[HOAKS atau FAKTA]: Konsumsi Buah dalam Keadaan Perut Kosong Dapat Sembuhkan Kanker

Zulfikar SyZulfikar Sy - Selasa, 14 Desember 2021
[HOAKS atau FAKTA]: Konsumsi Buah dalam Keadaan Perut Kosong Dapat Sembuhkan Kanker

Tangkapan layar soal hoaks konsumsi buah dalam keadaan perut kosong dapat sembuhkan kanker. (Foto: MP/Turnbackhoax.id)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Telah beredar melalui Telegram berisi informasi mengonsumsi buah saat perut kosong dapat menyembuhkan kanker.

Hal tersebut didasari oleh pernyataan mengatasnamakan dokter bernama Stephen Mak yang mampu menyembuhkan pasien kanker stadium akhir dengan cara tersebut.

SUMBER: Telegram

NARASI:

“Tolong Bpk-Ibu menyempatkan waktu membaca sekilas info ttg kesehatan buat anak spy tdk terkena penyakit kanker…

MAKAN BUAH SAAT PERUT KOSONG

Dokter STEPHEN MAK merawat pasien kanker stadium akhir dengan cara unik. Banyak pasiennya sembuh. “Ini merupakan strategi saya untuk menyembuhkan kanker. Tingkat keberhasilannya 80 persen,” tegas Mak.
Pasien kanker seharusnya tidak mati. Terapi anti kanker sudah ditemukan yakni makanlah buah-buahan saat perut kosong atau sangat lapar.

“Saya mohon maaf kepada ratusan pasien kanker yang telah meninggal akibat pengobatan konvensional,” pungkasnya.”

Baca Juga:

[HOAKS atau FAKTA]: BNPB Buka Donasi Kaos Oblong Bagi Tenaga Medis COVID- 19

FAKTA:

Berdasarkan hasil penelusuran Mafindo, pesan berantai tersebut merupakan hoaks yang sudah lama beredar.

Dokter gizi bernama Dr. Nurul Manikam, M.Gizi., Sp.GK., menyatakan bahwa klaim makan buah saat perut kosong untuk sembuhkan kanker adalah hoaks. Hal tersebut karena kanker dapat dikontrol melalui pembedahan, radiasi, serta kemoterapi dan terapi lainnya tidak terbukti bermanfaat.

“Kanker dapat dikontrol dan diterapi dengan pembedahan, radiasi, dan kemoterapi. Saat ini, sudah ada imunoterapi dan targeted therapy. Tidak ada modalitas terapi lain terbukti bermanfaat,” tegas Nurul.

Baca Juga:

[HOAKS atau FAKTA]: Ketum PDIP Rekomendasikan Ganjar Maju Capres 2024

Selain itu, ditemukan unggahan berjudul “Eat Fruit to Cure Cancer, Get Healthy and Lose Weight” yang terbit di sebuah blog bernama Yellowstar Essentials pada 27 Februari 2010. Dalam unggahan tersebut, disebutkan nama Dr Stephen Mak, namun penelusuran lebih lanjut tidak menemukan kutipan yang terpercaya terkait Dr Stephen Mak. Sehingga dapat dikatakan dokter tersebut adalah tokoh fiktif.

Hoaks serupa juga sebelumnya pernah dibahas dalam artikel Turn Back Hoax berjudul [SALAH] Makan Buah Saat Perut Kosong Sembuhkan Kanker pada 9 September 2020 dan [SALAH] Makan Buah Saat Perut Kosong Sembuhkan Kanker pada 10 Oktober 2019.

