Identitas 4 Korban Tewas Longsor Sampah Bantargebang, 2 Orang Sopir Truk

Wisnu CiptoWisnu Cipto - Senin, 09 Maret 2026
Identitas 4 Korban Tewas Longsor Sampah Bantargebang, 2 Orang Sopir Truk

Area Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Bantargebang, Bekasi, Jawa Barat, yang longsor pada Minggu (8/3/2026). ANTARA/HO-DLH DKI Jakarta.

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com – Peristiwa tragis terjadi di Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Bantargebang, Kota Bekasi, Minggu (8/3). Longsoran sampah menimbun warung kopi dan sejumlah truk sampah yang sedang beroperasi.

Total ada sekitar 10 orang yang menjadi korban, terdiri dari lima sopir truk sampah dan lima warga sekitar yang beraktivitas sebagai pemulung.

Kapolres Metro Bekasi Kota Kombes Polisi Kusumo Wahyu Bintoro mengonfirmasi saat ini telah menemukan empat orang korban meninggal dunia dan dua sopir truk berhasil selamat saat dievakuasi.

Baca juga:

2 Perempuan dan Seorang Pria Tewas Akibat Longsor ‘Gunung’ Sampah Bantargebang, Polisi Duga Ada Korban Lain Masih Tertimbun

“Korban meninggal dunia masing-masing berinisial S (60) seorang pedagang kopi di lokasi, EW (26) pemulung, DS (22) sopir truk asal Semper Barat, Cilincing, Jakarta Utara, dan IS (40) yang juga bekerja sebagai sopir truk,” kata Kusumo, dalam keterangannya kepada media, dikutip Senin (9/3).

Identitas dan Profil 4 Korban Tewas

Berdasarkan hasil penelusuran di lapangan berikut nama lengkap keempat korban meninggal dunia itu:

  1. Sumine (60), pedagang kopi di lokasi
  2. Enda Widayanti (25), pemilik warung
  3. Dedi Sutrisno (22), sopir truk asal Semper Barat, Cilincing, Jakarta Utara
  4. Irwan Suprihatin (40), sopir truk

Dilansir dari Antara, dua korban yang berhasil ditemukan selamat bernama Setiabudi dan Johan, keduanya sopir truk. Adapun, tiga orang lainnya saat ini diduga masih terjebak dalam reruntuhan longsoran sampah.

Baca juga:

Sopir Dinas LH Meninggal Kelelahan Antre, Pemprov DKI Rombak Jadwal Pembuangan Sampah di Bantar Gebang

Waspadai Longsor Susulan

Polisi menduga longsor dipicu hujan lebat dengan durasi lama yang menyebabkan tumpukan sampah tidak stabil. Kerugian materi masih dalam proses pendataan.

Kapolres Kusumo juga mengimbau masyarakat sekitar TPST) Bantargebang agar tetap waspada dan segera melapor jika menemukan tanda-tanda bahaya.

“Kami fokus pada pencarian korban dan memastikan tidak ada longsor susulan yang membahayakan warga,” tandas perwira polisi berpangkat melati tiga itu. (*)

#TPST BantarGebang #Longsor #Sampah
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Wisnu Cipto

