[HOAKS atau FAKTA]: Sultan Brunei Bakal Beli Singapura
Tangkapan layar Facebook yang menyebut Sultan Brunei bakal membeli Singapura. (Foto: MP/Turnbackhoax.id)
MerahPutih.com - Akun Sharul Yahya (fb.com/Sharulyahaya) pada 25 Desember 2020 mengunggah sebuah gambar yang berisi foto Sultan Brunei Hassanal Bolkiah dan narasi sebagai berikut:
“Berita islam terkini:
Penolakan warga etnis China di Singapura terhadap Presiden Halimah membuat berang raja muslim paling kaya di dunia, Sultan Hassanal Bolkiah.
“Saya tidak menyangka, sebagian rakyat Singapura punya pikiran yang sangat kerdil. Presiden Halimah itu mewakili etnis Melayu yang selama ini terpinggirkan di Singapura. Padahal Singapura awalnya adalah milik Melayu,” kata Sultan Bolkiah yang terkenal dermawan ini.
“Jika mereka tetap melakukan penolakan dan demo besar-besaran, maka saya berjanji akan membeli seluruh kekayaan Singapura dan mengusir etnis-etnis pendatang yang tidak tahu berterimakasih itu,” sesal Sultan…”
Baca Juga:
[Hoaks atau Fakta]: Wakil Wali Kota Terpilih Surabaya Meninggal
FAKTA:
Berdasarkan hasil penelusuran Mafindo, klaim bahwa Sultan Hassanal Bolkiah akan beli Singapura dan usir etnis Tionghoa karena menolak Presiden Halimah adalah klaim yang keliru.
Faktanya, klaim itu merupakan hoaks lama beredar kembali.
Departemen Perdana Menteri Brunei telah membantah informasi tersebut pada tahun 2017 dan menyatakan kutipan pernyataan Sultan Brunei Hassanal Bolkiah akan membeli Singapura itu palsu.
Dilansir dari artikel berjudul “[HOAX] PANAS! Presiden Halimah Ditolak Warga Etnis China, Sultan Brunei Ancam Beli Singapura dan…” yang tayang di situs turnbackhoax.id pada 21 September 2017,
Departemen Perdana Menteri menginformasikan kepada publik bahwa artikel di situs online mediaperjuangan[dot]com (Saat ini artikel di situs tersebut sudah dihapus) tentang Sultan Brunei Darussalam adalah tidak benar.
Artikel tersebut memuat berita palsu terkait dengan Presiden Republik Singapura Yang Mulia Halimah binti Yacob.
Berikut isi artikel yang tayang di situs pelitabrunei.gov.bn pada 21 September 2017 tersebut:
“Jabatan Perdana Menteri ingin memaklumkan orang ramai bahawa artikel yang dilaporkan di laman sesawang ‘online’ www.mediaperjuangan[dot]com mengenai Kebawah Duli Yang Maha Mulia Paduka Seri Baginda Sultan dan Yang Di-Pertuan Negara Brunei Darussalam adalah tidak benar. Artikel tersebut telah mengandungi berita palsu yang berhubung kait dengan Presiden Republik Singapura, Puan Yang Terutama Halimah binti Yacob.
Laman sesawang tersebut juga mengandungi berita-berita palsu lainnya dan mempunyai unsur-unsur aktiviti penipuan yang bertujuan untuk menarik perhatian orang ramai melayari laman sesawang tersebut bagi meningkatkan ‘traffic hits’.
Sehubungan itu, orang ramai adalah dinasihatkan untuk tidak menyebarluaskan sebarang perkara yang tidak berasas, yang mana perbuatan menyebarkan maklumat tidak sahih, apatah lagi yang palsu dan direka adalah menjadi kesalahan dan boleh didakwa di bawah undang-undang yang berkuat kuasa.”
Baca Juga:
[HOAKS atau FAKTA]: Minum Rebusan Daun Teh dan Batang Lada Sembuhkan Corona
KESIMPULAN:
Hoaks lama beredar kembali. Departemen Perdana Menteri Brunei telah membantah informasi tersebut pada tahun 2017 dan menyatakan kutipan pernyataan Sultan Brunei Hassanal Bolkiah akan membeli Singapura itu palsu. (Knu)
Baca Juga:
[HOAKS atau FAKTA]: Jokowi Dapat Gelar Pemimpin Pembohong dari Raja Saudi
Bagikan
Berita Terkait
[HOAKS atau FAKTA]: Prabowo Jual Laut dan Hutan di Sumatra ke Inggris Seharga Rp 90 Triliun
[HOAKS atau FAKTA]: Jokowi Berwasiat Agar Gibran dan Kaesang Jadi Pasangan Capres-Cawapres di Pemilu 2029
[HOAKS atau FAKTA]: Pengakuan Kezia Syifa Jadi Tentara AS karena Dapat Gaji Besar dan Merasa Dipersulit di Indonesa
[HOAKS atau FAKTA]: Donald Trump Pindahkan 1 Juta Orang Israel ke Papua, Prabowo Sudah Oke
[HOAKS atau FAKTA]: Menteri Bahlil Setujui Kenaikan Token Listrik
[HOAKS atau FAKTA]: Menkeu Purbaya Hapus Dana Desa, Diganti dengan Subsidi Listrik dan Sembako
[HOAKS atau FAKTA] : Setelah Kasus Ijazah Jokowi, Roy Suryo Terjerat Narkotika
[HOAKS atau FAKTA] : Rakyat Harus Bertahan Hidup! Listrik dan Layanan ATM di Indonesia bakal Mati Selama 7 Hari
[HOAKS atau FAKTA] : Bahlil Ngambek dan Ancam Mundur dari Jabatan Menteri ESDM jika Purbaya Turunkan Harga BBM
[HOAKS atau FAKTA] : Prabowo Nyatakan Indonesia siap Berperang Melawan Israel