Home Leaderboard 1
Home Leaderboard 1

IHSG Anjlok, Anies Diminta Hati-Hati Membuat Pernyataan

Angga Yudha PratamaAngga Yudha Pratama - Jumat, 11 September 2020
IHSG Anjlok, Anies Diminta Hati-Hati Membuat Pernyataan

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan saat mengumumkan kembali PSBB awal. (Foto: MP/Asropih)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

Merahputih.com - Ketua DPRD DKI Jakarta Prasetyo Edi Marsudi menyarankan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan untuk berhati-hari dalam membuat pernyataan ketika PSBB kembali diberlakukan di Jakarta.

"Hati-hati membuat pernyataan yang bisa membuat IHSG anjlok," ucap Prasetyo di Jakarta, Jumat (11/10).

Baca Juga:

IHSG Anjlok dan Kena Pembekuan Usai Melemah Lebih dari 5 Persen

Hal itu dikatakannya terkait Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) yang anjlok lebih dari 5 persen usai Anies menarik rem darurat untuk kembali ke PSBB.

Anies diminta lebih fokus mengawasi ketat wilayah-wilayah yang masuk zona merah COVID-19 saat penerapan PSBB ketat.

Anies juga diminta segera memetakan RT sebagai wilayah mikro berstatus zona merah kasus corona.

"Karena memang wilayah di zona merah ini menjadi bahaya kalau tidak dijaga. Sudah lama Jakarta zona merah. Yang terpenting di sini, PSBB mikro dengan pengawasan di RT-RT itu," jelasnya.

Pialang mengamati pergerakan indeks harga saham gabungan (IHSG) di Gedung Bursa Efek Jakarta, Senin (10/8). (Foto Antara/Yudhi Mahatma)
Pialang mengamati pergerakan indeks harga saham gabungan (IHSG) di Gedung Bursa Efek Jakarta, Senin (10/8). (Foto Antara/Yudhi Mahatma)

Dalam upaya itu, Prasetyo kembali meminta Anies terus neningkatkan sinegritas antara TNI-Polri untuk mengawasi zona merah tersebut. Menurutnya, langkah tersebut yang paling objektif ketimbang mengeluarkan pernyataan yang berdampak pada sentimen negatif terhadap perekonomian.

“Yang perlu dilakukan saat ini memang bekerja, mempererat sinergi dengan TNI Polri mulai di tingkat kelurahan," tutupnya.

Diketahui, keputusan Gubernur Anies Baswedan menarik rem darurat dan kembali ke PSBB secara total berimbas kepada jatuhnya Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) lebih dari 5 persen.

"Beberapa hal yang kita lihat sudah menampakkan hasil positif, berdasarkan indeks sampai dengan kemarin, karena hari ini indeks (IHSG) masih ada ketidakpastian karena announcement Gubernur DKI tadi malam, sehingga indeks tadi pagi sudah di bawah 5000," ujar Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto dalam Rakornas Kadin, Kamis (10/9).

Baca Juga:

Efek Rencana PSBB Anies, IHSG Anjlok Sampai BEI Bekukan Perdagangan Saham

Kebijakan PSBB secara ketat itu akan berlangsung mulai dari Senin 14 September 2020 pekan depan. Keputusan Anies diambil dengan mempertimbangkan sejumlah faktor yakni ketersediaan tempat tidur rumah sakit yang hampir penuh dan tingkat kematian yang tinggi. (Asp)