Jurnalis dan penulis profesional selama dua dekade di industri media, mulai dari koran, televisi, hingga konten digital. Lulusan FISIP UI terlatih merangkai kata-kata terkait isu sosial-budaya-politik-hukum secara akurat dan relevan bagi pembaca, dengan kiblat kode etik jurnalistik dan verifikasi-verifikasi-verifikasi ... Pemegang sertifikasi kompetensi dari Lembaga Pers Dr.Soetomo (LPDS), yang coba terus belajar berkarya dengan 'hati'.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
Pemprov DKI Targetkan 9.000 Sekolah Jalankan Program Pengelolaan Sampah Elektronik
SMA Negeri 68 Jakarta Pusat menjadi titik awal pelaksanaan program E-Waste School Movement.
Dwi Astarini - Selasa, 22 September 2026
Pemprov DKI Targetkan 9.000 Sekolah Jalankan Program Pengelolaan Sampah Elektronik
Indonesia
Aksi Nyata JHL Group Sapu Bersih Sampah Sungai Cisadane Jelang World Cleanup Day 2026
Menyambut World Cleanup Day 2026, JHL Group dan Banksasuci menggelar aksi bersih-bersih Sungai Cisadane lewat program Impactful Ecosystem. Simak aksi selengkapnya!
Wisnu Cipto - Sabtu, 19 September 2026
Aksi Nyata JHL Group Sapu Bersih Sampah Sungai Cisadane Jelang World Cleanup Day 2026
Dunia
Seorang Perempuan Selamat Setelah 10 Hari Tertimbun di Bawah Reruntuhan Lonsor Nepal
Perempuan berusia 64 tahun itu diselamatkan dari lantai teratas sebuah bangunan empat lantai yang tertimbun reruntuhan di Betrawati, Nuwakot
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 15 September 2026
Seorang Perempuan Selamat Setelah 10 Hari Tertimbun di Bawah Reruntuhan Lonsor Nepal
Indonesia
Area TPAS Galuda Bogor Terbakar Meluas, Asap Masih Keluar Dari Gundukan Sampah Puluhan Tahun
Petugas membongkar setiap gundukan menggunakan alat berat, kemudian menyemprot dan mendinginkannya sebelum menutup kembali bagian tersebut.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 11 September 2026
Area TPAS Galuda Bogor Terbakar Meluas, Asap Masih Keluar Dari Gundukan Sampah Puluhan Tahun
Indonesia
Jakarta Hasilkan 9.000 Ton Sampah Sehari, DPRD Buka Opsi Buangan Hotel hingga Restoran Dikelola di Luar
Wilayah sekitar Jakarta seperti Tangerang dan Bekasi dapat menjadi salah satu opsi lokasi pengelolaan sampah.
Dwi Astarini - Selasa, 01 September 2026
Jakarta Hasilkan 9.000 Ton Sampah Sehari, DPRD Buka Opsi Buangan Hotel hingga Restoran Dikelola di Luar
Indonesia
Pramono Anung Ungkap Jakarta Hasilkan 9.000 Ton Sampah per Hari, Gerakan Pilah Mulai Berdampak
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menyebut Jakarta menghasilkan lebih dari 9.000 ton sampah per hari. Gerakan pilah sampah naik menjadi 23,14 persen.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 01 September 2026
Pramono Anung Ungkap Jakarta Hasilkan 9.000 Ton Sampah per Hari, Gerakan Pilah Mulai Berdampak
Indonesia
Pemkot Solo Dapat Hibab Rp 107 Miliar Buat Tangani Sampah Dari Hulu Sampai Hilir
Program ini untuk perubahan perilaku dan fokus penanganan sampah dari sumber sampah serta perbaikan tata kelola sampah terintegrasi.
Alwan Ridha Ramdani - Minggu, 30 Agustus 2026
Pemkot Solo Dapat Hibab Rp 107 Miliar Buat Tangani Sampah Dari Hulu Sampai Hilir
Indonesia
Enam Perusahaan Penyedia Jasa Kebersihan Disanksi Denda Rp 10 Juta akibat tak Sesuai Izin
. Setiap pihak yang menghasilkan, mengangkut, maupun mengelola sampah harus dapat mempertanggungjawabkan alur penanganannya.
Dwi Astarini - Jumat, 28 Agustus 2026
Enam Perusahaan Penyedia Jasa Kebersihan Disanksi Denda Rp 10 Juta akibat tak Sesuai Izin
Indonesia
Ratusan Orang Hilang Termasuk 250 WNA Dalam Bencana Longsor di Nepal
Jumlah orang yang hilang setelah bencana longsor lumpur di dekat perlintasan perbatasan Gyirong (Jilong) antara China dan Nepal bertambah menjadi 558 orang
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 27 Agustus 2026
Ratusan Orang Hilang Termasuk 250 WNA Dalam Bencana Longsor di Nepal
Indonesia
PSI Ngaku Heran, masih Banyak TPS Ilegal Besar di Jakarta
Seharusnya pemda sudah menertibkan TPS ilegal jauh-jauh hari.
Dwi Astarini - Kamis, 13 Agustus 2026
PSI Ngaku Heran, masih Banyak TPS Ilegal Besar di Jakarta
Bagikan