ICMI Desak Pemerintah Tiongkok Hargai Solidaritas Dunia Terhadap Muslim Uighur

Eddy FloEddy Flo - Sabtu, 28 Desember 2019
 ICMI Desak Pemerintah Tiongkok Hargai Solidaritas Dunia Terhadap Muslim Uighur

Ketua Umum ICMI Jimly Asshiddiqie. (MP/Ponco Sulaksono)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.Com - Masifnya perhatian dunia atas dugaan pelanggaran HAM terhadap minoritas Muslim Uighur seyogyanya mendapat respons yang baik dari pemerintah Tiongkok.

Menurut Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia (ICMI) persoalan minoritas muslim Uighur bukan lagi masalah domestik Tiongkok namun sudah menjadi perhatian dari umat Muslim seluruh dunia.

Baca Juga:

Kepung Kedubes Tiongkok, Massa Serukan Tiongkok Hentikan Kezaliman Atas Etnis Uighur

Atas dasar itu, ICMI mendesak pemerintah Tiongkok yang menanggapi secara baik-baik perasaan dunia Islam terkait dugaan persekusi dan diskriminasi terhadap muslim Uighur.

"Intinya pemerintah Tiongkok harus merespons secara baik perasaan dunia Islam, terlepas dari banyaknya hoax. Tetapi laporan-laporan yang akurat tentang perlakuan-perlakuan tidak adil kepada warga Uighur juga banyak," kata Ketua Umum ICMI Prof. Dr. Jimly Asshiddiqie dalam Konpers: Refleksi Akhir Tahun dan Rekomendasi Silaknas ICMI tahun 2019 di ICMI Center Jakarta, Jumat (27/12).

Aksi bela muslim uighur di Kedubes Tiongkok Jakarta
Aksi Bela Muslim Uighur di depan Kedubes Tiongkok, Jakarta, Jumat (27/12) (MP/Kanu)

Jimly mengemukakan bahwa perang dagang yang terjadi antara Amerika Serikat dan Tiongkok seharusnya mendorong negara Komunis itu untuk mencoba menarik simpati dari pihak lain, termasuk dunia Islam.

Oleh karena itu, untuk dapat menarik simpati dunia Islam, pemerintahan tersebut seharusnya memberi perhatian khusus dengan membuat perlakuan yang manusiawi kepada warga mereka sendiri, khususnya warga Uighur.

"Jangan diperlakukan melanggar batas-batas kemanusiaan," ujarnya.

Dugaan persekusi dan diskriminasi terhadap muslim Uighur, tambahnya, telah melanggar hak asasi manusia (HAM) yang bersifat universal dan diakui di seluruh dunia.

Dugaan aksi kekerasan tersebut telah menimbulkan banyak kekhawatiran di dunia Islam, termasuk Indonesia.

Oleh karena itu, pemerintah Tiongkok tidak hanya harus menarik perhatian dunia Islam untuk dapat berhubungan baik, tetapi juga harus memerhatikan aspirasi umat manusia di seluruh dunia.

Baca Juga:

Tidak Tegas Bela Muslim Uighur, Wibawa Pemerintah Indonesia Dipertanyakan

"Karena kasus-kasus yang dihadapi di Tiongkok bukan hanya dialami oleh umat Islam saja," tegas Jilmy sebagaimana dilansir Antara.

Negara komunis Tiongkok berpotensi tidak hanya membatasi kebebasan muslim untuk beribadah, tetapi juga terhadap umat agama lain.

Oleh karena itu, sepanjang kegiatan ibadah tersebut tidak mengganggu politik pemerintahan, ICMI mengimbau Tiongkok untuk membuka ruang bebas untuk menjalankan agama masing-masing.(*)

Baca Juga:

Indonesia Tak Bisa Campuri Urusan Domestik Tiongkok Soal Minoritas Muslim Uighur

#Umat Muslim #Tiongkok #Jimly Asshiddiqie #ICMI
Bagikan
Ditulis Oleh

Eddy Flo

Simple, logic, traveler wanna be, LFC and proud to be Indonesian

Berita Terkait

Fun
10 Rekomendasi Ucapan Selamat Idul Adha, Simpel tapi Menyentuh
10 ucapan Idul Adha simpel, singkat, dan menyentuh hati yang bisa dibagikan untuk mempererat silaturahmi.
Wisnu Cipto - Rabu, 27 Mei 2026
10 Rekomendasi Ucapan Selamat Idul Adha, Simpel tapi Menyentuh
Indonesia
Menag Ingatkan Umat Nilai-Nilai Ramadan jangan Sampai Hilang setelah Lebaran 2026
Ramadan merupakan proses pembentukan karakter yang mencakup penguatan nilai kejujuran, keadilan, kebersamaan, dan toleransi.
Dwi Astarini - Rabu, 25 Maret 2026
Menag Ingatkan Umat Nilai-Nilai Ramadan jangan Sampai Hilang setelah Lebaran 2026
Berita Foto
Warga Berburu Busana Muslim di Pasar Tasik Jelang Hari Raya Idul Fitri 1447 H
Pembeli memilih busana muslim di Pasar Tasik, Cideng, Jakarta Pusat, Kamis (9/3/2026).
Didik Setiawan - Senin, 09 Maret 2026
Warga Berburu Busana Muslim di Pasar Tasik Jelang Hari Raya Idul Fitri 1447 H
Indonesia
Tugas Komisi Percepatan Reformasi Polri Selesai, Puluhan Peraturan Kapolri Perlu Direvisi,
Opsi-opsi terkait pengaturan kelembagaan Polri akan disampaikan terlebih dahulu kepada Presiden sebelum diputuskan.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 06 Maret 2026
Tugas Komisi Percepatan Reformasi Polri Selesai, Puluhan Peraturan Kapolri Perlu Direvisi,
Indonesia
Ketua Tim Reformasi Polri: Putusan MK soal UU Pers Sejalan dengan Upaya Kurangi Kriminalisasi Wartawan
Jimly Asshiddiqie menilai putusan MK soal UU Pers sejalan dengan upaya mengurangi kriminalisasi wartawan dan menempatkan pidana sebagai ultimum remedium.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 20 Januari 2026
Ketua Tim Reformasi Polri: Putusan MK soal UU Pers Sejalan dengan Upaya Kurangi Kriminalisasi Wartawan
Dunia
Senator Australia Diskors Setelah Aksi Burka di Parlemen, Dicela dan Disebut Rasis
Ia berupaya mengajukan RUU yang akan melarang penutup wajah penuh di tempat umum.
Dwi Astarini - Selasa, 25 November 2025
Senator Australia Diskors Setelah Aksi Burka di Parlemen, Dicela dan Disebut Rasis
Indonesia
Prabowo Perintahkan Menteri Gerak Cepat Lakukan Hilirisasi, Kerjasama Dengan China
Prabowo menekankan pentingnya kerjasama antar negara, seperti yang dilakukan Indonesia dan Tiongkok.
Alwan Ridha Ramdani - Minggu, 29 Juni 2025
Prabowo Perintahkan Menteri Gerak Cepat Lakukan Hilirisasi, Kerjasama Dengan China
Indonesia
PM Tiongkok Datang ke Indonesia, HBKB Sudirman-Thamrin Dihentikan Sementara
Peniadaan HBKB itu mempertimbangkan kepentingan kenegaraan
Angga Yudha Pratama - Jumat, 23 Mei 2025
PM Tiongkok Datang ke Indonesia, HBKB Sudirman-Thamrin Dihentikan Sementara
Indonesia
Kisah Pasutri Penjual Pisang Goreng yang Berhasil Naik Haji Tahun ini, Menanti Belasan Tahun
Usaha mereka menabung selama 20 tahun mengantarkan mereka tahun ini ke Arab Saudi tahun ini.
Dwi Astarini - Minggu, 18 Mei 2025
Kisah Pasutri Penjual Pisang Goreng yang Berhasil Naik Haji Tahun ini, Menanti Belasan Tahun
Indonesia
Jakarta Diproyeksikan Bakal Dibajiri Barang dari Tiongkok dan Vietnam
Salah satu yang harus dilakukan yakni memberikan perlindungan pada pegiat Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 09 Mei 2025
Jakarta Diproyeksikan Bakal Dibajiri Barang dari Tiongkok dan Vietnam
Bagikan