG anjlok," ucap Prasetyo di Jakarta, Jumat (11/10).
Baca Juga:
IHSG Anjlok dan Kena Pembekuan Usai Melemah Lebih dari 5 Persen
Hal itu dikatakannya terkait Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) yang anjlok lebih dari 5 persen usai Anies menarik rem darurat untuk kembali ke PSBB.
Anies diminta lebih fokus mengawasi ketat wilayah-wilayah yang masuk zona merah COVID-19 saat penerapan PSBB ketat.
Anies juga diminta segera memetakan RT sebagai wilayah mikro berstatus zona merah kasus corona.
"Karena memang wilayah di zona merah ini menjadi bahaya kalau tidak dijaga. Sudah lama Jakarta zona merah. Yang terpenting di sini, PSBB mikro dengan pengawasan di RT-RT itu," jelasnya.
Dalam upaya itu, Prasetyo kembali meminta Anies terus neningkatkan sinegritas antara TNI-Polri untuk mengawasi zona merah tersebut. Menurutnya, langkah tersebut yang paling objektif ketimbang mengeluarkan pernyataan yang berdampak pada sentimen negatif terhadap perekonomian.
“Yang perlu dilakukan saat ini memang bekerja, mempererat sinergi dengan TNI Polri mulai di tingkat kelurahan," tutupnya.
Diketahui, keputusan Gubernur Anies Baswedan menarik rem darurat dan kembali ke PSBB secara total berimbas kepada jatuhnya Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) lebih dari 5 persen.
"Beberapa hal yang kita lihat sudah menampakkan hasil positif, berdasarkan indeks sampai dengan kemarin, karena hari ini indeks (IHSG) masih ada ketidakpastian karena announcement Gubernur DKI tadi malam, sehingga indeks tadi pagi sudah di bawah 5000," ujar Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto dalam Rakornas Kadin, Kamis (10/9).
Baca Juga:
Efek Rencana PSBB Anies, IHSG Anjlok Sampai BEI Bekukan Perdagangan Saham
Kebijakan PSBB secara ketat itu akan berlangsung mulai dari Senin 14 September 2020 pekan depan. Keputusan Anies diambil dengan mempertimbangkan sejumlah faktor yakni ketersediaan tempat tidur rumah sakit yang hampir penuh dan tingkat kematian yang tinggi. (Asp)
Bagikan
Asropih
Berita Terkait
IHSG Anjlok Bikin Investasi Dana Pensiun Dinaikkan, Menko Airlangga Klaim Dalam Batas Aman
IHSG Anjlok, Mensesneg Tegaskan Prabowo Tetap Tenang dan Fokus Cari Solusi
IHSG Senin Pagi Kembali Anjlok, Pasar Tunggu Hasil Pertemuan Otoritas Bursa dengan MSCI
Redakan Gejolak IHSG, OJK Janji Penuhi Rekomendasi MSCI
Friderica Widyasari Dewi Ditunjuk Jadi Ketua dan Wakil Ketua OJK
Pejabat Otoritas Bursa dan Keuangan Mundur, Ini Kata Pengamat
'Gorengan' Saham Bikin IHSG Anjlok, Bareskrim Polri Bergerak Cari Unsur Pidana
DPR Apresiasi Mundurnya Dirut, BEI Perlu Pemimpin Paham Dinamika Global
Defisit APBN 2025 Tembus 2,92 Persen, Menkeu Purbaya Sebut Pasar Modal Tetap Aman
Ini Kata Istana Soal Mundurnya Dirut BEI, Bukan Arahan