ICW Minta Pejabat Pemprov DKI Laporkan Harta Kekayaannya ke KPK

Ana AmaliaAna Amalia - Kamis, 05 Februari 2015
ICW Minta Pejabat Pemprov DKI Laporkan Harta Kekayaannya ke KPK

ANTARA FOTO

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih Nasional - Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahja Purnama alias Ahok berencana menaikan gaji Pegawai Negeri Sipil (PNS) DKI Jakarta hingga puluhan juta rupiah. Hal ini dilakukan Ahok dalam upaya meminimalisir tindak korupsi di lingkungan Pemprov DKI Jakarta

Salah seorang aktivis Indonesia Curruption Watch (ICW) Nida Zidny Paradhisa mengatakan, Ahok sendiri sudah mengupayakan untuk mencegah perilaku korupsi. Ahok melakukannya dengan cara memperluas pejabat DKI wajib menyampaikan laporan harta kekayaan penyelenggara negara (LHKPN).

"Hal ini ditegaskan melalu Pergub No. 260 Tahun 2014 tentang perubahan Pergub No. 85 Tahun 2013 tentang kewajiban LHKPN di lingkungan Permrov DKI Jakarta," kata Nida, Kamis (5/2).

Menurut Nida, beberapa pejabat dan pegawai yang termasuk wajib LHKPN adalah seperti Kepala Sekolah, PNS pada Dinas Pelayanan Pajak, Badan Pelayanan Satu pintu dan Badan Pelayanan Pengadaan Barang/Jasa. Menurut Nida, ICW sendiri sudah mendapatkan data pejabat DKI Jakarta yang wajib melaporkan LHKPN kepada Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

BACA JUGA: Kabareskrim Budi Waseso Jadi Komjen, Wakapolri: Sah Seratus Persen

"Berdasarkan data dari KPK terdapat 197 orang pejabat di lingkungan Pemrov DKI (Pejabat Pemrov dan BUMD) yang wajb mengisi LHKPN (berdasarkan Peregub No. 85 Tahun 2013," katanya.

Menurut Nida, dari total tersebut, hanya sebanyak 104 pejabat atau 52,8 persen yang baru menyampaikan LHKPN sampai akhir 2014. Sisanya, sebanyak 93 orang atau 47,2 persen yang belum menyerahkan LHKPN ke KPK. Jadi tingkat kepatuhan pejabat DKI atas Pergub No. 85 tahun 2013 masih sangat rendah.

Selain itu, Nida menyebutkan bahwa total kekayaan 102 pejabat Pemrov DKI mencapai Rp 680,3 miliar. Dengan demikian, rata-rata total harta kekayaan pejabat DKI adalah sekitar Rp 7 milir perorang. Harta dengan nilai terbesar, kata Nida, berasal dari harta tidak bergerak berupa tanah dan bangunan mencapai Rp 290 miliar.

"Posisi kedua berasal dari harta berupa surat berharga sebesar Rp 240 miliar dan giro setara kas lainnya mencapai Rp 11 miliar. Sementara kendaraan dan transportasi hanya menyumbang sebesar Rp 41 miliar dari total kekayaan tersebut," jelas Nida. (cpy)

 

BERITA LAINNYA:

Polres Jaksel Cari Polisi Penabrak Siswi SMK

Kronologi Senggolan Bus Polisi yang Berujung Maut

#ICW #Gubernur DKI Jakarta
Bagikan
Ditulis Oleh

Ana Amalia

Happy life happy me

Berita Terkait

Indonesia
ICW Bongkar Dugaan Mark Up Rp 49,5 Miliar di Proyek Sertifikasi Halal BGN
ICW membongkar adanya dugaan mark up proyek sertifikasi halal BGN. ICW pun meminta KPK menyelidiki proyek tersebut.
Soffi Amira - Kamis, 07 Mei 2026
ICW Bongkar Dugaan Mark Up Rp 49,5 Miliar di Proyek Sertifikasi Halal BGN
Indonesia
Pramono Ungkap RW Kumuh di Jakarta Turun 52 Persen, Tapi Masih Tersisa 211 Titik
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengungkap jumlah RW kumuh di Jakarta turun 52,58% sejak 2017. Masih ada 211 RW kumuh yang jadi fokus penanganan Pemprov DKI.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 07 Mei 2026
Pramono Ungkap RW Kumuh di Jakarta Turun 52 Persen, Tapi Masih Tersisa 211 Titik
Indonesia
ICW Soroti LHKPN Prabowo Belum Muncul di Situs KPK, Transparansi Dipertanyakan
ICW menyoroti LHKPN Prabowo dan 38 pejabat Kabinet Merah Putih. LHKPN tersebut belum muncul di situs KPK.
Soffi Amira - Rabu, 06 Mei 2026
ICW Soroti LHKPN Prabowo Belum Muncul di Situs KPK, Transparansi Dipertanyakan
Indonesia
Gubernur Pramono Serukan Pembersihan Masal Ikan Sapu-sapu, Bukan Hanya di Jakarta Pusat
Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung Wibowo menginstruksikan jajaran untuk melakukan pembersihan ikan sapu-sapu di seluruh wilayah Ibu Kota.
Frengky Aruan - Minggu, 12 April 2026
Gubernur Pramono Serukan Pembersihan Masal Ikan Sapu-sapu, Bukan Hanya di Jakarta Pusat
Indonesia
ASN Jakarta Pakai Mobil Dinas ke Puncak, Pramono Anung: Sudah Ditegur
ASN DKI Jakarta kedapatan menggunakan mobil dinas di Puncak Bogor. Pramono Anung menegaskan tidak ada toleransi, BPAD beri teguran dan lakukan evaluasi.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 07 April 2026
ASN Jakarta Pakai Mobil Dinas ke Puncak, Pramono Anung: Sudah Ditegur
Indonesia
Gubernur Pramono Dukung Rencana Presiden Prabowo Bangun Hunian Layak bagi Warga Bantaran Rel di Senen
Menurut Pramono, keberadaan warga yang tinggal di fasilitas umum, termasuk di pinggir rel maupun tempat pemakaman umum (TPU), menjadi persoalan lama di Jakarta.
Frengky Aruan - Sabtu, 28 Maret 2026
Gubernur Pramono Dukung Rencana Presiden Prabowo Bangun Hunian Layak bagi Warga Bantaran Rel di Senen
Indonesia
Pendatang di Jakarta Pascalebaran Bisa Sampai 12 Ribu Orang, Gubernur Pramono: Tidak Ada Operasi Yustisia
Pramono hanya mengingatkan pendatang harus punya kesiapan diri yang bagus dan kemampuan untuk bekerja.
Frengky Aruan - Jumat, 27 Maret 2026
Pendatang di Jakarta Pascalebaran Bisa Sampai 12 Ribu Orang, Gubernur Pramono: Tidak Ada Operasi Yustisia
Indonesia
Gubernur Pramono Tegaskan Jakarta Terbuka bagi Siapa Pun Pendatang dengan Catatan
“Jadi bagi siapapun warga negara Indonesia yang mau datang ke Jakarta, Jakarta terbuka, tetapi Jakarta tentunya juga mensyaratkan orang untuk bekerja itu harus dengan kapasitas, kapabilitas, atau yang menjadi kebutuhan,” kata Pramono.
Frengky Aruan - Rabu, 25 Maret 2026
Gubernur Pramono Tegaskan Jakarta Terbuka bagi Siapa Pun Pendatang dengan Catatan
Indonesia
Gubernur Pramono Ancam Kasih Hukuman untuk ASN Pemprov DKI yang Telat dan Bolos Kerja Pasca WFA Lebaran
Pramono Anung juga memberikan tanggapan soal penerapan work from home (WFH) selama satu hari dalam sepekan.
Frengky Aruan - Rabu, 25 Maret 2026
Gubernur Pramono Ancam Kasih Hukuman untuk ASN Pemprov DKI yang Telat dan Bolos Kerja Pasca WFA Lebaran
Indonesia
Lebaran 2026, Pramono Anung Gelar Open House dan Siapkan Halalbihalal di Balai Kota Jakarta
Gubernur Jakarta akan menggelar open house Lebaran di Balai Kota pada hari pertama Idulfitri 2026. Ia memastikan bersama Rano Karno tetap berada di Jakarta.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 11 Maret 2026
Lebaran 2026, Pramono Anung Gelar Open House dan Siapkan Halalbihalal di Balai Kota Jakarta
Bagikan