[HOAKS atau FAKTA]: Anak Lebih Sering Akses Internet Saat Pandemi

Muchammad YaniMuchammad Yani - Kamis, 07 Mei 2020
[HOAKS atau FAKTA]: Anak Lebih Sering Akses Internet Saat Pandemi

Anak-anak dengan gadgetnya (Foto: Pixabay/Peggy_Marco)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

ADA satu fakta yang menarik selama masa pandemi virus corona baru atau COVID-19. International Telecommunications Union (ITU), mengatakan anak-anak lebih banyak menghabiskan waktu di dunia maya sejak pandemi.

Kondisi ini dianggap mengkhawatirkan karena anak-anak mengakses internet di usia muda dan berisiko mendapat perundungan di dunia maya. Salah seorang direktur ITU, Doreen Bogdan-Martin, dikutip dari Reuters, Rabu (7/5) menjelaskan mereka belum punya keterampilan yang dibutuhkan untuk melindungi diri.

Baca juga:

Lima Aplikasi Teratas di Play Store Selama Puasa #DiRumahAja

"Banyak anak yang terhubung dalam jaringan lebih awal dari keinginan orang tua mereka, dalam usia yang lebih muda dan tidak punya keterampilan yang dibutuhkan untuk melindungi diri mereka, apakah dari pelecehan daring atau perundungan," tuturnya.

Anak-anak lebih sering mengakses internet selama pandemi (Foto: Pixabay/Marco_Pomella)
Anak-anak lebih sering mengakses internet selama pandemi (Foto: Pixabay/Marco_Pomella)

Lembaga yang bermarkas di Jenewa, Swiss itu memperkirakan terdapat 1,5 miliar anak yang terpaksa tak sekolah arena penutukan wilayah. Sebagai gantinya, mereka harus belajar secara darling, termasuk untuk bersosialisasi dan menjalani hobi mereka.

Baca juga:

Masker Membuatmu Kesulitan Unlock iPhone? Yuk Atasi dengan Update iOs 13.5!

ITU tak menyoroti anak-anak belajar darling, melainkan penggunaan internet di luar itu seperti bermain gim online atau besosialisasi di media sosial. Hal ini membuat ITU berencana mempercepat panduan melindungi anak di dunia maya dalam waktu dekat.

Sayangnya tak semua anak bisa mengakses internet (Foto: Pixabay/mirkosajkov)
Sayangnya tak semua anak bisa mengakses internet (Foto: Pixabay/mirkosajkov)

Bukan hanya itu, Badan PBB di bidang teknologi dan jaringan ini juga menyoroti "kesenjangan digital", yakni orang-orang yang mudah mengakses internet dengan yang tak bisa mengakses internet.

Seperti yang diketahui, selama masa pandemi, internet memang sangat dibutuhkan untuk berbagai aspek, termasuk belajar. Jika tak ada internet, maka kegiatan belajar anak akan terganggu.

Fakta menyedihkannya, diperkirakan ada 3,6 miliar orang yang tak punya akses internet, juga banyak orang harus mengeluarkan biaya lebih bisa tersambung internet. (Yni)

Baca juga:

WhatsApp Kedatangan Bot Pemberantas Hoaks Baru

#Virus Corona #Internet
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Muchammad Yani

Lebih baik keliling Indonesia daripada keliling hati kamu
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
Hoaks! Komdigi Bantah Kabar Pemadaman Internet Nasional 25-27 September 2026
Komdigi membantah kabar adanya pemadaman internet nasional pada 25-27 September 2026. Kabar tersebut dipastikan hoax.
Soffi Amira - Jumat, 25 September 2026
Hoaks! Komdigi Bantah Kabar Pemadaman Internet Nasional 25-27 September 2026
Indonesia
Kabar Pemadaman Internet 25 - 27 dan Gangguan Satelit Komunikasi Nasional Dipastikan Hoaks
Surat peringatan pemadaman internet nasional yang mengatasnamakan kementerian kami adalah murni tindakan pemalsuan dan berita bohong.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 25 September 2026
Kabar Pemadaman Internet 25 - 27 dan Gangguan Satelit Komunikasi Nasional Dipastikan Hoaks
Indonesia
Komdigi Gandeng Aparat Kejar Pelaku Penyebar Hoaks Pemadaman Internet
Komdigi membantah isu pemadaman internet nasional pada 25-27 September 2026. Gandeng aparat penegak hukum temukan pelaku penyebar hoaks.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 25 September 2026
Komdigi Gandeng Aparat Kejar Pelaku Penyebar Hoaks Pemadaman Internet
Indonesia
Operator Diminta Patuh Terhadap Aturan sisa kuota, Komdigi Bakal Awasi Secara Ketat
Pengawasan terhadap implementasi putusan MK akan dilakukan melalui koordinasi dan kolaborasi dengan berbagai pemangku kepentingan terkait.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 10 September 2026
Operator Diminta Patuh Terhadap Aturan sisa kuota, Komdigi Bakal Awasi Secara Ketat
Indonesia
Nekat Live Streaming Asusila di Medsos Demi Cuan Rp 400 Ribu Sehari
Enam tersangka gunakan aplikasi PK dan Tevi, targetkan donasi Rp250 ribu–Rp400 ribu per hari. Motif ekonomi jadi pendorong tersangka.
Wisnu Cipto - Rabu, 09 September 2026
Nekat Live Streaming Asusila di Medsos Demi Cuan Rp 400 Ribu Sehari
Indonesia
Beras Digital Tak Lagi Dirampas: Bebas dari Hangus, Terkunci Sengkarut Aturan Telco
Jadi, konsep masa aktif dan hangusnya saldo diciptakan secara sistematis buat mendaur ulang (recycle) nomor yang nggak produktif
Angga Yudha Pratama - Senin, 27 Juli 2026
Beras Digital Tak Lagi Dirampas: Bebas dari Hangus, Terkunci Sengkarut Aturan Telco
Indonesia
Alasan MK Kabulkan Sebagian Gugatan Kuota Hangus dan Pilih Tafsir Jaminan Sisa Kuota
Putusan MK tidak sepenuhnya mengabulkan permohonan para pemohon yang meminta kewajiban data rollover.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 24 Juli 2026
Alasan MK Kabulkan Sebagian Gugatan Kuota Hangus dan Pilih Tafsir Jaminan Sisa Kuota
Indonesia
Mahkamah Konstitusi Putuskan Sisa Kuota Internet tak Boleh Hangus, Operator Wajib Sediakan Layanan ini
Mahkamah Konstitusi memutuskan sisa kuota internet tak boleh hangus. Operator wajib menyediakan layanan ini.
Soffi Amira - Kamis, 23 Juli 2026
Mahkamah Konstitusi Putuskan Sisa Kuota Internet tak Boleh Hangus, Operator Wajib Sediakan Layanan ini
Indonesia
16.557 Sekolah Bakal Terkoneksi Internet Pada 2026 Ini
Seluruh satuan pendidikan wajib memiliki akses terhadap layanan pendidikan yang berkualitas, modern, dan berbasis teknologi.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 03 Juli 2026
16.557 Sekolah Bakal Terkoneksi Internet Pada 2026 Ini
Indonesia
Begini Data Terkini Pengguna Internet di Indonesia Tahun 2026, Masih Ada Jutaan Orang Tidak Dapatkan Akses
Masyarakat yang bekerja memiliki kontribusi penggunaan internet terbesar dengan penetrasi mencapai 84,9 persen.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 21 Mei 2026
Begini Data Terkini Pengguna Internet di Indonesia Tahun 2026, Masih Ada Jutaan Orang Tidak Dapatkan Akses
Bagikan