Hidayat Nur Wahid Tegaskan Jaga Keutuhan NKRI adalah Fitrah Umat Islam Indonesia

Eddy FloEddy Flo - Jumat, 04 Agustus 2017
Hidayat Nur Wahid Tegaskan Jaga Keutuhan NKRI adalah Fitrah Umat Islam Indonesia

Wakil Ketua MPR Hidayat Nur Wahid (Foto : www.mpr.go.id)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.Com - Hidayat Nur Wahid menegaskan komitmen umat Islam untuk terus menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) sudah menjadi fitrah umat Islam Indonesia.

"Bahkan, di Kota Surabaya ini terjadi peristiwa heroik melawan penjajah Belanda, mempertahankan Indonesia yang baru merdeka. Fatwanya KH Hasyim Azhari yang dikenal dengan Resolusi Jihad, 22 Oktober 1945, yang kemudian terjadi peristiwa bersejarah 10 November," kata Hidayat Nur Wahid dalam sambutannya ketika menyampaikan materi sosialisasi Empat Pilar di Kota Surabaya, Jumat (4/8).

Sosialisasi Empat Pilar diselenggarakan atas kerja sama antara MPR RI dan Ikatan Da'i Indonesia (Ikadi) Kota Surabaya, Kamis (3/8) malam.

Menurut Hidayat Nur Wahid, sejak perjuangan kemerdekaan, fitrahnya umat Islam Indonesia memang menjaga NKRI, menjaga kedaulatan Indonesia, dan kemerdekaan Indonesia. Namun, fitrah semacam ini, kata dia, harus dipahami betul oleh umat Islam sehingga umat Islam tidak memusuhi Indonesia.

"Umat Islam juga jangan sampai dijadikan kambing hitam untuk dimusuhi, diadu domba, dikriminalisasi," tegas Hidayat.

Politisi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) ini menegaskan, bicara tentang NKRI, tentang Indonesia, di situ ada peran umat Islam yang sangat luar biasa.

Hidayat berharap, bangsa Indonesia terutama umat Islam betul-betul kembali pada prinsip negara hukum, tidak ada yang dikriminalisasi dan tidak ada yang melakukan tindakan tidak adil. Wakil Ketua MPR itu menyatakan karena terindikasi ada upaya ingin mengkotakkan-kotakkan umat Islam Indonesia, seolah-olah kalau pro-Islam tidak pro-NKRI atau kalau pro-Islam, pro-212 seolah-olah membahayakan Pancasila.

Menurut Hidayat Nur Wahid, sangat mungkin ada pihak tertentu memiliki agenda yang tidak suka Indonesia maju, kuat, atau tidak suka kalau umat Islam bersama Pemerintah.

"Mereka ingin terjadinya pelemahan, agar Indonesia kembali terjajah," katanya.

Pada kesempatan tersebut, Hidayat Nur Wahid mengingatkan, jangan sampai bangsa Indonesia terjebak pada skenario adu domba antara umat beragama dengan Pemerintah, antara umat beragama dengan TNI, atau antara TNI dengan umat beragama.

Menurut Hidayat, perlu ditegaskan kembali bahwa citra umat Islam adalah menyepakati hadirnya Pancasila, NKRI, dan menyelamatkan proklamasi Indonesia.

"Fitrah ini penting dipahami umat Islam," tegas Hidayat Nur Wahid.(*)

Sumber: ANTARA

#Hidayat Nur Wahid #Politisi PKS #Empat Pilar Kebangsaan #Islam #Tokoh Islam
Bagikan
Ditulis Oleh

