[HOAKS atau FAKTA]: Pasukan Khusus TNI Mengeksekusi Tentara Israel dan AS di Gaza Palestina

Frengky AruanFrengky Aruan - Rabu, 23 Juli 2025
[HOAKS atau FAKTA]: Pasukan Khusus TNI Mengeksekusi Tentara Israel dan AS di Gaza Palestina

Ilustrasi - Pasukan TNI. (MP/Didik Setiawan)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Tentara Nasional Indonesia (TNI) dikabarkan mengeksekusi tentara Amerika Serikat dan Israel.

Informasi yang diunggah akun Facebook “Fariz Apek” menyebut anggota pasukan elit TNI seperti Kopassus dan Denjaka mengeksekusi tentara AS dan Israel saat penyergapan di Khan Yunis, Gaza.

Unggahan tersebut telah mendapat lebih dari 14 ribu tanda suka dan 517 komentar.

Narasi

“DALAM SEBUAH VIDEO BERDURASI DUA MENIT 44 DETIK YANG VIRAL DI SELURUH DUNIA PADA 28/04/2025 TERLIHAT PASUKAN KOMANDO TNI DARI SATUAN KOPASSUS DAN DENJAKA MENGEKSEKUSI 12 TENTARA AS DAN 8 TENTARA ISRAEL YANG MEREKA TANGKAP DALAM PENYERGAPAN DI KHAN YUNIS GAZA SELATAN. EKSEKUSI DILAKUKAN DI DEPAN RERUNTUHAN RUMAH-RUMAH WARGA PALESTINA YANG DIBOMBARDIR SEHARI SEBELUMNYA OLEH JET-JET TEMPUR F 35 AS DAN ISRAEL DALAM VIDEO TERSEBUT KOMANDAN OPERASI TNI YANG WAJAHNYA TIDAK TERLIHAT KARENA TERTUTUP BALA KELAPA HITAM MENGUTUK TINDAKAN PENGECUT PASUKAN AMERIKA DAN ISRAEL YANG MENYERANG KONVOI BANTUAN INDONESIA DAN MEMBUNUH 14 PRAJURIT TNI YANG TENGAH MENGAWAL EVAKUASI WARGA SIPIL PALESTINA. SANG KOMANDAN LALU MEMERINTAHKAN EKSEKUSI DI HADAPAN BENDERA MERAH PUTIH”

(Dok Turn Back Hoaks (Mafindo))

Fakta

Ternyata, informasi yang beredar tersebut adalah hoaks.

Tim memeriksa Fakta Mafindo (TurnBackHoax) memasukkan kata kunci “TNI eksekusi tentara Israel dan AS” ke mesin pencarian Google. Hasil penelusuran mengarah ke artikel kompas.com “[HOAKS] TNI Rebut Pos Militer Israel di Gaza”.

Dalam artikel yang tayang Kamis (3/7/2025) itu, disebutkan bahwa TNI tidak pernah mengirimkan pasukan ke Gaza, kendati pemerintah telah menyatakan kesiapannya untuk melakukan hal itu.

Baca juga:

[HOAKS atau FAKTA]: Wakil Ketua DPRD Ono Surono Didemo Massa karena Ingin Pecah Jabar Jadi 5 Provinsi

TurnBackHoax lalu menelusuri tangkapan layar video menggunakan Yandex Image dan Google Lens. TurnBackHoax juga memanfaatkan perangkat Google Translate untuk melakukan penerjemahan.

Hasil penelusuran pertama (video) merupakan kumpulan dari beberapa momen yang tidak saling berkaitan, antara lain:

YouTube SATGAS FPC XXVI – N2 UNIFIL: Video yang diunggah pada April 2022 ini menampilkan latihan pendahuluan tripartit meeting di Soedirman Camp. Latihan bertujuan untuk melihat kesiapan personel dan materiil sebagai Tim Escort.

YouTube Terra Brasil: Video yang diunggah pada Oktober 2023 tersebut menampilkan penyerangan tentara Israel terhadap 300 target Hamas di Gaza melalui jalur darat.

Sementara itu, penelusuran foto kedua (bagian bawah) yang menampilkan Presiden Prabowo mengarah ke kanal YouTube Sekretariat Presiden.

Konteks asli foto adalah momen Presiden Prabowo yang menyampaikan ucapan belasungkawa atas wafatnya Paus Fransiskus pada Senin (21/4/2025).

Lalu, hingga saat ini TNI sama sekali tak terlibat dan maupun melakukan operasi di lokasi konflik antara Israel dan Palestina

Kesimpulan

TNI hingga saat ini tidak pernah mengirimkan pasukan ke Gaza. Selain itu, foto dan video yang beredar merupakan kumpulan dari beberapa momen yang tidak saling berkaitan.

