[HOAKS atau FAKTA]: Sitkom Bajaj Bajuri Ramalkan Corona Sejak 17 Tahun Lalu

Eddy FloEddy Flo - Rabu, 13 Mei 2020
 [HOAKS atau FAKTA]: Sitkom Bajaj Bajuri Ramalkan Corona Sejak 17 Tahun Lalu

Ilustrasi Bajaj Bajuri (Foto: screenshot youtube)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.Com - Jagat media sosial tengah ramai membahas cuplikan sitkom Bajaj Bajuri tahun 2003 lalu tentang sebuah virus berbahaya yang berasal dari Tiongkok.

Berawal dari pengguna Twitter yang mengunggah cuplikan adegan sitkom ini. Di sana, bang Said dengan Oneng membicarakan sebuah virus dari Tiongkok yang gejala dan ciri-cirinya sangat mirip dengan gejala penyakit COVID-19.

"itu penyakit menular dari Cina mpok, gejalanye panas dingin sama batuk, bahaya mpok, penyakit itu bisa nular, yang udah kena bisa menginggal," kata Said dalam cumplikan video tersebut.

Pengguna Twitter ini mengunggah cuplikan episode sambil menuliskan cuitan "Kita sudah diperingatkan 17 tahun lalu," yang semakin mendukung cuplikan video ini, sontak cuitan akun Twitter ini menggemparkan pengguna Twitter lainnya.

Bajaj Bajuri
Sitkom Bajaj Bajuri (Foto: useetv)

Lalu, akun netizen menyebut Bajaj Bajuri telah meramal kedatangan virus Corona 17 tahun lalu.

"Bajaj bajuri 17 tahun yang lalu.. bahas virus corona.. kok bisa??" kata salah satu pengguna Facebook yang turut membagikan cuplikan video.

Video berdurasi 18 detik yang ramai dibagikan menunjukkan tokoh Said sedang bercerita tentang virus menular baru dari China pada tokoh Oneng dan tokoh Mpok Hindun. Virus ini dapat membuat seseorang mengalami demam, batuk-batuk, hingga kematian.

"Itu penyakit menular dari China Mpok. Gejalanye panas dingin sama batuk. Bahaya Mpok. Penyakit itu bisa nular, yang udah kena bisa meninggal," kata Said dalam cerita.

Cuplikan video tersebut diambil dari Bajaj Bajuri episode 205 dengan judul "Katakan Saja Ogah Berpuasa".

FAKTA:

Episode itu memang sedang membahas penyakit severe acute respiratory syndrome (SARS) yang memang disebabkan salah satu jenis virus Corona.

Ternyata percakapan yang dilakukan oleh Said dan Oneng dalam episode tersebut adalah tentang penyakit SARS yang memang tengah menghantui Tiongkok di sekitar tahun 2002 lalu, yang gejalanya serupa dengan penyakit COVID-19 saat ini.

Seperti yang dungkap oleh @FioSorale, cuplikan video tersebut memang tengah menggambarkan kondisi kala itu yang dihebohkan oleh penyakit SARS dari Tiongkok.

Dilansir dari channel YouTube Bang Ros yang mengunggah setiap episode Bajaj Bajuri, diketahui ternyata cuplikan video tersebut diambil dari episode berjudul Katakan Saja Ogah Berpuasa, yang menceritakan Ucup yang pura-pura sakit agar tidak berpuasa, justru penyakitnya disangka SARS oleh orang-orang.

KESIMPULAN:

Konten yang menyebut komedi Bajaj Bajuri sudah meramalkan bakal terjadi corona di tahun 2020 sungguh tak tepat.

Wabah virus SARS sempat menjadi ancaman pada tahun 2003 sebelum kemudian akhirnya mereda dan 'hilang' berkat upaya penanganan global.

