[HOAKS atau FAKTA]: Luhut Yakin Ekonomi Indonesia Melebihi AS jika Jokowi Jadi Presiden Lagi
Unggahan soal ekonomi Indonesia melebihi AS jika Jokowi jadi presiden lagi. Foto: Dok. Turn Back Hoax
MerahPutih.com - Ketua Dewan Ekonomi Nasional (DEN), Luhut Binsar Pandjaitan, dikabarkan menyebut Presiden RI ke-7, Joko Widodo, layak kembali menjadi presiden.
Luhut bahkan dikabarkan mengatakan, jika Jokowi memimpin Indonesia pada 2029 mendatang, maka ekonominya bisa melebihi Amerika Serikat.
Informasi tersebut diunggah oleh akun X @regar_op0sisi.
Baca juga:
[HOAKS atau FAKTA]: Bahlil Menangis karena Dicopot Prabowo dari Kursi Menteri ESDM
NARASI
“Luhut Binsar Pandjaitan: Jika Jokowi Jadi Presiden Lagi 2029 Saya Yakin Ekonomi Indonesia Melebihi Amerika”
Tangkapan layar dibuat unggahan tersebut sudah dilihat 1.1 juta kali, mendapatkan 4,3 ribu jawaban, dibagikan ulang 2,5 ribu kali, dan disukai oleh 7,6 ribu pengguna X lainnya.
Baca juga:
[HOAKS atau FAKTA]: Tak Punya BPJS, Korban Keracunan MBG Tanggung Biaya Pengobatan Sendiri
FAKTA
Tim Pemeriksa Fakta MAFINDO (TurnBackHoax) memeriksa foto tangkapan layar yang disebarkan menggunakan fitur indeks menyesuaikan dengan hari, tanggal, bulan, tahun dan jam yang tertera di artikel.
Hasilnya, ditemukan artikel yang asli dengan hari, tanggal, bulan, tahun dan jam yang sama dengan yang disebarkan oleh @regar_op0sisi dengan judul “Respons Luhut soal AEI Sebut Ekonomi Indonesia Dalam Kondisi Darurat”.
Selain itu, pencarian di Google News menggunakan kata kunci “respon luhut aei darurat ekonomi” menghasilkan artikel dari beberapa media yang mengkoroborasi mendukung artikel yang dimuat oleh CNN Indonesia.
Baca juga:
KESIMPULAN
Faktanya, judul artikel yang benar adalah “Respons Luhut soal AEI Sebut Ekonomi Indonesia Dalam Kondisi Darurat”.
Unggahan yang berisi klaim “Artikel CNN Indonesia berjudul “Luhut Binsar Panjaitan: Jika Jokowi Jadi Presiden Lagi 2029 Saya Yakin Ekonomi Indonesia Melebihi Amerika” merupakan kategori konten yang dimanipulasi. (knu)
Bagikan
Joseph Kanugrahan
Berita Terkait
Kuasa Hukum Jokowi: Terlalu Dini Simpulkan Restorative Justice usai Pertemuan dengan Eggi Sudjana
Jokowi Maafkan 2 Tersangka Kasus Ijazah Palsu, PSI: Proses Hukum Harus Tetap Berjalan
[HOAKS atau FAKTA]: Penularan Virus Super Flu Dinilai Lebih Cepat dan Berbahaya dari COVID-19
2 Tersangka Kasus Ijazah Palsu Kunjungi Rumah Jokowi di Solo, Apa Saja yang Dibahas?
[HOAKS atau FAKTA]: Bahlil Asyik Berjoget di Tengah Duka Korban Bencana Sumatra
[HOAKS atau FAKTA]: Pemerintah Australia Bagi-bagi Uang untuk Modal Usaha, Dititip Lewat Kementerian Agama
Sidang Gugatan Ijazah Jokowi, Tergugat tak Bisa Tunjukkan Ijazah karena Dibawa Polda Metro
[HOAKS atau FAKTA]: Megawati Kepincut Menkeu Purbaya, Tawari Masuk PDIP dan Dijadikan Ketua Partai
SBY Dibawa-bawa dalam Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Demokrat Tegaskan itu Fitnah
[HOAKS atau FAKTA]: Luhut Binsar Pandjaitan Sebut Kunjungan Dedi Mulyadi ke Sumatra Hanya Cuma Pencitraan