Eddy Flo

Simple, logic, traveler wanna be, LFC and proud to be Indonesian

Berita Terkait

Indonesia
Korban Hanania Travel Rugi Rp 60 M, Kemenhaj Didesak Buka Nama-Nama Biro Haji-Umrah Bermasalah
Kasus gagal berangkat umrah yang menimpa ribuan calon jamaah Hanania Travel kembali menambah daftar panjang persoalan penyelenggaraan ibadah umrah di Indonesia.
Wisnu Cipto - Minggu, 31 Mei 2026
Korban Hanania Travel Rugi Rp 60 M, Kemenhaj Didesak Buka Nama-Nama Biro Haji-Umrah Bermasalah
Indonesia
Anggap Kasus Selesai Kekeluargaan, Pimpinan MPR Tetap Pelajari Materi Gugatan Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar
Wakil Ketua MPR RI Eddy Soeparno menegaskan MPR menghormati gugatan hukum LCC Empat Pilar. Polemik disebut sudah diselesaikan secara kekeluargaan
Wisnu Cipto - Minggu, 31 Mei 2026
Anggap Kasus Selesai Kekeluargaan, Pimpinan MPR Tetap Pelajari Materi Gugatan Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar
Indonesia
Gugatan Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Lanjut di Pengadilan, Tergugat Ketua MPR hingga MC
Sidang gugatan perdana digelar 2 Juni 2026 di PN Jakarta Pusat, dengan sorotan pada tuntutan pemberhentian dua juri dan larangan MC.
Wisnu Cipto - Minggu, 31 Mei 2026
Gugatan Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Lanjut di Pengadilan, Tergugat Ketua MPR hingga MC
Dunia
Tidak ada Korban WNI, KJRI Beberkan Kronologis Aksi Penembakan di Islamic Center of San Diego
Motif penembakan masih diselidiki, namun Kepolisian San Diego menduga insiden ini berkaitan dengan serangan kebencian terhadap komunitas Muslim.
Wisnu Cipto - Selasa, 19 Mei 2026
Tidak ada Korban WNI, KJRI Beberkan Kronologis Aksi Penembakan di Islamic Center of San Diego
Indonesia
MPR RI Pastikan Gelar Final Ulang LCC Empat Pilar Demi Keadilan Demokrasi
Polemik ini bermula dari sesi pertanyaan rebutan yang memicu keberatan dari peserta, namun respons juri saat itu justru menuai kritik tajam netizen
Angga Yudha Pratama - Rabu, 13 Mei 2026
MPR RI Pastikan Gelar Final Ulang LCC Empat Pilar Demi Keadilan Demokrasi
Indonesia
Drama Lomba Cerdas Cermat Kalbar Viral di Medsos, DPR Desak MPR Gelar Tanding Ulang
Hetifah menyampaikan permohonan maaf kepada pihak-pihak yang merasa dirugikan dalam insiden ini, terutama para siswa dari SMAN 1 Pontianak
Angga Yudha Pratama - Rabu, 13 Mei 2026
Drama Lomba Cerdas Cermat Kalbar Viral di Medsos, DPR Desak MPR Gelar Tanding Ulang
Indonesia
Kemenag Bantah Isu Kelola Rekening Masiid Seluruh Indonesia
Kementerian Agama justru terus mendorong pengelolaan masjid yang profesional, transparan, dan akuntabel oleh DKM atau pengurus masjid, tanpa intervensi dalam bentuk penguasaan dana oleh pemerintah.
Dwi Astarini - Rabu, 22 April 2026
Kemenag Bantah Isu Kelola Rekening Masiid Seluruh Indonesia
Indonesia
Wakil Ketua MPR Minta Negara OKI Waspada Operasi False Flag yang Bisa Picu Perang Iran
Wakil Ketua MPR Hidayat Nur Wahid meminta negara anggota OKI di Timur Tengah waspada terhadap operasi false flag yang berpotensi memicu konflik dengan Iran.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 05 Maret 2026
Wakil Ketua MPR Minta Negara OKI Waspada Operasi False Flag yang Bisa Picu Perang Iran
Indonesia
Presiden Prabowo Didorong Manfaatkan Kedekatan dengan Donald Trump untuk Redam Konflik
Hidayat Nur Wahid menilai keinginan Prabowo untuk berperan sebagai mediator patut diapresiasi.
Dwi Astarini - Selasa, 03 Maret 2026
Presiden Prabowo Didorong Manfaatkan Kedekatan dengan Donald Trump untuk Redam Konflik
Indonesia
DPR Endus Bahaya Perjanjian Dagang Indonesia-AS, Industri Halal Nasional Berpotensi Gulung Tikar Massal
Hidayat memaparkan bahwa keunggulan produk kosmetik dan farmasi halal Indonesia akan tergerus oleh serbuan produk serupa dari Amerika Serikat
Angga Yudha Pratama - Jumat, 27 Februari 2026
DPR Endus Bahaya Perjanjian Dagang Indonesia-AS, Industri Halal Nasional Berpotensi Gulung Tikar Massal
Bagikan