Waspada Cyberbullying, Begini 5 Cara Menghentikannya

Soffi AmiraSoffi Amira - Kamis, 31 Oktober 2024
Waspada Cyberbullying, Begini 5 Cara Menghentikannya

5 cara menghentikan cyberbullying. (Foto: Pexels/Keira Burton)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Cyberbullying atau perundungan di dunia maya, menjadi masalah serius yang berdampak pada kesehatan mental banyak orang, terutama remaja.

Jenis perundungan ini kerap terjadi di platform online seperti media sosial, forum, dan aplikasi pesan singkat. Supaya bisa melindungi diri dan orang-orang terdekat dari cyber bullying, berikut lima langkah yang bisa kamu ambil.

Baca juga:

6 Cara Menghadapi Bullying

5 Cara Menghentikan Cyberbullying di Dunia Maya

5 cara menghentikan cyberbullying
5 cara menghentikan cyberbullying. Foto: Unsplash/Chris Montgomery

1. Batasi Informasi Pribadi

Hindari membagikan informasi pribadi, seperti alamat, nomor telepon, atau detail keluarga. Informasi ini sering kali digunakan oleh pelaku untuk mengancam atau menekan korbannya.

2. Gunakan Pengaturan Privasi

Platform media sosial menyediakan opsi pengaturan privasi. Pastikan akunmu diatur dengan privasi maksimal agar hanya teman atau keluarga yang bisa melihat konten yang kamu unggah.

Baca juga:

Survive Menghadapi Cyberbullying

3. Laporkan dan Blokir Akun Pelaku

Jika mengalami cyber bullying, segera blokir dan laporkan akun pelaku. Hampir semua platform memiliki fitur untuk melaporkan konten atau perilaku yang tidak pantas.

4. Jangan Balas atau Terprovokasi

Pelaku cyber bullying seringkali ingin memancing emosi. Sebaiknya jangan membalas komentar negatif tersebut, karena bisa memperburuk keadaan dan memberi pelaku kepuasan.

Baca juga:

Menguras Emosi, 4 Rekomendasi Drakor Tentang Bullying di Sekolah

5. Cari Dukungan

Jika cyber bullying sudah mempengaruhi mental, jangan ragu untuk meminta dukungan. Bicarakan masalah ini dengan teman, keluarga, atau tenaga profesional yang bisa memberikan panduan untuk menghadapinya.

Dukungan dari teman atau keluarga bisa membantu meringankan beban. Jangan segan juga mencari bantuan profesional jika dibutuhkan. Yang terpenting, jangan hadapi sendiri, dan ada banyak orang yang siap membantu mengatasi masalah ini. (waf)

#Cyberbullying #Bullying #Internet #Kesehatan Mental
Bagikan
Ditulis Oleh

Andrew Francois

I write everything about cars, bikes, MotoGP, Formula 1, tech, games, and lifestyle.

Berita Terkait

Indonesia
Begini Data Terkini Pengguna Internet di Indonesia Tahun 2026, Masih Ada Jutaan Orang Tidak Dapatkan Akses
Masyarakat yang bekerja memiliki kontribusi penggunaan internet terbesar dengan penetrasi mencapai 84,9 persen.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 21 Mei 2026
Begini Data Terkini Pengguna Internet di Indonesia Tahun 2026, Masih Ada Jutaan Orang Tidak Dapatkan Akses
ShowBiz
Yacko Rilis 'Unbreakable Me', Jadi Anthem Perempuan Bangkit dan Lawan Trauma
Yacko merilis 'Unbreakable Me', anthem tentang pemulihan kesehatan mental perempuan. Lagu ini juga jadi bagian kampanye di Sydney Marathon 2026.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 29 April 2026
Yacko Rilis 'Unbreakable Me', Jadi Anthem Perempuan Bangkit dan Lawan Trauma
Lifestyle
Jangan Dianggap Sepele, Stigma Menstruasi Bisa Ganggu Kesehatan Mental
Psikiater mengungkap stigma dan ejekan saat menstruasi bisa memicu tekanan mental. Perempuan didorong berani membela diri dan memahami kondisi.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 23 April 2026
Jangan Dianggap Sepele, Stigma Menstruasi Bisa Ganggu Kesehatan Mental
Lifestyle
Bukan Sekadar PMS, PMDD Bisa Berdampak Serius hingga Picu Depresi Berat
PMDD adalah gangguan menjelang haid yang lebih berat dari PMS. Psikiater ingatkan gejalanya bisa picu depresi hingga butuh penanganan serius.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 21 April 2026
Bukan Sekadar PMS, PMDD Bisa Berdampak Serius hingga Picu Depresi Berat
Indonesia
Kemenkes Kritik Film ‘Aku Harus Mati’, Khawatirkan Perilaku Meniru
Menurut pihak Kemenkes, baliho itu berpotensi memicu peniruan tindakan bunuh diri, terutama di tengah tren kenaikan signifikan angka kematian di Indonesia.
Dwi Astarini - Selasa, 07 April 2026
Kemenkes Kritik Film ‘Aku Harus Mati’, Khawatirkan Perilaku Meniru
Indonesia
Promosi Film Horor "Aku Harus Mati" Dinilai Berdampak Buruk Bagi Kesehatan Mental Anak dan Remaja P
Sekitar 10 persen remaja mengalami gangguan kesehatan mental. Pada remaja dengan kerentanan psikologis seperti mereka, baliho film semacam "Aku Harus Mati" bisa memunculkan gagasan yang membahayakan.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 07 April 2026
Promosi Film Horor
Indonesia
Pembatasan Akun Anak Berlaku: X & Bigo Live Paling Patuh, Grup Meta Masih 'Bandel'
Untuk penerapan awalnya berlaku kepada delapan platform digital yaitu YouTube, TikTok, Facebook, Threads, Instagram, X, Bigo Live, dan Roblox.
Wisnu Cipto - Sabtu, 28 Maret 2026
Pembatasan Akun Anak Berlaku: X & Bigo Live Paling Patuh, Grup Meta Masih 'Bandel'
Indonesia
Hasil CKG, Ratusan Ribu Anak Diketahui Alami Cemas dan Depresi
Saat ini pemerintah juga mempercepat pemenuhan tenaga psikolog klinis di Puskesmas yang jumlahnya masih terbatas,
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 09 Maret 2026
Hasil CKG, Ratusan Ribu Anak Diketahui Alami Cemas dan Depresi
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Layanan Internet Digratiskan Selama Bulan Ramadan
Informasi yang menyebut adanya program internet gratis selama Ramdaan 1477 H tengah viral di media sosial.
Frengky Aruan - Selasa, 03 Maret 2026
[HOAKS atau FAKTA]: Layanan Internet Digratiskan Selama Bulan Ramadan
Berita Foto
Indosat Hadirkan Program #LebihBaikIndosat Sambut Idul Fitri 1447 H
SVP-Head of Corporate Communications Ovidia Nomia, SVP-Head of Network Operations Raden Tofan saat meluncurkan #LebihBaikIndosat di Jakarta (20/2/2026).
Didik Setiawan - Jumat, 20 Februari 2026
Indosat Hadirkan Program #LebihBaikIndosat Sambut Idul Fitri 1447 H
Bagikan