KESIMPULAN:

Dari berbagai fakta di atas, pesan berantai terkait konsumsi buah dalam keadaan perut kosong dapat menyembuhkan kanker dikategorikan sebagai Konten yang Menyesatkan. (Knu)

Baca Juga:

[HOAKS atau FAKTA]: Alat Tes COVID-19 Mengandung Kimia Berbahaya Penyebab Kanker

##HOAKS/FAKTA
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
[HOAKS atau FAKTA] : Pemerintah Larang Toko dan Warung Dibangun Dekat Kopdes Merah Putih
Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi Yandri Susanto memastikan kehadiran Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih tidak akan mematikan usaha warung kelontong.
Dwi Astarini - Rabu, 05 Agustus 2026
[HOAKS atau FAKTA] : Pemerintah Larang Toko dan Warung Dibangun Dekat Kopdes Merah Putih
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Bahlil Tegaskan Pemilik Kulkas, AC, TV dan Sepeda akan Dikenai Pajak Tahun Depan
Menteri ESDM Bahlil Lahadalia dikabarkan akan menerapkan pajak untuk TV, Kulkas, hingga AC. Cek kebenaran informasinya.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 04 Agustus 2026
[HOAKS atau FAKTA]: Bahlil Tegaskan Pemilik Kulkas, AC, TV dan Sepeda akan Dikenai Pajak Tahun Depan
Indonesia
Komdigi Cermati Platform Medsos, Minta Warga Waspadai Konten Hoaks Jelang HUT RI
Konten-konten hoaks yang beredar saat ini, bisa menimbulkan keresahan dan ketakutan bagi anggota masyarakat awam yang kurang berhati-hati
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 03 Agustus 2026
Komdigi Cermati Platform Medsos, Minta Warga Waspadai Konten Hoaks Jelang HUT RI
Indonesia
Kementerian Komdigi Diminta Segera Tindak Tegas Akun Penyebar Hoaks Hingga Disinformasi
Negara tidak boleh membiarkan ruang digital dipenuhi informasi yang sengaja dipelintir, dimanipulasi, atau disebarkan tanpa dasar
Angga Yudha Pratama - Senin, 03 Agustus 2026
Kementerian Komdigi Diminta Segera Tindak Tegas Akun Penyebar Hoaks Hingga Disinformasi
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Toko Klontong Dilarang Berada Dekat Koperasi Merah Putih
Disebutkan, larangan mendirikan kios itu berlaku dalam radius 2 kilometer dan jika ketahuan akan diancam denda.
Alwan Ridha Ramdani - Sabtu, 01 Agustus 2026
[HOAKS atau FAKTA]: Toko Klontong Dilarang Berada Dekat Koperasi Merah Putih
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Pakai Sendal Jepit saat Naik Motor akan Ditilang Polisi
Pengendara sepeda motor yang berkendara menggunakan sendal jepit akan ditilang, denda Rp 250 ribu. Cek informasinya.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 31 Juli 2026
[HOAKS atau FAKTA]: Pakai Sendal Jepit saat Naik Motor akan Ditilang Polisi
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Bank Indonesia Terbitkan Uang Kertas Rp 5 Juta Bergambar Soekarno
Beredar informasi di media sosial yang menyebut Bank Indonesia menerbitkan uang kertas pecahan Rp 5 Juta bergambar Soekarno. Cek kebenaran informasinya.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 29 Juli 2026
[HOAKS atau FAKTA]: Bank Indonesia Terbitkan Uang Kertas Rp 5 Juta Bergambar Soekarno
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Prabowo Bakal Ubah IKN Jadi Markas Besar TNI
Beredar unggahan di media sosial yang menyebut Prabowo akan mengubah IKN jadi markas besar TNI. Cek kebenaran informasinya.
Ananda Dimas Prasetya - Sabtu, 25 Juli 2026
[HOAKS atau FAKTA]: Prabowo Bakal Ubah IKN Jadi Markas Besar TNI
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA] : SPBU bakal Dijaga Petugas Samsat untuk Menilang Penunggak Pajak
Pertamina menegaskan tidak ada kebijakan semacam itu dalam pelayanan.
Dwi Astarini - Sabtu, 25 Juli 2026
[HOAKS atau FAKTA] : SPBU bakal Dijaga Petugas Samsat untuk Menilang Penunggak Pajak
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA ]: Gelombang Panas Eropa Dipicu Paparan 5G
Tidak ada bukti atau mekanisme fisika yang membuktikan bahwa sinyal 5G dapat mengubah cuaca atau memicu gelombang panas.
Dwi Astarini - Jumat, 24 Juli 2026
[HOAKS atau FAKTA ]: Gelombang Panas Eropa Dipicu Paparan 5G
Bagikan