Headline

Hujan Deras, Malam Ini Delapan Kelurahan di Jakarta Barat Siaga III

Eddy FloEddy Flo - Rabu, 12 Desember 2018
Hujan Deras, Malam Ini Delapan Kelurahan di Jakarta Barat Siaga III

ilustrasi banjir di Jakarta. (Foto: Ist)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.Com - Hujan deras yang melanda Ibu Kota mulai pagi hingga sore menyebabkan potensi banjir di beberapa wilayah. Bahkan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta mengeluarkan status waspada alias Siaga III untuk sejumlah kelurahan di Jakarta Barat.

Status waspada tersebut dikeluarkan BPBD DKI Jakarta dikarenakan Pintu Air Angke Hulu sejak Rabu (12/12) pukul 19.00 WIB sudah mencapai level 225 centimeter atau Siaga III. Lebih lanjut, BPBD menghimbau warga delapan kelurahan di Jakarta Barat untuk bersiap mengantisipasi datangnya aliran air.

Delapan kelurahan yang dimaksud, antara lain, Rawa Buaya, Cengkareng Timur, Cengkareng Barat, Kembangan Utara,Kedoya Utara, Duri Kosambi, Kapuk, dan Kedung Kaliangke.

Banjir di Jakarta
Sejumlah wilayah DKI Jakarta mulai dikepung banjir (ANTARA FOTO/Risky Andianto)

Tinggi permukaan air di Pintu Air Angke Hulu terus meningkat sejak pukul 15.00 WIB pada tingkatan 130 cm, kemudian 160 cm pada pukul 16.00 WIB, 180 cm pada pukul 17.00 WIB, dan 200 cm pada pukul 18.00 WIB.

Sejak pukul 15.00 WIB-18.00 WIB, kondisi cuaca di kawasan pintu air masih mendung.Namun pada pukul 19.00 WIB, kondisi cuaca mulai gerimis dan tinggi permukaan air sudah masuk Siaga III pada level 225 cm.

Terkait itu, BPBD DKI Jakarta telah menginformasikan camat dan lurah tiap wilayah untuk mempersiapkan jajarannya di saat luapan air mulai membanjiri wilayah tersebut.

Di samping ke jajaran pemerintahan, pihak BPBD juga seperti dilansir Antara telah menyebarkan informasi melalui media sosial Twitter, Facebook, laman resmi, dan grup Whatsapp terkait potensi banjir di delapan kelurahan Jakarta Barat.

Walau demikian, sejak Rabu siang, tiga kelurahan di Jakarta Barat, yaitu Rawa Buaya, Kamal, dan Duri Kosambi sudah digenangi banjir setinggi 10-50 cm.

Banjir di Kamal disebabkan oleh pasang air laut, sementara banjir di Rawa Buaya dan Duri Kosambi terjadi karena hujan deras.(*)

Baca berita menarik lainnya dalam artikel: Harbolnas dan Peluang Ekonomi Digital Indonesia

#Banjir Jakarta #Jakarta Barat #BPBD DKI Jakarta
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Eddy Flo