#IHSG #Anies Baswedan
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
IHSG Tercebur ke Zona Merah Bersama Wall Street Akibat Harga Minyak Meroket
Serangan kelompok Houthi sokongan Iran terhadap dua kapal tanker Arab Saudi di Laut Merah memperburuk distribusi minyak global
Angga Yudha Pratama - Jumat, 24 Juli 2026
IHSG Tercebur ke Zona Merah Bersama Wall Street Akibat Harga Minyak Meroket
Indonesia
IHSG dan Rupiah Kompak Anjlok Berjamaah Akibat Sentimen Ekonomi pada Pembukaan Perdagangan Hari Ini
Perbandingan menunjukkan posisi sebelumnya berada di level Rp17.936 per dolar AS
Angga Yudha Pratama - Jumat, 24 Juli 2026
IHSG dan Rupiah Kompak Anjlok Berjamaah Akibat Sentimen Ekonomi pada Pembukaan Perdagangan Hari Ini
Indonesia
IHSG Mengamuk di Sesi I, Sektor Energi dan Emas Terbang Bebas Disulut Konflik Panas Timur Tengah
Kenaikan harga minyak mentah dan aset emas di pasar internasional menjadi pemicu utama gairah transaksi para pemodal
Angga Yudha Pratama - Kamis, 23 Juli 2026
IHSG Mengamuk di Sesi I, Sektor Energi dan Emas Terbang Bebas Disulut Konflik Panas Timur Tengah
Indonesia
Sinyal Hijau Sektor Keuangan, IHSG Melesat Bersama Penguatan Nilai Tukar Rupiah Terhadap Dolar AS
Penguatan IHSG berjalan selaras dengan pergerakan kelompok saham unggulan pada papan utama perdagangan
Angga Yudha Pratama - Kamis, 23 Juli 2026
Sinyal Hijau Sektor Keuangan, IHSG Melesat Bersama Penguatan Nilai Tukar Rupiah Terhadap Dolar AS
Indonesia
IHSG Bergerak Galau Menanti Keputusan Suku Bunga BI Saat Pemerintah dan DPR Matangkan Regulasi Pusat Finansial Internasional
Pada saat bersamaan, DPR RI bersama pemerintah mematangkan pembentukan Pusat Finansial Internasional Indonesia (PFII) guna menarik dana family office global
Angga Yudha Pratama - Rabu, 22 Juli 2026
IHSG Bergerak Galau Menanti Keputusan Suku Bunga BI Saat Pemerintah dan DPR Matangkan Regulasi Pusat Finansial Internasional
Indonesia
IHSG Mengamuk Kejar Level 6.300, Penguatan Saham LQ45 Jadi Penyelamat Pasar Modal di Tengah Ketidakpastian
Ancaman eskalasi konflik Amerika Serikat kontra Iran memperkeruh stabilitas harga minyak mentah dunia
Angga Yudha Pratama - Selasa, 21 Juli 2026
IHSG Mengamuk Kejar Level 6.300, Penguatan Saham LQ45 Jadi Penyelamat Pasar Modal di Tengah Ketidakpastian
Indonesia
IHSG Hari Ini Menguat 41 Poin, Rupiah Naik Ke Rp17.937 Per Dolar
Penguatan tajam pergerakan indeks melengkapi gairah pasar uang setelah mata uang Garuda turut bergerak menguat
Angga Yudha Pratama - Selasa, 21 Juli 2026
IHSG Hari Ini Menguat 41 Poin, Rupiah Naik Ke Rp17.937 Per Dolar
Indonesia
IHSG Menguat Pagi Ini Akibat Guyuran Aksi Beli Asing, Investor Bersiap Panen Cuan
Panggung investasi global turut mencermati rilis kinerja keuangan korporasi raksasa penyedia infrastruktur kecerdasan buatan atau AI
Angga Yudha Pratama - Senin, 20 Juli 2026
IHSG Menguat Pagi Ini Akibat Guyuran Aksi Beli Asing, Investor Bersiap Panen Cuan
Indonesia
IHSG Mengamuk Naik 1,10 Persen Hari Ini, Saham Perbankan Big Caps Jadi Mesin Pencetak Cuan
Berbagai bursa utama kawasan Asia justru menderita koreksi tajam hingga beberapa persen pada waktu bersamaan
Angga Yudha Pratama - Jumat, 17 Juli 2026
IHSG Mengamuk Naik 1,10 Persen Hari Ini, Saham Perbankan Big Caps Jadi Mesin Pencetak Cuan
Indonesia
Aturan Baru MSCI Siap Jegal Saham Gorengan, Bakal Pengaruhi Aliran Dana Asing di Bursa Efek
Emiten berkategori EPI namun memiliki rasio FIF tinggi mendapatkan perlakuan istimewa sehingga tetap berpeluang masuk ke dalam radar indeks utama
Angga Yudha Pratama - Jumat, 17 Juli 2026
Aturan Baru MSCI Siap Jegal Saham Gorengan, Bakal Pengaruhi Aliran Dana Asing di Bursa Efek
Bagikan