Hindari Nasihat, Ini Yang Harus Dilakukan Saat Menghadapi Orang Depresi

P Suryo RP Suryo R - Kamis, 10 Oktober 2019
Hindari Nasihat, Ini Yang Harus Dilakukan Saat Menghadapi Orang Depresi

Orang-orang yang mengalami depresi merasa bahwa hidupnya sendirian.. (Foto: Pixabay/Anemone123)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

GANGGUAN psikis adalah salah satu jenis gangguan yang sering diremehkan karena keberadaannya yang kasat mata. Penderitanya pun seringkali menafikkan keberadaannya karena tak ingin dicap aneh atau "sakit jiwa". Mereka juga seringkali menyembunyikannya dari orang-orang terdekat dan bersikap seolah baik-baik saja. Padahal mereka tidak baik-baik saja. Mereka membutuhkan pertolongan orang lain karena jika dibiarkan gangguan psikis tersebut akan berubah menjadi depresi. Depresi dapat menghancurkan seseorang pada fase yang tidak terbayangkan. Pada tahap yang paling serius, depresi juga dapat membinasakan orang-orang yang mengalaminya.

Seperti yang sudah disebutkan, pengidap depresi akan menyamarkan permasalahan jiwanya dari orang-orang sekitar. Jika ia cukup percaya padamu untuk mengetahuinya maka kamu cukup beruntung. Meskipun ia memercayaimu, kamu harus menyikapinya dengan bijaksana. Sedikit saja salah menyikapi, kamu dapat menjerumuskan mereka atau memicu depresi mereka kian mendalam. "Hal yang harus dilakukan ketika seseorang memercayaimu membicarakan gangguan psikis yang dialaminya adalah dengan mendengarkan secara aktif tetapi hindari memberi nasihat," ujar psikolog, Rena Masri.

Baca Juga;

Rena Masri, Ada Banyak Jenis Gangguan Mental

rena masri
Rena Masri, mendengarkan secara aktif tetapi hindari memberi nasihat. (Foto: dok.pribadi)

Nasihat yang tidak sesuai perspektif membuat mereka kebingungan. Mereka pun akan semakin gamang dengan apa yang dirasakannya. Nasihat yang bersifat judgmental juga membuat mereka semakin terpuruk dengan kondisi mereka, "Berilah nasihat hanya jika mereka minta," ucap perempuan yang akrab disapa Rena tersebut. Alih-alih memberi nasihat, mendengarkan keluh kesah dan suka cita yang mereka alami adalah hal yang dibutuhkan.

Kondisi ruangan yang serba tertutup juga dapat membuat pikiran mereka semakin kacau. Untuk itu, ajak mereka bersosialisasi dengan mengajak mereka makan siang di luar. "Kita juga bisa mendengarkan uneg-uneg yang mereka rasakan di kafe, papar Rena. Tak hanya makan di kafe, sosialisasi juga bisa dilakukan dengan berbagai cara misalnya jalan pagi, main tenis, menikmati live music dan lain-lainnya. Suasana yang berbeda membuat suasana hati mereka membaik,

Baca Juga:

Awas Gangguan Mental pada Remaja!

orang depresi butuh pertolongan
Mereka membutuhkan pertolongan orang lain. (Foto: Pixabay/Free-Photos)

Orang-orang yang mengalami depresi merasa bahwa hidupnya sendirian. Perasaan kesepian dan sendiri membuat mereka semakin larut pada depresi. Jika dibiarkan begitu saja, tak menutup kemungkinan bahwa mereka akan berpikir untuk mengakhiri hidupnya. Untuk itu, ajak mereka ke komunitas depresi. "Di sana mereka bisa sharing dengan sesama penyintas," tutur Rena. Mereka pun akan mendapat pengalaman baru dan pandanan baru yang dapat menuntun mereka memiliki kehidupan yang lebih baik.

