[HOAKS atau FAKTA]: PDIP Tak Bisa Usung Capres di Pilpres
Tangkap layar konten hoaks. (Foto: mafindo)
MerahPutih.com - Beredar sebuah unggahan di Facebook dengan narasi yang menyebut bahwa Ketua Umum PDI Perjuangan, Megawati Soekarnoputri, dipanggil Bawaslu.
Dalam narasi pada thumbnail video yang disematkan, menyebut bahwa panggilan tersebut buntut dari ucapannya yang mengakibatkan Bawaslu mem-blacklist PDI Perjuangan dari peserta Pilpres sehingga tidak bisa mengusung Capres.
Baca Juga:
FAKTA
Diketahui pemilihan presiden terdekat akan dilaksanakan pada tahun 2024.
Setelah ditelusuri, klaim tersebut salah. Faktanya, tidak ada pemberitaan valid yang membenarkan klaim tersebut.
Hasil penelusuran pada gambar thumbnail yang menunjukkan Megawati sedang bertemu pimpinan Bawaslu tersebut telah disunting, foto asli identik dengan yang dipublikasi pada laman bawaslu.go.id, gambar tersebut diambil ketika pimpinan Bawaslu periode 2017-2022 yakni Ratna Dewi Pettalolo, Fritz Edward Siregar, dan Rahmat Bagja menghadiri rapat tripatrit bersama IFES dan DFA secara virtual, pada 19 Mei 2021. Tidak ada kaitannya dengan Megawati.
Baca Juga:
[HOAKS atau FAKTA]: Richard Eliezer Nyatakan Perang Lawan Geng Ferdy Sambo
Penelusuran pada video tersebut, tidak ditemukan pembahasan mengenai hukuman dari Bawaslu terhadap PDI Perjuangan akibat dari perkataan Megawati. Narator dalam video hanya membacakan artikel yang dipublikasi oleh tvonenews.com terkait tanggapan Megawati yang disebut tidak Islami karena pernyataannya yang menyinggung ibu-ibu pengajian.
KESIMPULAN
Dengan demikian, PDI-P diblacklist dari peserta pilpres sehingga tidak bisa usung capres adalah tidak benar dengan kategori Konten yang Dimanipulasi. (Knu)
Baca Juga:
[HOAKS atau FAKTA]: Brimob Gelar Upacara Gembira Sambut Kedatangan Richard Eliezer
Bagikan
Joseph Kanugrahan
Berita Terkait
[HOAKS atau FAKTA]: Prabowo Jual Laut dan Hutan di Sumatra ke Inggris Seharga Rp 90 Triliun
[HOAKS atau FAKTA]: Jokowi Berwasiat Agar Gibran dan Kaesang Jadi Pasangan Capres-Cawapres di Pemilu 2029
[HOAKS atau FAKTA]: Pengakuan Kezia Syifa Jadi Tentara AS karena Dapat Gaji Besar dan Merasa Dipersulit di Indonesa
[HOAKS atau FAKTA]: Donald Trump Pindahkan 1 Juta Orang Israel ke Papua, Prabowo Sudah Oke
[HOAKS atau FAKTA]: Menteri Bahlil Setujui Kenaikan Token Listrik
[HOAKS atau FAKTA]: Menkeu Purbaya Hapus Dana Desa, Diganti dengan Subsidi Listrik dan Sembako
[HOAKS atau FAKTA] : Setelah Kasus Ijazah Jokowi, Roy Suryo Terjerat Narkotika
[HOAKS atau FAKTA] : Rakyat Harus Bertahan Hidup! Listrik dan Layanan ATM di Indonesia bakal Mati Selama 7 Hari
[HOAKS atau FAKTA] : Bahlil Ngambek dan Ancam Mundur dari Jabatan Menteri ESDM jika Purbaya Turunkan Harga BBM
[HOAKS atau FAKTA] : Prabowo Nyatakan Indonesia siap Berperang Melawan Israel