Simple, logic, traveler wanna be, LFC and proud to be Indonesian
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
Jakarta Kekeringan, BPBD Mulai Pasok Air Bersih ke Warga
Pemerintah sudah menyediakan sarana untuk menambah kedalaman sumur bor. Pemilik rumah hanya perlu menyediakan lokasi serta tempat penampungan air.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 15 September 2026
Jakarta Kekeringan, BPBD Mulai Pasok Air Bersih ke Warga
Indonesia
Krisis Air Bersih Melanda Jaksel, BPBD Kerahkan Mobil Tangki 5.000 Liter
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jakarta Selatan mengerahkan mobil tangki berkapasitas 5.000 liter untuk memasok air bersih kepada warga terdampak.
Yusuf Abdillah - Selasa, 15 September 2026
Krisis Air Bersih Melanda Jaksel, BPBD Kerahkan Mobil Tangki 5.000 Liter
Indonesia
Jakarta Hadapi Kekeringan, DPRD Minta Dinkes Sediakan Air Minum Gratis
Dinkes DKI Jakarta disarankan bekerja sama dengan dinas dan badan usaha milik daerah (BUMD) terkait untuk menyediakan titik-titik pembagian air minum gratis.
Dwi Astarini - Selasa, 15 September 2026
Jakarta Hadapi Kekeringan, DPRD Minta Dinkes Sediakan Air Minum Gratis
Indonesia
Kawasan Slipi kembali Normal, Masyarakat Diminta tak Terprovokasi
Aktivitas warga, termasuk pengguna jalan dan kegiatan masyarakat lainnya, juga berlangsung seperti biasa.
Dwi Astarini - Jumat, 28 Agustus 2026
Kawasan Slipi kembali Normal, Masyarakat Diminta tak Terprovokasi
Indonesia
Ademkan Jakarta, BPBD Bakal Lakukan Operasi Modifikasi Cuaca
BPBD DKI juga terus memperkuat kesiapsiagaan menghadapi musim kering yang diperkirakan masih berlangsung hingga akhir September.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 18 Agustus 2026
Ademkan Jakarta, BPBD Bakal Lakukan Operasi Modifikasi Cuaca
Indonesia
Pesan WA Picu Pembunuhan Sadis Wanita di Jakbar, Pelaku Cemburu Gelap Mata
Polisi ungkap motif pembunuhan wanita di kontrakan Jakbar. Pelaku berinisial E cemburu setelah korban mendapati pesan WhatsApp dari wanita lain. Korban dipukul palu hingga tewas, pelaku ditangkap di Cilandak.
Wisnu Cipto - Jumat, 31 Juli 2026
Pesan WA Picu Pembunuhan Sadis Wanita di Jakbar, Pelaku Cemburu Gelap Mata
Indonesia
APBD DKI Rp 300 Miliar Disiapkan, Warga Kali Krukut dan Cakung Lama Tetap Menolak Pindah
Pemprov DKI Jakarta menyiapkan Rp 300 miliar dalam APBD 2026 untuk pembebasan lahan normalisasi Kali Ciliwung, Krukut, dan Cakung Lama. Target 170 bangunan, namun warga masih enggan pindah ke rusun.
Wisnu Cipto - Sabtu, 11 Juli 2026
APBD DKI Rp 300 Miliar Disiapkan, Warga Kali Krukut dan Cakung Lama Tetap Menolak Pindah
Indonesia
BPBD DKI Peringatkan Potensi Banjir Rob di Jakarta Utara dan Kepulauan Seribu hingga 16 Juli 2026
BPBD DKI Jakarta mengeluarkan peringatan potensi banjir rob di Jakarta Utara dan Kepulauan Seribu pada 16 Juli 2026.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 10 Juli 2026
BPBD DKI Peringatkan Potensi Banjir Rob di Jakarta Utara dan Kepulauan Seribu hingga 16 Juli 2026
Indonesia
Pemain Judol Terbanyak di Cengkareng, Duit Haram Berputar di Jakbar Sampai Rp 600 M
PPATK ungkap Cengkareng, Jakarta Barat, jadi wilayah dengan pemain judi online terbanyak di Jabodetabek. Perputaran uang mencapai Rp600,6 miliar
Wisnu Cipto - Jumat, 26 Juni 2026
Pemain Judol Terbanyak di Cengkareng, Duit Haram Berputar di Jakbar Sampai Rp 600 M
Indonesia
Truk Terguling di Tol Layang Tomang, Macet Parah Sepanjang Jalan S. Parman
Insiden yang terjadi sekitar pukul 04.30 WIB itu memicu kemacetan parah hingga siang hari karena muatan puluhan ton besi tumpah ke jalan arteri.
Wisnu Cipto - Rabu, 24 Juni 2026
Truk Terguling di Tol Layang Tomang, Macet Parah Sepanjang Jalan S. Parman
Bagikan