Hoaks Pencurian Minimarket Hingga Begal Meroket Saat PSBB

Angga Yudha PratamaAngga Yudha Pratama - Kamis, 23 April 2020
Hoaks Pencurian Minimarket Hingga Begal Meroket Saat PSBB

Ilustrasi Hoaks. ANTARA/net/pri (net)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

Merahputih.com - Polisi mencatat ada peningkatan temuan maupun laporan mengenai beredarnya berita bohong (hoaks) selama masa penerapan kebijakan pembatasan sosial berskala besar (PSBB).

Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus menyebutkan ada pergeseran dalam jenis kejahatan yang banyak terjadi di tengah masyarakarat, yakni meningkatkan jumlah hoaks terkait dengan COVID-19.

Baca Juga:

Suka Duka Relawan Perempuan Satu-satunya yang Jadi Sopir Ambulans

"Apa pergeserannya? Di dalam jenis kejahatan. Misalnya, yang meningkat pada masa COVID-19, yang pertama penyebaran berita bohong," kata Yusri di Polda Metro Jaya, Rabu (23/4).

Yusri mengatakan bahwa para penyidik Polda Metro Jaya menangani 48 kasus hoaks terkait dengan pandemi COVID-19 dan 18 di antaranya berhasil diungkap.

"Polda Metro Jaya telah mengungkap 18 kasus dari 48 berita hoaks yang diselidiki," ujarnya.

Ilustrasi penyebaran hoaks (Foto: antaranews)

Selain itu, juga ada peningkatan dalam jenis kejahatan selain hoaks, yang meningkat pada masa PSBB, yakni pencurian terhadap minimarket dan begal.

"Kemudian yang sekarang ada jenis kejahatan curat (pencurian dengan pemberatan) memang betul ada peningkatan. Akan tetapi, lari mereka ke tempat-tempat minimarket yang ada, kemudian di tempat-tempat yang sepi terjadi begal," ujarnya.

Meski demikian, Yusri meminta masyarakat tidak khawatir karena pihak kepolisian membentuk tim khusus untuk menekan jenis kejahatan tersebut.

Baca Juga:

Puluhan Penghuni Asrama Bethel di Tanah Abang Positif Corona

Yusri juga mengatakan bahwa pihak kepolisian tidak akan segan untuk memberikan tindakan tegas terhadap para pelaku kejahatan yang membahayakan jiwa masyarakat.

"Kepolisian, dalam hal ini Polda Metro Jaya, tidak akan segan-segan akan menindak tegas dan terukur terhadap semua pelaku yang coba-coba bermain-main pada saat situasi pandemi COVID-19," ujarnya. (*)

#Penyebar Hoaks #Virus Corona #Pasien Corona #Penyakit Corona #COVID-19
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Hoaks Kejahatan di Jakarta Viral, Diskominfotik Didesak Patroli Siber
warga untuk bijak dalam menggunakan media sosial, terutama dalam menyaring konten-konten yang dikonsumsi sebelum dibagikan di akunnya masing-masing.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 02 Juni 2026
Hoaks Kejahatan di Jakarta Viral, Diskominfotik Didesak Patroli Siber
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Menkeu Purbaya Sebut MBG Membebani APBN
Tidak ditemukan informasi atau pemberitaan kredibel yang membenarkan klaim
Angga Yudha Pratama - Selasa, 02 Juni 2026
[HOAKS atau FAKTA]: Menkeu Purbaya Sebut MBG Membebani APBN
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Prabowo Diam Diam Lunasi Utang Kereta Cepat
Tim Pemeriksa Fakta Mafindo (TurnBackHoax) menelusuri klaim dengan memasukkan kata kunci “Prabowo lunasi utang proyek Whoosh” ke mesin pencari Google.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 01 Juni 2026
 [HOAKS atau FAKTA]: Prabowo Diam Diam Lunasi Utang Kereta Cepat
Indonesia
Pasbata Nilai Tuduhan Terhadap Seskab Tidak Masuk Akal, Hanya Fitnah Personal
David juga mengingatkan masyarakat agar tidak mudah terpancing oleh isu-isu yang belum tentu kebenarannya
Angga Yudha Pratama - Rabu, 06 Mei 2026
Pasbata Nilai Tuduhan Terhadap Seskab Tidak Masuk Akal, Hanya Fitnah Personal
Indonesia
Komdigi Sebut Video Fitnah terhadap Prabowo Hoaks, Peringatkan Ancaman Hukum
Komdigi menegaskan video berisi fitnah terhadap Prabowo Subianto adalah hoaks dan mengandung ujaran kebencian. Penyebarnya terancam UU ITE.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 01 Mei 2026
Komdigi Sebut Video Fitnah terhadap Prabowo Hoaks, Peringatkan Ancaman Hukum
Indonesia
Nama Uya Kuya Dicatut soal Dapur MBG, Polda Metro Jaya Lakukan Penyelidikan
Uya Kuya terserat dalam isu hoaks dapur MBG. Kabar itu mencuat usai beredarnya unggahan di media sosial.
Soffi Amira - Senin, 20 April 2026
Nama Uya Kuya Dicatut soal Dapur MBG, Polda Metro Jaya Lakukan Penyelidikan
Indonesia
Waspada Ledakan COVID-19 Cicada, Varian Baru Incar Anak Tanpa Vaksin di 25 Negara Dunia
Nurhadi mengingatkan pemerintah agar tidak hanya fokus pada masuknya varian ke tanah air, tetapi lebih menekankan pada kekuatan kapasitas deteksi dini
Angga Yudha Pratama - Rabu, 08 April 2026
Waspada Ledakan COVID-19 Cicada, Varian Baru Incar Anak Tanpa Vaksin di 25 Negara Dunia
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Bahlil Ingin Naikkan Harga Token Listrik Biar Warga Hemat
Sepanjang penelusuran, tidak ditemukan informasi resmi atau pemberitaan kredibel yang membenarkan klaim “Bahlil dorong PLN naikkan harga token listrik”.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 01 April 2026
[HOAKS atau FAKTA]: Bahlil Ingin Naikkan Harga Token Listrik Biar Warga Hemat
Dunia
[HOAKS atau FAKTA]: Timor Leste Kirimkan 10 Ribu Pasukan Bantu Israel Lawan Iran
Negara tetangga Timor Leste dikabarkan mengirimkan 10 ribu pasukannya untuk membantu Israel berperang melawan Iran.
Wisnu Cipto - Kamis, 26 Maret 2026
[HOAKS atau FAKTA]: Timor Leste Kirimkan 10 Ribu Pasukan Bantu Israel Lawan Iran
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: WNI Operator Rudal Iran Digaji Ratusan Juta Rupiah
Kali ini, beredar informasi yang menyebut, adanya warga negara Indonesia (WNI) yang ikut membantu Iran berperang melawan AS dan Israel.
Wisnu Cipto - Rabu, 25 Maret 2026
[HOAKS atau FAKTA]: WNI Operator Rudal Iran Digaji Ratusan Juta Rupiah
Bagikan