[HOAKS atau FAKTA]: Amerika Halangi Vladimir Putin ke KTT G20
Presiden Amerika Serikat Joe Biden (tengah) tiba di terminal VVIP I Bandara I Gusti Ngurah Rai Bali, Minggu (13/11/2022). ( ANTARA FOTO/Media Center G20 Indonesia/Galih Pradipta/nym)
MerahPutih.com- Beredar unggahan video di media sosial Facebook yang memperlihatkan kapal induk Amerika Serikat dan sejumlah pesawat tempur.
Gambar tersebut disertai narasi bahwa Amerika Serikat mengirimkan enam bomber nuklir dan kapal induk ke Nusa Tenggara Timur (NTT).
Baca Juga:
[HOAKS atau FAKTA]: Puluhan Ribu Warga Desa Teriaki Ganjar Presiden
Isinya disebut agar Presiden Joko Widodo tidak melawan Australia dan batal mengundang Presiden Rusia Vladimir Putin dalam acara Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) G20 di Bali.
Pasalnya, jika Presiden Rusia Vladimir Putin datang bersamaan dengan Presiden Amerika Serikat Joe Biden, perairan laut Bali akan dipenuhi dengan kapal perang dan kapal induk milik Amerika Serikat dan Rusia yang siap saling menyerang.
FAKTA
Berdasarkan hasil penelusuran di website Kominfo dari cekfaktatempo, klaim dalam video yang beredar tersebut adalah keliru.
Faktanya, video tersebut merupakan hasil suntingan yang menggabungkan sejumlah dokumentasi video dengan konteks berbeda dan sama sekali tidak ada kaitannya dengan KTT G20 di Bali.
Baca Juga:
[HOAKS atau FAKTA]: Puluhan Pemimpin Negara Minta Jokowi Pimpin PBB
Media Australia, abc.net.au menyebut, bahwa Amerika Serikat berencana menempatkan enam bomber berkemampuan nuklir ke Australia Utara, bukan di NTT.
Sedangkan, Becca Wasser dari Center for New American Security mengatakan menempatkan B-52 di Australia Utara adalah peringatan bagi Tiongkok karena persiapan serangan Beijing terhadap Taiwan sedang meningkat.
KESIMPULAN
Informasi yang beredar tersebut dipastikan hoaks. Sebab, isinya tak ada kaitan dengan KTT G20. (Knu)
Baca Juga:
[HOAKS atau FAKTA]: COVID-19 Varian Baru Hanya Berbahaya Bagi yang Sudah Divaksin
Bagikan
Joseph Kanugrahan
Berita Terkait
Amerika Serikat dan Iran di Ambang Perang, DPR RI Minta Pemerintah Indonesia Siapkan Evakuasi WNI
[HOAKS atau FAKTA]: Prabowo Jual Laut dan Hutan di Sumatra ke Inggris Seharga Rp 90 Triliun
Ketegangan Dengan AS Meningkat, Iran Klaim Kendalikan Penuh Selat Hormuz
MPR RI Khawatir Aliansi Perdamaian Bentukan Trump Disabotase Israel untuk Rusak Palestina
[HOAKS atau FAKTA]: Jokowi Berwasiat Agar Gibran dan Kaesang Jadi Pasangan Capres-Cawapres di Pemilu 2029
AS Mengancam dengan Kapal Induk, Iran tak Mau Kalah Peringatkan Aksi Balasan jika 'Negeri Paman Sam' Menyerang
Kapal Induk AS USS Abraham Lincoln Standby di Timur Tengah, Siapkan Serangan ke Iran jika Diminta
Kapal Induk AS Tiba di Timur Tengah, Dikirim untuk Berjaga-Jaga
[HOAKS atau FAKTA]: Pengakuan Kezia Syifa Jadi Tentara AS karena Dapat Gaji Besar dan Merasa Dipersulit di Indonesa
7 Tewas dan 800 Ribu Rumah tanpa Listrik saat Badai Musim Dingin Landa Amerika Serikat