Unggahan video berisi klaim “TNI eksekusi tentara Israel dan AS di Gaza Selatan” adalah konten palsu. (Knu)

##HOAKS/FAKTA #TNI #Amerika Serikat #Israel
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Amerika Serikat dan Iran di Ambang Perang, DPR RI Minta Pemerintah Indonesia Siapkan Evakuasi WNI
Anggota Komisi I DPR RI, Oleh Soleh menekankan pentingnya langkah antisipatif untuk melindungi warga negara Indonesia yang berada di Iran.
Frengky Aruan - Kamis, 29 Januari 2026
Amerika Serikat dan Iran di Ambang Perang, DPR RI Minta Pemerintah Indonesia Siapkan Evakuasi WNI
Indonesia
Pedagang Es Gabus Terima Bantuan TNI usai Difitnah Pakai Spons, Dapat Kulkas hingga Dispenser
Pedagang es gabus yang dituduh pakai spons, mendapat bantuan dari TNI berupa kulkas hingga kasur.
Soffi Amira - Kamis, 29 Januari 2026
Pedagang Es Gabus Terima Bantuan TNI usai Difitnah Pakai Spons, Dapat Kulkas hingga Dispenser
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Prabowo Jual Laut dan Hutan di Sumatra ke Inggris Seharga Rp 90 Triliun
Beredar informasi yang menyebut tujuan kunjungan Prabowo ke Inggris adalah untuk menjual laut dan hutan Sumatra, cek faktanya!
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 29 Januari 2026
[HOAKS atau FAKTA]: Prabowo Jual Laut dan Hutan di Sumatra ke Inggris Seharga Rp 90 Triliun
Indonesia
Respons Paspampres Video Pengamanan Presiden Prabowo di Inggris Viral di Media Sosial
Pihak Paspampres menilai reaksi anggota dalam video tersebut sangat proporsional
Angga Yudha Pratama - Kamis, 29 Januari 2026
Respons Paspampres Video Pengamanan Presiden Prabowo di Inggris Viral di Media Sosial
Dunia
Ketegangan Dengan AS Meningkat, Iran Klaim Kendalikan Penuh Selat Hormuz
Melalui Selat Hormuz, sebagian besar dari 20 juta barel minyak dan produk minyak bumi diangkut setiap hari mencapai pasar Asia, terutama China.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 28 Januari 2026
Ketegangan Dengan AS Meningkat, Iran Klaim Kendalikan Penuh Selat Hormuz
Indonesia
MPR RI Khawatir Aliansi Perdamaian Bentukan Trump Disabotase Israel untuk Rusak Palestina
Ia menyebut, di dalam kelompok yang digagas Presiden AS Donald Trump tersebut, ada keterlibatan Israel.
Dwi Astarini - Rabu, 28 Januari 2026
MPR RI Khawatir Aliansi Perdamaian Bentukan Trump Disabotase Israel untuk Rusak Palestina
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Jokowi Berwasiat Agar Gibran dan Kaesang Jadi Pasangan Capres-Cawapres di Pemilu 2029
Beredar informasi yang menyebut Presiden ke-7 RI Joko Widodo akan menduetkan Gibran-Kaesang di Pilpres 2029. Cek kebenaran informasinya.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 28 Januari 2026
[HOAKS atau FAKTA]: Jokowi Berwasiat Agar Gibran dan Kaesang Jadi Pasangan Capres-Cawapres di Pemilu 2029
Dunia
AS Mengancam dengan Kapal Induk, Iran tak Mau Kalah Peringatkan Aksi Balasan jika 'Negeri Paman Sam' Menyerang
Gambar yang ditampilkan menjadi peringatan langsung kepada Amerika Serikat agar tidak mencoba melakukan serangan militer terhadap negara tersebut.
Dwi Astarini - Selasa, 27 Januari 2026
AS Mengancam dengan Kapal Induk, Iran tak Mau Kalah Peringatkan Aksi Balasan jika 'Negeri Paman Sam' Menyerang
Dunia
Kapal Induk AS USS Abraham Lincoln Standby di Timur Tengah, Siapkan Serangan ke Iran jika Diminta
Kapal induk tersebut dan kapal-kapal pendampingnya diperintahkan ke wilayah tersebut ketika Iran menindak keras protes massal.
Dwi Astarini - Selasa, 27 Januari 2026
Kapal Induk AS USS Abraham Lincoln Standby di Timur Tengah, Siapkan Serangan ke Iran jika Diminta
Dunia
Kapal Induk AS Tiba di Timur Tengah, Dikirim untuk Berjaga-Jaga
Komando Pusat AS menyebut kelompok kapal induk itu berada di Samudra Hindia, bukan di Laut Arab yang berbatasan langsung dengan Iran.
Dwi Astarini - Selasa, 27 Januari 2026
 Kapal Induk AS Tiba di Timur Tengah, Dikirim untuk Berjaga-Jaga
Bagikan