[HOAKS atau FAKTA]: Richard Eliezer Nyatakan Perang Lawan Geng Ferdy Sambo
Tangkapan layar soal hoaks Richard Eliezer nyatakan perang lawan geng Ferdy Sambo. (Foto: Turnbackhoax.id)
MerahPutih.com - Beredar sebuah unggahan di Facebook dengan narasi yang mengklaim bahwa Bharada E, alias Richard Eliezer menyatakan perang melawan geng Ferdy Sambo ketika kembali bertugas di Brimob.
Unggahan tersebut juga menyertakan video dengan teks yang serupa.
SUMBER: Facebook
https://perma.cc/H2U6-FLNG
NARASI:
“Kembali Bertugas Di BRIMOB:exclamation:?BHARADA E Nyatakan P3rang L4wan Geng FERDY SAMBO…!!”
Baca Juga:
[HOAKS atau FAKTA]: Brimob Gelar Upacara Gembira Sambut Kedatangan Richard Eliezer
FAKTA:
Setelah ditelusuri, klaim tersebut salah. Faktanya, Richard Eliezer belum kembali bertugas di Brimob karena masih harus menjalankan hukuman penjara yang telah divonis oleh Pengadilan Negeri Jakarta Selatan.
Sekembalinya Richard Eliezer ke Polri tidak langsung bertugas ke Brimob, dia dimutasi ke Pelayanan Markas (Yanma) Polri.
Hal tersebut lantaran ia dijatuhkan sanksi demosi atau penurunan pangkat selama satu tahun dalam sidang Komisi Kode Etik Polri (KKEP).
Penelusuran pada video, hanya membacakan artikel dari sumber yang berbeda.
Artikel pertama dari AyoBandung.com, membahas rencana Richard Eliezer jika tidak bisa kembali ke Brimob.
Artikel kedua dari Populis.id, membahas mengenai pernyataan pengamat intelijen, Soleman B Ponto terkait keamanan Richard Eliezer jika kembali ke Polri setelah menjalani hukuman dalam kasus pembunuhan Brigadir J.
Kemudian artikel ketiga dari TribunNews, membahas mengenai hukuman apa yang akan diterima Richard Eliezer dalam sidang KKEP.
Ketiga artikel tersebut tidak ada kaitannya dengan pernyataan yang dikeluarkan Richard Eliezer untuk berperang melawan geng Ferdy Sambo ketika kembali ke Brimob.
Baca Juga:
[HOAKS atau FAKTA]: Kapolri Beri Hadiah dan Kenaikan Pangkat untuk Richard Eliezer
KESIMPULAN:
Dengan demikian, Bharada E nyatakan perang lawan geng Ferdy Sambo ketika kembali ke Brimob adalah tidak benar dengan kategori Konten yang Menyesatkan. (Knu)
Baca Juga:
[HOAKS atau FAKTA]: Ferdy Sambo Akhiri Hidupnya di Penjara Usai Divonis Hakim
Bagikan
Joseph Kanugrahan
Berita Terkait
[HOAKS atau FAKTA]: Prabowo Jual Laut dan Hutan di Sumatra ke Inggris Seharga Rp 90 Triliun
[HOAKS atau FAKTA]: Jokowi Berwasiat Agar Gibran dan Kaesang Jadi Pasangan Capres-Cawapres di Pemilu 2029
[HOAKS atau FAKTA]: Pengakuan Kezia Syifa Jadi Tentara AS karena Dapat Gaji Besar dan Merasa Dipersulit di Indonesa
[HOAKS atau FAKTA]: Donald Trump Pindahkan 1 Juta Orang Israel ke Papua, Prabowo Sudah Oke
[HOAKS atau FAKTA]: Menteri Bahlil Setujui Kenaikan Token Listrik
[HOAKS atau FAKTA]: Menkeu Purbaya Hapus Dana Desa, Diganti dengan Subsidi Listrik dan Sembako
[HOAKS atau FAKTA] : Setelah Kasus Ijazah Jokowi, Roy Suryo Terjerat Narkotika
[HOAKS atau FAKTA] : Rakyat Harus Bertahan Hidup! Listrik dan Layanan ATM di Indonesia bakal Mati Selama 7 Hari
[HOAKS atau FAKTA] : Bahlil Ngambek dan Ancam Mundur dari Jabatan Menteri ESDM jika Purbaya Turunkan Harga BBM
[HOAKS atau FAKTA] : Prabowo Nyatakan Indonesia siap Berperang Melawan Israel