Hal yang paling penting, yakinkan bahwa mereka berharga. Dengan mengetahui nilai mereka di mata orang lain, mereka akan merasa lebih baik dan percaya diri. (avia)

Baca Juga:

Jaga Kesehatan Mental dengan Melakukan 5 Hal Sederhana Ini

#Gangguan Mental #Kesehatan Mental #Lampu Kuning Oktober
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Iftinavia Pradinantia

I am the master of my fate and the captain of my soul
Show More

Berita Terkait

ShowBiz
Yacko Rilis 'Unbreakable Me', Jadi Anthem Perempuan Bangkit dan Lawan Trauma
Yacko merilis 'Unbreakable Me', anthem tentang pemulihan kesehatan mental perempuan. Lagu ini juga jadi bagian kampanye di Sydney Marathon 2026.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 29 April 2026
Yacko Rilis 'Unbreakable Me', Jadi Anthem Perempuan Bangkit dan Lawan Trauma
Lifestyle
Jangan Dianggap Sepele, Stigma Menstruasi Bisa Ganggu Kesehatan Mental
Psikiater mengungkap stigma dan ejekan saat menstruasi bisa memicu tekanan mental. Perempuan didorong berani membela diri dan memahami kondisi.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 23 April 2026
Jangan Dianggap Sepele, Stigma Menstruasi Bisa Ganggu Kesehatan Mental
Lifestyle
Bukan Sekadar PMS, PMDD Bisa Berdampak Serius hingga Picu Depresi Berat
PMDD adalah gangguan menjelang haid yang lebih berat dari PMS. Psikiater ingatkan gejalanya bisa picu depresi hingga butuh penanganan serius.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 21 April 2026
Bukan Sekadar PMS, PMDD Bisa Berdampak Serius hingga Picu Depresi Berat
Indonesia
Kemenkes Kritik Film ‘Aku Harus Mati’, Khawatirkan Perilaku Meniru
Menurut pihak Kemenkes, baliho itu berpotensi memicu peniruan tindakan bunuh diri, terutama di tengah tren kenaikan signifikan angka kematian di Indonesia.
Dwi Astarini - Selasa, 07 April 2026
Kemenkes Kritik Film ‘Aku Harus Mati’, Khawatirkan Perilaku Meniru
Indonesia
Promosi Film Horor "Aku Harus Mati" Dinilai Berdampak Buruk Bagi Kesehatan Mental Anak dan Remaja P
Sekitar 10 persen remaja mengalami gangguan kesehatan mental. Pada remaja dengan kerentanan psikologis seperti mereka, baliho film semacam "Aku Harus Mati" bisa memunculkan gagasan yang membahayakan.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 07 April 2026
Promosi Film Horor
Indonesia
Hasil CKG, Ratusan Ribu Anak Diketahui Alami Cemas dan Depresi
Saat ini pemerintah juga mempercepat pemenuhan tenaga psikolog klinis di Puskesmas yang jumlahnya masih terbatas,
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 09 Maret 2026
Hasil CKG, Ratusan Ribu Anak Diketahui Alami Cemas dan Depresi
Indonesia
Menkes Perluas Jangkauan CKG Buntut Anak 11 hingga 14 Tahun Bunuh Diri di Awal Tahun 2026
Langkah promotif-preventif ini diambil menyusul temuan kasus tragis empat anak usia 11-14 tahun yang meninggal dunia akibat bunuh diri di berbagai wilayah Indonesia sepanjang awal tahun 2026
Angga Yudha Pratama - Senin, 09 Maret 2026
Menkes Perluas Jangkauan CKG Buntut Anak 11 hingga 14 Tahun Bunuh Diri di Awal Tahun 2026
Dunia
Kemenkes: 4 dari 1.000 Orang Mengalami Skizofrenia
Sekitar 2 persen orang dewasa di Indonesia mengalami masalah kesehatan mental.
Wisnu Cipto - Kamis, 08 Januari 2026
Kemenkes: 4 dari 1.000 Orang Mengalami Skizofrenia
Olahraga
Raphael Varane Ngaku Alami Depresi saat Masih di Real Madrid, Paling Parah setelah Piala Dunia 2018!
Raphael Varane mengaku dirinya mengalami depresi saat masih membela Real Madrid. Ia menceritakan itu saat wawancara bersama Le Monde.
Soffi Amira - Rabu, 03 Desember 2025
Raphael Varane Ngaku Alami Depresi saat Masih di Real Madrid, Paling Parah setelah Piala Dunia 2018!
Indonesia
2 Juta Anak Alami Gangguan Kesehatan Mental, Kemenkes Buka Layanan healing 119.id Cegah Potensi Bunuh Diri
Kemenkes membuka layanan healing 119.id bagi warga yang mengalami stres, depresi atau memiliki keinginan bunuh diri.
Wisnu Cipto - Kamis, 30 Oktober 2025
2 Juta Anak Alami Gangguan Kesehatan Mental, Kemenkes Buka Layanan healing 119.id Cegah Potensi Bunuh Diri
Bagikan