Bajaj Bajuri yang mulai tayang pada tahun 2002 menyinggung fenomena virus Corona SARS. Sementara yang baru-baru ini mewabah adalah virus Corona COVID-19. SARS dan COVID-19 memiliki gejala yang mirip.(Knu)

##HOAKS/FAKTA #Penyebar Hoaks #MERS #COVID-19
Bagikan
Ditulis Oleh

Eddy Flo

Simple, logic, traveler wanna be, LFC and proud to be Indonesian

Berita Terkait

Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Prabowo Larang Rakyat Demo Kenaikan BBM Jenis Pertamax
Informasi ini diunggah akun TikTok “TENTANG MEDIA”.
Frengky Aruan - Selasa, 16 Juni 2026
[HOAKS atau FAKTA]: Prabowo Larang Rakyat Demo Kenaikan BBM Jenis Pertamax
Dunia
[HOAKS atau FAKTA] : Indonesia Tolak Keinginan Timor Leste Kembali ke NKRI
Klaim Timor Leste ingin kembali ke Indonesia adalah hoaks. Faktanya, video hanya membahas impor barang dari Indonesia tanpa pernyataan resmi bergabung ke NKRI.
Wisnu Cipto - Selasa, 16 Juni 2026
[HOAKS atau FAKTA] : Indonesia Tolak Keinginan Timor Leste Kembali ke NKRI
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA] : Kabar Baik, Penderita Diabetes Tipe 1 dan Tipe 2 Bisa Sembuh tanpa Obat
Diabetes melitus merupakan penyakit menahun yang diderita seumur hidup.
Dwi Astarini - Senin, 15 Juni 2026
[HOAKS atau FAKTA] : Kabar Baik, Penderita Diabetes Tipe 1 dan Tipe 2 Bisa Sembuh tanpa Obat
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Prabowo akan Ubah Pemberian MBG Jadi Sehari Dua Kali
Beredar informasi yang menyebut Prabowo akan mengubah skema pemberian MBG jadi dua kali sehari. Cek kebenaran informasinya.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 10 Juni 2026
[HOAKS atau FAKTA]: Prabowo akan Ubah Pemberian MBG Jadi Sehari Dua Kali
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Tarif Listrik dan PDAM Melonjak 2 Kali Lipat
Kabar kenaikan tarif listrik dan PDAM tengah menjadi pembahasan di media sosial.
Frengky Aruan - Sabtu, 06 Juni 2026
[HOAKS atau FAKTA]: Tarif Listrik dan PDAM Melonjak 2 Kali Lipat
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: BGN Impor Ratusan 700 Juta Butir Telur dari China untuk MBG
Informasi ini diunggah akun Facebook “Asal Ngontent” yang juga menyinggung Menko Bidang Pangan Zulkifli Hasan.
Frengky Aruan - Jumat, 05 Juni 2026
[HOAKS atau FAKTA]: BGN Impor Ratusan 700 Juta Butir Telur dari China untuk MBG
Indonesia
Hoaks Kejahatan di Jakarta Viral, Diskominfotik Didesak Patroli Siber
warga untuk bijak dalam menggunakan media sosial, terutama dalam menyaring konten-konten yang dikonsumsi sebelum dibagikan di akunnya masing-masing.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 02 Juni 2026
Hoaks Kejahatan di Jakarta Viral, Diskominfotik Didesak Patroli Siber
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Menkeu Purbaya Sebut MBG Membebani APBN
Tidak ditemukan informasi atau pemberitaan kredibel yang membenarkan klaim
Angga Yudha Pratama - Selasa, 02 Juni 2026
[HOAKS atau FAKTA]: Menkeu Purbaya Sebut MBG Membebani APBN
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Prabowo Diam Diam Lunasi Utang Kereta Cepat
Tim Pemeriksa Fakta Mafindo (TurnBackHoax) menelusuri klaim dengan memasukkan kata kunci “Prabowo lunasi utang proyek Whoosh” ke mesin pencari Google.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 01 Juni 2026
 [HOAKS atau FAKTA]: Prabowo Diam Diam Lunasi Utang Kereta Cepat
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA] : Pemerintah Indonesia Tolak Warga Palestina Masuk ke Tanah Air
Menteri Imipas Agus Andrianto menegaskan dokumen itu palsu.
Dwi Astarini - Jumat, 29 Mei 2026
[HOAKS atau FAKTA] : Pemerintah Indonesia Tolak Warga Palestina Masuk ke Tanah Air
Bagikan