MerahPutih.com - Hujan yang melanda wilayah DKI Jakarta dan sekitarnya pada Rabu (17/4) menyebabkan banjir di sejumlah wilayah ibu kota, pada Kamis (18/4).
Hujan tersebut pula mengakibatkan kenaikan status Pos Depok menjadi Siaga 3 (Waspada) pada pukul 19.00 WIB, Pos Pantau Sunter Hulu menjadi Siaga 3 (Waspada) pada pukul 21.00 WIB dan selanjutnya menjadi Siaga 2 (Siaga) pada pukul 22.00 WIB, Pos Angke Hulu menjadi Siaga 3 (Waspada) pada pukul 23.00 WIB serta Pintu Air Manggarai menjadi Siaga 3 (Waspada) pada Kamis (18/4) pukul 02.00 WIB dini hari.
Baca juga:
Mitigasi Banjir saat Pencoblosan Pilgub 2024, KPU DKI Berkoordinasi dengan BPBD
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta mencatat terdapat 18 RT yang terkena banjir di Jakarta.
Kepala Pelaksana BPBD DKI, Isnawa Adji mengatakan, pihaknya mengerahkan personel untuk memonitor kondisi banjir di setiap wilayah, dan mengkoordinasikan unsur Dinas SDA, Dinas Bina Marga, Dinas Gulkarmat untuk melakukan penyedotan genangan dan memastikan tali-tali air agar berfungsi dengan baik.
"(Monitor ini) bersama dengan para lurah dan camat setempat," ucap Isnawa dalam keterangannya pada Kamis (18/4).
BPBD DKI juga mengimbau kepada masyarakat agar tetap berhati-hati dan waspada terhadap potensi banjir.
Baca juga:
Adapun data wilayah di Jakarta Timur yang terdampak banjir sebagai berikut:
Kel. Bidara Cina
Jumlah: 4 RT
Ketinggian: 30 s.d 40 cm
Penyebab: Luapan Kali Ciliwung
Kel. Kampung Melayu
Jumlah: 8 RT
Ketinggian: 40 s.d 80 cm
Penyebab: Luapan Kali Ciliwung
Kel. Cawang
Jumlah: 5 RT
Ketinggian: 30 cm
Penyebab: Luapan Kali Ciliwung
Kel. Cililitan
Jumlah: 1 RT
Ketinggian: 60 cm
Penyebab: Luapan Kali Ciliwung. (Asp)
Baca juga:
BPBD DKI Terjunkan Ratusan Orang, Upayakan Banjir 18 RT Cepat Surut

