Hari Kedelapan OMC, Pemprov DKI Fokus Penyemaian Awan di Bogor hingga Tangerang
Pemprov DKI Jakarta lanjutkan operasi modifikasi cuaca. Foto: Dok. BPBD
MerahPutih.com - Pemprov DKI Jakarta melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) kembali melanjutkan pelaksanaan Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) di hari kedelapan.
Langkah merupakan bagian dari upaya mitigasi bencana hidrometeorologi dan pengurangan risiko dampak cuaca ekstrem di wilayah DKI Jakarta.
Pelaksanaan OMC hari kedelapan dilaksanakan melalui tiga sorti penerbangan pesawat CASA 212 A-2105 yang berpangkalan di Bandara Halim Perdanakusuma.
Operasi ini merupakan hasil kolaborasi dan koordinasi antara BPBD Provinsi DKI Jakarta, BNPB, BMKG, dan TNI Angkatan Udara.
Baca juga:
Pemprov DKI Tambah Durasi Operasi Modifikasi Cuaca, Dilakukan hingga 3 Kali Sehari
Penerbangan pertama dengan fokus penyemaian awan di wilayah Bogor. Misi utama pada sorti ini adalah memecah awan potensial pembentuk hujan agar tidak berkembang dan bergerak menuju wilayah DKI Jakarta.
Penyemaian dilakukan pada ketinggian 7.000 kaki, dengan target awan Stratocumulus (Sc) dan Stratus (St), base awan di sekitar 2.500 ft dan top awan 6.000–7.000 ft.
Sorti ini digunakan bahan semai berupa Kalsium Oksida (CaO) sebanyak 800 kilogram. Kondisi meteorologis menunjukkan arah angin dari barat laut, serta teridentifikasi presipitasi pada sektor 230°/18 nautical mile.
Lalu, sorti kedua dilaksanakan pada hari yang sama dengan misi OMC hidrometeorologi DKI Jakarta. Penyemaian awan difokuskan pada wilayah overhead Jakarta, dengan ketinggian penerbangan 5.000–7.000 kaki.
Baca juga:
Modifikasi Cuaca Jakarta Jumat Pagi, Kalsium Oksida Ditebar Sasar Langit Bogor
Area semai berada pada radial 090–360 derajat dengan jarak 10–20 nautical mile dari Halim Perdanakusuma. Pada sorti ini digunakan bahan semai CaO sebanyak 800 kilogram.
Sorti ketiga dilaksanakan dengan fokus penyemaian awan di wilayah overhead Kabupaten Tangerang, pada ketinggian penerbangan 5.000–7.000 kaki.
Area semai berada pada radial 240–300 derajat dengan jarak 10–20 nautical mile dari Halim Perdanakusuma. Bahan semai yang digunakan kembali berupa CaO sebanyak 800 kg.
Kepala Pelaksana BPBD DKI Jakarta, Isnawa Adji mengatakan, bahwa pelaksanaan OMC hari kedelapan merupakan bagian dari strategi pengendalian risiko bencana berbasis mitigasi dini.
Baca juga:
Antisipasi Banjir, BPBD DKI Lakukan Modifikasi Cuaca di Selat Sunda
Isnawa menambahkan, OMC hari kedelapan ini merupakan langkah antisipatif Pemerintah DKI dalam mengurangi potensi dampak curah hujan tinggi dan bencana hidrometeorologi lainnya.
"Seluruh pelaksanaan OMC dilakukan berdasarkan analisis kondisi atmosfer dan pemantauan cuaca secara berkelanjutan, sehingga penyemaian awan dapat diarahkan ke wilayah yang lebih aman dan tidak terkonsentrasi di daratan Jakarta," ujar Isnawa Adji.
Lebih lanjut, Isnawa menegaskan bahwa BPBD Provinsi DKI Jakarta terus melakukan evaluasi harian terhadap efektivitas pelaksanaan OMC serta memperkuat koordinasi lintas instansi guna memastikan kesiapsiagaan menghadapi potensi cuaca ekstrem.
BPBD DKI mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi hujan sedang hingga lebat yang dapat disertai kilat, petir, dan angin kencang.
Masyarakat juga diharapkan berperan aktif menjaga kebersihan lingkungan dan saluran air untuk meminimalisir risiko genangan dan banjir. (Asp)
Bagikan
Asropih
Berita Terkait
Hari Kedelapan OMC, Pemprov DKI Fokus Penyemaian Awan di Bogor hingga Tangerang
Banjir Rendam 126 RT dan 18 Ruas Jalan di Jakarta, Ratusan Warga Mengungsi
Curah Hujan Jakarta Tembus 267 Milimeter, Pramono Sebut Sangat Jarang Terjadi
Kelapa Gading hingga Koja Rawan Banjir, Pemprov DKI Fokus Benahi Kali Cakung Lama
Banjir Meluas di Jakarta, 143 RT dan 16 Ruas Jalan Terendam
Pemprov DKI Tambah Durasi Operasi Modifikasi Cuaca, Dilakukan hingga 3 Kali Sehari
Jakarta Dikepung Cuaca Ekstrem, ASN dan Karyawan Swasta Diizinkan WFH
Modifikasi Cuaca Jangan Cuma Fokus di Jakarta, Daerah Kiri-kanannya Juga Dong
TransJakarta Hentikan Layanan Rute Grogol & Jakut Akibat Banjir, Jalur Sibuk Blok M Dialihkan
Modifikasi Cuaca Jakarta Jumat Pagi, Kalsium Oksida Ditebar Sasar Langit Bogor