Hari Kedelapan OMC, Pemprov DKI Fokus Penyemaian Awan di Bogor hingga Tangerang

Soffi AmiraSoffi Amira - Jumat, 23 Januari 2026
Hari Kedelapan OMC, Pemprov DKI Fokus Penyemaian Awan di Bogor hingga Tangerang

Pemprov DKI Jakarta lanjutkan operasi modifikasi cuaca. Foto: Dok. BPBD

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Pemprov DKI Jakarta melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) kembali melanjutkan pelaksanaan Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) di hari kedelapan.

Langkah merupakan bagian dari upaya mitigasi bencana hidrometeorologi dan pengurangan risiko dampak cuaca ekstrem di wilayah DKI Jakarta.

Pelaksanaan OMC hari kedelapan dilaksanakan melalui tiga sorti penerbangan pesawat CASA 212 A-2105 yang berpangkalan di Bandara Halim Perdanakusuma.

Operasi ini merupakan hasil kolaborasi dan koordinasi antara BPBD Provinsi DKI Jakarta, BNPB, BMKG, dan TNI Angkatan Udara.

Baca juga:

Pemprov DKI Tambah Durasi Operasi Modifikasi Cuaca, Dilakukan hingga 3 Kali Sehari

Penerbangan pertama dengan fokus penyemaian awan di wilayah Bogor. Misi utama pada sorti ini adalah memecah awan potensial pembentuk hujan agar tidak berkembang dan bergerak menuju wilayah DKI Jakarta.

Penyemaian dilakukan pada ketinggian 7.000 kaki, dengan target awan Stratocumulus (Sc) dan Stratus (St), base awan di sekitar 2.500 ft dan top awan 6.000–7.000 ft.

Sorti ini digunakan bahan semai berupa Kalsium Oksida (CaO) sebanyak 800 kilogram. Kondisi meteorologis menunjukkan arah angin dari barat laut, serta teridentifikasi presipitasi pada sektor 230°/18 nautical mile.

Lalu, sorti kedua dilaksanakan pada hari yang sama dengan misi OMC hidrometeorologi DKI Jakarta. Penyemaian awan difokuskan pada wilayah overhead Jakarta, dengan ketinggian penerbangan 5.000–7.000 kaki.

Baca juga:

Modifikasi Cuaca Jakarta Jumat Pagi, Kalsium Oksida Ditebar Sasar Langit Bogor

Area semai berada pada radial 090–360 derajat dengan jarak 10–20 nautical mile dari Halim Perdanakusuma. Pada sorti ini digunakan bahan semai CaO sebanyak 800 kilogram.

Sorti ketiga dilaksanakan dengan fokus penyemaian awan di wilayah overhead Kabupaten Tangerang, pada ketinggian penerbangan 5.000–7.000 kaki.

Area semai berada pada radial 240–300 derajat dengan jarak 10–20 nautical mile dari Halim Perdanakusuma. Bahan semai yang digunakan kembali berupa CaO sebanyak 800 kg.

Kepala Pelaksana BPBD DKI Jakarta, Isnawa Adji mengatakan, bahwa pelaksanaan OMC hari kedelapan merupakan bagian dari strategi pengendalian risiko bencana berbasis mitigasi dini.

Baca juga:

Antisipasi Banjir, BPBD DKI Lakukan Modifikasi Cuaca di Selat Sunda

Isnawa menambahkan, OMC hari kedelapan ini merupakan langkah antisipatif Pemerintah DKI dalam mengurangi potensi dampak curah hujan tinggi dan bencana hidrometeorologi lainnya.

"Seluruh pelaksanaan OMC dilakukan berdasarkan analisis kondisi atmosfer dan pemantauan cuaca secara berkelanjutan, sehingga penyemaian awan dapat diarahkan ke wilayah yang lebih aman dan tidak terkonsentrasi di daratan Jakarta," ujar Isnawa Adji.

Lebih lanjut, Isnawa menegaskan bahwa BPBD Provinsi DKI Jakarta terus melakukan evaluasi harian terhadap efektivitas pelaksanaan OMC serta memperkuat koordinasi lintas instansi guna memastikan kesiapsiagaan menghadapi potensi cuaca ekstrem.

BPBD DKI mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi hujan sedang hingga lebat yang dapat disertai kilat, petir, dan angin kencang.

