IdeaFest 2024 Kembali Digelar, Usung Tema 'i' sebagai Inklusifitas Industri Kreatif

Soffi AmiraSoffi Amira - Rabu, 24 Juli 2024
IdeaFest 2024 Kembali Digelar, Usung Tema 'i' sebagai Inklusifitas Industri Kreatif

IdeaFest 2024 kembali digelar dengan rangkaian program menarik. (Foto: Dok/IdeaFest)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com – Memasuki perayaan ke-13, IdeaFest 2024 kembali hadir. Kali ini, IdeaFest mengusung tema ‘i’ yang menggambarkan karakter setiap individu dari generasi, kemudian haus akan wawasan dan ide inovatif, dalam upaya mendorong perkembangan industri kreatif.

“IdeaFest terus berevolusi menjadi platform inklusif yang memberdayakan para pelaku industri kreatif untuk mengembangkan kekayaan intelektual mereka,” ucap Co-Chair IdeaFest, Desy Bachir dalam konferensi pers yang digelar Rabu (24/7).

Lebih lanjut, simbol ‘I’ dalam tema kali ini memiliki makna penting sebagai perwujudan individu-individu yang punya segudang ide, inovatif, berintegritas, dan menginspirasi. Lalu, memberikan kontribusi nyata bagi pertumbuhan dan pemahaman kolektif di sekitarnya.

Selama tiga hari, IdeaFest 2024 akan menghadirkan berbagai program menarik, seperti IdeaTalks, IdeaFest X, Comedy, IdeaFriends Forum, IdeaFest Night, Experiential Expo, Creative Market, Food Market oleh Semasa, hingga Content Expo.

Baca juga:

Hatching Academy Gandeng LUCT Tingkatkan Standar Pendidikan Kreatif Indonesia

Sejumlah tokoh ternama akan hadir di IdeaFest 2024
Sejumlah tokoh ternama akan hadir di IdeaFest 2024. Foto: IdeaFest

Selain itu, ada lebih dari 400 pembicara dan 140 sesi yang digelar. Acara ini memberikan kesempatan bagi para pelaku industri kreatif untuk mengeksplorasi peluang baru, berinovasi di berbagai disiplin ilmu, serta menjalin hubungan yang berdampak positif dan berkelanjutan.

Pada gelaran IdeaFest 2024, sejumlah tokoh ternama akan hadir, seperti Kiyoung Kang (ADLV), Shintaro Murakami (Dentsu Creative Lab), Mikael Jasin (2024 World Barista Champion), Cinta Laura (Entertainer and Sociopreneur), Afutami (Think Policy), Deddy Corbuzier, Alissa Wahid (Psikolog), Aliyah Natasya (DNA Finance), Gunawan Lo Semasa), dan Ivan Gunawan (Fashion Designer).

Tak lupa juga, ada Nazira C Noer (POPLICIST Publicist), Renaldi Perdana Kusuma (Tenue de Attire), Ritchie Ned Hansel (ADGI), Teguh Wicaksono (VIDIO), Tita Djumaryo (Ganara Art), Trivet Sembel (VOLIX Group), dan masih banyak lainnya.

IdeaFest 2024 akan digelar pada 27-29 September 2024. Untuk harga tiketnya sendiri, dibanderol mulai dari Rp 229 ribu. (far)

Baca juga:

We The Fest 2024 Berikan Banyak Kenangan untuk Para Penikmat Musik Indonesia

#Ide Kreatif #Industri Kreatif #Ideafest
Bagikan
Ditulis Oleh

Febrian Adi

part-time music enthusiast. full-time human.

