[HOAKS atau FAKTA]: Presiden Zelenskyy dan Rakyat Ukraina Marah Terhadap Jokowi

Mula AkmalMula Akmal - Jumat, 29 Juli 2022
[HOAKS atau FAKTA]: Presiden Zelenskyy dan Rakyat Ukraina Marah Terhadap Jokowi

Presiden Joko Widodo dan Ibu Iriana meninjau reruntuhan kompleks Apartemen Lipky di Kota Irpin, Ukraina pada Rabu (29/6/2022). ANTARA/HO-Laily Rachev-Biro Pers Sekretariat Presiden.

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Akun Helo dengan nama pengguna “AMRAN ARIEF” mengunggah sebuah foto hasil tangkapan layar artikel CNN Indonesia berjudul “PRESIDEN ZELENSKY DAN RAKYAT UKRAINA BANTAH DAN MARAH SUDAH DI FITNAH DAN DI RENDAHKAN JOKOWI”.

Dalam artikel tersebut juga dicantumkan bahwa Zelensky mengecam pernyataan Jokowi sebagai kebohongan besar.

Baca Juga:

[HOAKS atau FAKTA]: Alami Krisis Akibat Perang di Ukraina, Warga Eropa Berebut Makanan

NARASI

Hasil dari kunjungan Jokowi ke Ukraina dan Rusia untuk misi perdamaian akhirnya berbuntut Kecaman dari Rakyat Ukraina dan Presiden Zelensky.

Pasalnya, mereka tidak menitip pesan untuk minta damai ke Presiden Rusia Vladimir Putin. Karena itu adalah merendahkan diri bagi Bangsa Ukraina. Zelensky katakan : ” itu adalah ” kebohongan besar Jokowi “

FAKTA

Berdasarkan hasil penelusuran Mafindo, artikel dalam foto hasil tangkapan layar tersebut bukan merupakan artikel yang diunggah oleh CNN Indonesia.

Faktanya, CNN Indonesia tidak pernah mempublikasikan artikel dengan tangkapan layar tersebut.

Baca Juga:

AS Siap Kirim Lebih Banyak Sistem Peluncuran Roket ke Ukraina

Adapun berita yang dimuat CNN Indonesia terkait Zelensky dan Jokowi berjudul “Ukraina Jawab Klaim Jokowi soal Zelensky Titip Pesan ke Putin” yang diunggah pada 3 Juli 2022 dan berisi klarifikasi topik pembicaraan dalam pertemuan di Ukraina.

Dalam artikel tersebut, klarifikasi disampaikan oleh Juru Bicara Kantor Kepresidenan Ukraina, Serhii Nikiforov.

Zelensky juga tidak mengecam pernyataan Jokowi sebagai kebohongan besar, melainkan hanya menyatakan bahwa segala pesan darinya akan disampaikan secara langsung, bukan melalui perantara. Tangkapan layar artikel CNN Indonesia dengan desain serupa telah banyak beredar sebelumnya.

KESIMPULAN

Dengan demikian, narasi yang diunggah oleh akun Helo dengan nama pengguna “AMRAN ARIEF” tersebut dapat dikategorikan sebagai Konten Palsu/Fabricated Content. (Knu)

Baca Juga:

[HOAKS atau FAKTA]: Presiden Ukraina Menyerah Pada Rusia

##HOAKS/FAKTA #Ukraina
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Sekolah Libur Ramadan 16-23 Februari, Lebaran 16-29 Maret
Informasi viral di Facebook tentang surat edaran libur sekolah selama Ramadan 2026 terbukti hoaks.
Wisnu Cipto - Kamis, 05 Februari 2026
[HOAKS atau FAKTA]: Sekolah Libur Ramadan 16-23 Februari, Lebaran 16-29 Maret
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Menkeu Purbaya Naikkan Jumlah Uang Pensiunan sebesar 12 Persen
Beredar informasi yang menyebut Menkeu Purbaya akan menaikkan uang pensiun PNS sampai 12 persen. Cek kebenaran informasinya!
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 05 Februari 2026
[HOAKS atau FAKTA]: Menkeu Purbaya Naikkan Jumlah Uang Pensiunan sebesar 12 Persen
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: PSI Usung Gibran-Kaesang Duet Capres-Cawapres Pilpres 2029
Partai Solidaritas Indonesia (PSI) dikabarkan sudah menyiapkan sosok untuk menjadi calon Presiden dan Cawapres di Pemilu 2029.
Wisnu Cipto - Rabu, 04 Februari 2026
[HOAKS atau FAKTA]: PSI Usung Gibran-Kaesang Duet Capres-Cawapres Pilpres 2029
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA] : Sering Main Ponsel di Ruangan Gelap Bisa Bikin Kebutaan pada Mata
Penggunaan ponsel secara berlebihan dalam kondisi minim cahaya memang dapat menimbulkan gangguan kesehatan mata, seperti computer vision syndrome dengan gejala mata lelah, penglihatan kabur, mata merah, mata kering, hingga sakit kepala.
Dwi Astarini - Selasa, 03 Februari 2026
[HOAKS atau FAKTA] : Sering Main Ponsel di Ruangan Gelap Bisa Bikin Kebutaan pada Mata
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Pilpres 2029, PDIP 'Colong Start' Usung Hasto Jadi Capres
Beredar kabar yang menyebut PDIP usung sekjen mereka, Hasto Kristiyanto, maju di Pilpres 2029. Cek kebenaran informasnya!
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 03 Februari 2026
[HOAKS atau FAKTA]: Pilpres 2029, PDIP 'Colong Start' Usung Hasto Jadi Capres
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Siswa Dilarang Mengeluh Soal Rasa dan Kualitas Makan Begizi Gratis
BGN menerima keluhan dengan meminta masyarakat untuk melaporkan masalah melalui hotline MBG
Angga Yudha Pratama - Senin, 02 Februari 2026
[HOAKS atau FAKTA]: Siswa Dilarang Mengeluh Soal Rasa dan Kualitas Makan Begizi Gratis
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: BGN Ancam Siswa Tak Komplain dan Viralkan Rasa Makan Bergizi Gratis
Beredar informasi yang menyebut BGN melarang penerima MBG komplain dan viralkan makanan yang diberikan, simak kebenaran beritanya.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 30 Januari 2026
[HOAKS atau FAKTA]: BGN Ancam Siswa Tak Komplain dan Viralkan Rasa Makan Bergizi Gratis
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Prabowo Jual Laut dan Hutan di Sumatra ke Inggris Seharga Rp 90 Triliun
Beredar informasi yang menyebut tujuan kunjungan Prabowo ke Inggris adalah untuk menjual laut dan hutan Sumatra, cek faktanya!
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 29 Januari 2026
[HOAKS atau FAKTA]: Prabowo Jual Laut dan Hutan di Sumatra ke Inggris Seharga Rp 90 Triliun
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Jokowi Berwasiat Agar Gibran dan Kaesang Jadi Pasangan Capres-Cawapres di Pemilu 2029
Beredar informasi yang menyebut Presiden ke-7 RI Joko Widodo akan menduetkan Gibran-Kaesang di Pilpres 2029. Cek kebenaran informasinya.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 28 Januari 2026
[HOAKS atau FAKTA]: Jokowi Berwasiat Agar Gibran dan Kaesang Jadi Pasangan Capres-Cawapres di Pemilu 2029
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Pengakuan Kezia Syifa Jadi Tentara AS karena Dapat Gaji Besar dan Merasa Dipersulit di Indonesa
Beredar unggahan yang berisi informasi WNI bernama Kezia Syifa bergabung dengan Temtara AS karena gaji besar. Cek kebenaran faktanya!
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 27 Januari 2026
[HOAKS atau FAKTA]: Pengakuan Kezia Syifa Jadi Tentara AS karena Dapat Gaji Besar dan Merasa Dipersulit di Indonesa
Bagikan