(HOAKS atau FAKTA) : Minum Es Sebabkan Penyakit Jantung

Muchammad YaniMuchammad Yani - Kamis, 01 April 2021
(HOAKS atau FAKTA) : Minum Es Sebabkan Penyakit Jantung

Hoaks, minum es memicu penyakit jantung. (Pixabay/Pexels)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

AKUN Facebook bernama Aishah & Zharfa mengunggah sebuah foto beserta narasi yang menyatakan jika minum air es dapat menyebabkan serangan jantung.

NARASI

MUSUH JANTUNG ADALAH AIR ES.

TAHUKAH ANDA BAHWA Jantung

kita ini paling pantangan-nya apa ?

Anda mungkin blm tahu.

Setelah membaca tulisan ini mungkin akan kaget !

1. Jantung paling pantangannya adalah :

?Semua makanan dan minuman yg bersifat dingin.

?Jangan minum air ES

?Jangan makan makanan dingin yg keluar dari kulkas. Lebih baik makan makanan yang hangat/panas.

(Ini kalau kita ingin sehat!).

FAKTA

Berdasarkan hasil penelusuran, klaim bahwa minum air es dapat menyebabkan sakit jantung merupakan klaim yang menyesatkan.

Klaim itu telah dibantah oleh para ahli. Sejauh ini, tidak ada bukti yang mendukung jika minum air dingin akan menyumbat pembuluh darah jantung, dan menyebabkan serangan jantung.

Baca juga:

[HOAKS atau FAKTA]: Vaksin Mengandung Sel Pemicu Kanker

Dokter Yoga Yuniadi SpJP, spesialis jantung dan pembuluh darah di RS Pusat Jantung Nasional Harapan Kita, menegaskan jika pesan yang menyebutkan minum es menyebabkan sakit jantung tersebut tidaklah benar.

“Di dalam tubuh atau saluran cerna, semua asupan makanan dan minuman akan mengalami penyesuaian suhu. Yang dingin dihangatkan, yang panas disesuaikan,” terang dokter yang juga praktek di RS Khusus Jantung Diagram Depok ini.

Lebih lanjut dokter Yoga menjelaskan bahwa zat makanan yang sudah sesuai dengan suhu tubuh akan diserap ke dalam darah.

Informasi ini menyesatkan. (Foto: Mafindo)
Informasi ini menyesatkan. (Foto: Mafindo)

“Jadi bukan soal suhu tapi soal kandungan gizi zat makanan. Kalau makanan itu banyak mengandung kolesterol, baik dalam suhu dingin maupun panas, maka tetap akan menjadi faktor risiko penyakit jantung koroner," urainya.

Jika ingin jantung bisa lebih sehat lagi, dokter Yoga pun menyarankan untuk menghindari makanan yang mengandung lemak jenuh yang dapat meningkatkan kolestrol dalam darah dan karbohidrat. Misalnya, minyak goreng yang telah digunakan berulang kali dan daging merah. Yang jelas, kedua makanan tersebut tak ada hubungannya dengan es batu.

KESIMPULAN

Dari penuturan Dokter Yoga di atas, maka orang yang minum air es dapat menyebabkan serangan jantung masuk ke dalam kategori konten yang menyesatkan. (Asp).

Baca juga:

[HOAKS atau FAKTA]: Nasi Padang Sumber Penularan COVID-19

#Kesehatan ##HOAKS/FAKTA
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Muchammad Yani

Lebih baik keliling Indonesia daripada keliling hati kamu
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Ikut Peringatan HUT RI di Istana Negara Harus Bayar
Beredar informasi peserta Peringatan HUT ke-81 RI di Istana Negara dipungut bayaran. Cek kebenaran informasinya.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 12 Agustus 2026
[HOAKS atau FAKTA]: Ikut Peringatan HUT RI di Istana Negara Harus Bayar
Indonesia
PAM Jaya Perkuat K3, Siapkan Pembangunan 7.000 Km Jaringan Pipa
PAM Jaya kini memperkuat K3 dalam implementasinya. PAM Jaya juga telah menyiapkan pembangunan 7.000 km jaringan pipa.
Soffi Amira - Senin, 10 Agustus 2026
PAM Jaya Perkuat K3, Siapkan Pembangunan 7.000 Km Jaringan Pipa
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA] : Pemerintah Larang Toko dan Warung Dibangun Dekat Kopdes Merah Putih
Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi Yandri Susanto memastikan kehadiran Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih tidak akan mematikan usaha warung kelontong.
Dwi Astarini - Rabu, 05 Agustus 2026
[HOAKS atau FAKTA] : Pemerintah Larang Toko dan Warung Dibangun Dekat Kopdes Merah Putih
Lifestyle
Kopi Menu Andalan Temani Gaya Hidup Sehat
Kopi menjadi pilihan utama masyarakat yang ingin tetap produktif sekaligus menjaga kesehatan.
Dwi Astarini - Selasa, 04 Agustus 2026
Kopi Menu Andalan Temani Gaya Hidup Sehat
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Bahlil Tegaskan Pemilik Kulkas, AC, TV dan Sepeda akan Dikenai Pajak Tahun Depan
Menteri ESDM Bahlil Lahadalia dikabarkan akan menerapkan pajak untuk TV, Kulkas, hingga AC. Cek kebenaran informasinya.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 04 Agustus 2026
[HOAKS atau FAKTA]: Bahlil Tegaskan Pemilik Kulkas, AC, TV dan Sepeda akan Dikenai Pajak Tahun Depan
Indonesia
Komdigi Cermati Platform Medsos, Minta Warga Waspadai Konten Hoaks Jelang HUT RI
Konten-konten hoaks yang beredar saat ini, bisa menimbulkan keresahan dan ketakutan bagi anggota masyarakat awam yang kurang berhati-hati
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 03 Agustus 2026
Komdigi Cermati Platform Medsos, Minta Warga Waspadai Konten Hoaks Jelang HUT RI
Indonesia
Kementerian Komdigi Diminta Segera Tindak Tegas Akun Penyebar Hoaks Hingga Disinformasi
Negara tidak boleh membiarkan ruang digital dipenuhi informasi yang sengaja dipelintir, dimanipulasi, atau disebarkan tanpa dasar
Angga Yudha Pratama - Senin, 03 Agustus 2026
Kementerian Komdigi Diminta Segera Tindak Tegas Akun Penyebar Hoaks Hingga Disinformasi
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Toko Klontong Dilarang Berada Dekat Koperasi Merah Putih
Disebutkan, larangan mendirikan kios itu berlaku dalam radius 2 kilometer dan jika ketahuan akan diancam denda.
Alwan Ridha Ramdani - Sabtu, 01 Agustus 2026
[HOAKS atau FAKTA]: Toko Klontong Dilarang Berada Dekat Koperasi Merah Putih
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Pakai Sendal Jepit saat Naik Motor akan Ditilang Polisi
Pengendara sepeda motor yang berkendara menggunakan sendal jepit akan ditilang, denda Rp 250 ribu. Cek informasinya.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 31 Juli 2026
[HOAKS atau FAKTA]: Pakai Sendal Jepit saat Naik Motor akan Ditilang Polisi
Indonesia
6 Dokter Intership Meninggal, DPR Minta Evaluasi Total
Langkah darurat ini dinilai sebagai keputusan krusial untuk mencegah berulangnya tragedi serta melindungi keselamatan jiwa dokter maupun pasien.
Dwi Astarini - Jumat, 31 Juli 2026
6 Dokter Intership Meninggal, DPR Minta Evaluasi Total
Bagikan