Berita Terkait

ShowBiz
IdeaFest 2026 Kembali Digelar, Angkat Tema 'ReHumanize' di Tengah Era AI
IdeaFest 2026 akan kembali digelar pada 4-6 September. Festival kreatif ini akan mempertemukan berbagai tokoh dari industri.
Soffi Amira - Kamis, 14 Mei 2026
IdeaFest 2026 Kembali Digelar, Angkat Tema 'ReHumanize' di Tengah Era AI
Indonesia
Habiburokhman Apresiasi Vonis Bebas Amsal Sitepu, Sebut Sesuai Keadilan
Komisi III DPR mengapresiasi vonis bebas Amsal Sitepu oleh Pengadilan Negeri Medan. Putusan itu mencerminkan rasa keadilan di masyarakat.
Soffi Amira - Rabu, 01 April 2026
Habiburokhman Apresiasi Vonis Bebas Amsal Sitepu, Sebut Sesuai Keadilan
Indonesia
Kasus Videografer Amsal Sitepu, Cak Imin: Kreativitas Tidak Boleh Dihargai Nol
Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat, Muhaimin Iskandar, menyoroti kasus videografer Amsal Sitepu. Ia meminta kreativitas dihargai.
Soffi Amira - Selasa, 31 Maret 2026
Kasus Videografer Amsal Sitepu, Cak Imin: Kreativitas Tidak Boleh Dihargai Nol
Indonesia
Jaksa Nilai Ide Kreatif Rp 0, Cak Imin: Kekeliruan Serius Rusak Fondasi Ekonomi Kreatif
Cak Imin mengingatkan bahwa arah kebijakan hari ini akan menentukan masa depan ekosistem kreatif Indonesia.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 31 Maret 2026
Jaksa Nilai Ide Kreatif Rp 0, Cak Imin: Kekeliruan Serius Rusak Fondasi Ekonomi Kreatif
Indonesia
Awal Mula Kerja Kreatif Amsal Bikin Profil Desa Berujung Pidana
Kasus ini dapat diselesaikan secara adil dan tidak menimbulkan ketakutan bagi pelaku ekonomi kreatif untuk bekerja sama dengan pemerintah.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 30 Maret 2026
Awal Mula Kerja Kreatif Amsal Bikin Profil Desa Berujung Pidana
Indonesia
Pemidanaan Videografer Amsal Bakal Matikan Semangat Ekonomi Kreatif
Beberapa komponen pekerjaan seperti ide, editing, hingga penggunaan peralatan dinilai nol oleh auditor dan jaksa penuntut umum.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 30 Maret 2026
Pemidanaan Videografer Amsal Bakal Matikan Semangat Ekonomi Kreatif
Indonesia
Komisi III DPR Soroti Praktik Penentuan Harga Dalam Industri Kreatif di Kasus Videografer Amsal
Sejumlah pihak lain turut diundang, termasuk perwakilan dari komunitas ekonomi kreatif yang memberikan advokasi kepada Amsal.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 30 Maret 2026
Komisi III DPR Soroti Praktik Penentuan Harga Dalam Industri Kreatif di Kasus Videografer Amsal
Indonesia
Curhat Videografer Amsal Dituduh Mark Up Anggaran dan Diadili Karena Jual Jasa Kreatif
Total biaya jasa kreatif yang diajukan mencapai sekitar Rp 5,9 juta. Namun, seluruh komponen tersebut tidak diakui nilainya oleh auditor dan kemudian dimasukkan dalam pertimbangan jaksa penuntut umum.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 30 Maret 2026
Curhat Videografer Amsal Dituduh Mark Up Anggaran dan Diadili Karena Jual Jasa Kreatif
Indonesia
Pagi Ini, Komisi III DPR Panggil Jaksa di Kasus Videografer Amsal Sitepu
Proses hukum ini telah menyedot perhatian publik, karena dinilai sebagai bagian kriminalisasi pekerja kreatif.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 30 Maret 2026
Pagi Ini, Komisi III DPR Panggil Jaksa di Kasus Videografer Amsal Sitepu
Fun
Ajang Artwork 'Scream of The Sirens' Ajak Seniman Suarakan Ekspresi Lewat Karya
Lawless Jakarta dan Magnumotion menggelar kompetisi seni Scream of The Sirens dengan total hadiah Rp50 juta, iPad Pro, dan peluang magang bagi peserta.
Ananda Dimas Prasetya - Sabtu, 14 Maret 2026
Ajang Artwork 'Scream of The Sirens' Ajak Seniman Suarakan Ekspresi Lewat Karya
Bagikan