Masyarakat juga diharapkan berperan aktif menjaga kebersihan lingkungan dan saluran air untuk meminimalisir risiko genangan dan banjir. (Asp)

#Modifikasi Cuaca #BPBD DKI Jakarta #Pemprov DKI Jakarta #Cuaca Ekstrem
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
PAM Jaya Raih Penghargaan Gubernur DKI Jakarta 2026 Bidang Kearsipan
PAM Jaya meraih Penghargaan Gubernur DKI Jakarta Bidang Kearsipan 2026 dengan predikat AA atau Sangat Memuaskan.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 15 Oktober 2026
PAM Jaya Raih Penghargaan Gubernur DKI Jakarta 2026 Bidang Kearsipan
Indonesia
BMKG Ungkap Alasan Utama Kenapa Suhu Panas Hari Ini Terasa Begitu Menyengat
Penasaran kenapa cuaca panas hari ini terasa sangat menyengat? Cek penjelasan lengkap BMKG soal puncak kemarau, El Nino 2026, hingga efek aspal Jakarta!
Angga Yudha Pratama - Rabu, 14 Oktober 2026
BMKG Ungkap Alasan Utama Kenapa Suhu Panas Hari Ini Terasa Begitu Menyengat
Indonesia
Bank Jakarta Siapkan Potensi Pembiayaan Rp 5,87 Triliun untuk Proyek Strategis DKI
Bank Jakarta menyiapkan Rp 5,87 triliun untuk proyek strategis DKI. Hal ini melalui kerja sama dengan BUMD, BUMN, hingga perangkat daerah DKI Jakarta.
Soffi Amira - Selasa, 13 Oktober 2026
Bank Jakarta Siapkan Potensi Pembiayaan Rp 5,87 Triliun untuk Proyek Strategis DKI
Indonesia
Bayar MRT Jakarta Terintegrasi JakLingko Mulai 12 Oktober 2026
Mulai 12 Oktober 2026, pembayaran MRT Jakarta terintegrasi JakLingko. Simak daftar kartu yang bisa digunakan, cara tapping, dan tarif integrasi Rp10.000.
Frengky Aruan - Sabtu, 10 Oktober 2026
Bayar MRT Jakarta Terintegrasi JakLingko Mulai 12 Oktober 2026
Indonesia
Proyek Jalan Tembus Kelapa Gading-Pulo Gadung Dipercepat, Target Selesai 2027
Pemprov DKI Jakarta mempercepat proyek jalan tembus Kelapa Gading-Pulo Gadung. Jalan ini ditargetkan seleai 2027.
Soffi Amira - Jumat, 09 Oktober 2026
Proyek Jalan Tembus Kelapa Gading-Pulo Gadung Dipercepat, Target Selesai 2027
Indonesia
Tanpa Penggusuran, Begini Rencana Pramono Ubah Wajah Kawasan Kumuh Tanah Abang
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menyiapkan AI untuk revitalisasi kawasan kumuh Tanah Abang tanpa penggusuran, ditargetkan rampung 2028.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 08 Oktober 2026
Tanpa Penggusuran, Begini Rencana Pramono Ubah Wajah Kawasan Kumuh Tanah Abang
Indonesia
Skor GCG PAM Jaya Naik, Target 100 Persen Layanan Air Dikejar 2029
Skor GCG PAM Jaya kini naik menjadi 87,099 dengan prediksi sangat baik pada 2025. Target layanan air pun dikejar pada 2029.
Soffi Amira - Kamis, 08 Oktober 2026
Skor GCG PAM Jaya Naik, Target 100 Persen Layanan Air Dikejar  2029
Indonesia
BMKG Ingatkan Cuaca Signifikan 8 Oktober, Gelombang hingga 4 Meter Mengancam Sejumlah Perairan
BMKG mengingatkan potensi cuaca signifikan 8 Oktober, mulai awan Cb, hujan petir, gelombang 2,5-4 meter hingga banjir rob.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 08 Oktober 2026
BMKG Ingatkan Cuaca Signifikan 8 Oktober, Gelombang hingga 4 Meter Mengancam Sejumlah Perairan
Indonesia
Tak Hanya Blok M, Pramono Ingin Kembangkan Pasar Baru Jadi ‘Myeongdong-nya Jakarta'
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung berencana mengembangkan Pasar Baru sebagai kawasan TOD 24 jam dan membayangkannya menjadi ‘Myeongdong-nya Jakarta’.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 07 Oktober 2026
Tak Hanya Blok M, Pramono Ingin Kembangkan Pasar Baru Jadi ‘Myeongdong-nya Jakarta'
Indonesia
Blok M Bakal Direvitalisasi, Ruang Publik Ditargetkan Bertambah 5 Kali Lipat
Blok M akan segera direvitalisasi. Hal itu diungkapkan Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung.
Soffi Amira - Rabu, 07 Oktober 2026
Blok M Bakal Direvitalisasi, Ruang Publik Ditargetkan Bertambah 5 Kali Lipat
Bagikan