Home Leaderboard 1
Home Leaderboard 1

Heru Budi Dinilai Cocok jadi Pj Gubernur DKI

Andika PratamaAndika Pratama - Jumat, 09 September 2022
Heru Budi Dinilai Cocok jadi Pj Gubernur DKI

Kepala Sekretariat Presiden Heru Budi Hartono. Foto: ANTARA

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Sosok Penjabat Gubernur DKI Jakarta pengganti Anies Baswedan sampat saat ini belum diumumkan oleh Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri).

Sejauh ini ada tiga calon Pj Gubernur yang digadang-gadang akan menduduki kursi DKI 1, yakni Kepala Sekretariat Presiden (KSP) Heru Budi Hartono, Sekda DKI Marullah Matali, dan Juri Ardiantoro.

Baca Juga

Fraksi Gerindra Tanggapi Usulan Pembentukan Pansel Penentuan Calon Pj Gubernur DKI

"Kalau ngomong kriteria Pj Gubernur itu, menurut saya yang paling mumpuni sebenarnya adalah Heru," kata Anggota Fraksi DPRD DKI Jakarta Mohamad Taufik, Jumat (9/9)

Menurut politisi Gerindra itu, Heru memenuhi empat kriteria sebagai Pj Gubernur. Pertama, Heru memiliki kompetensi menjalankan pemerintahan. Kedua, Heru memahami persoalan Jakarta karena pernah menjadi pejabat Pemprov DKI.

Ketiga, Heru juga memahami kondisi pemerintahan di DKI Jakarta. Serta kriteria keempat adalah kedekatan personal dengan Presiden Joko Widodo.

Menurut Taufik, kriteria itu sangat penting, mengingat Pj Gubernur dipilih oleh Jokowi lewat Kemendagri

"Menurut saya yang paling mumpuni sebenarnya adalah Heru karena punya kedekatan. Kenapa perlu kedekatan? Karena yang ngangkat presiden, nih. Kalau enggak punya kedekatan dengan Presiden, agak repot mengelola pemerintahannya," ujarnya.

Baca Juga

Pimpinan DPRD Sebut Perebutan Kursi Pj Gubernur DKI Hal yang Wajar

Lalu, bagaimana dengan nama-nama lain yang beredar, seperti Sekda DKI Marullah Matali dan Deputi IV Kepala Staf Kepresidenan Bidang Informasi dan Komunikasi Politik, Juri Ardiantoro.

Marullah, menurut Taufik, juga memenuhi empat kriteria yang dimaksud, Namun, kedekatan Marullah kepada Jokowi tidak sedekat yang dimiliki Heru saat ini.

"Heru menurut saya lebih dekat (dengan Jokowi), ada poin plus-nya," papar mantan Wakil Ketua DPRD DKI Fraksi Gerindra ini.

Sementara Juri Ardiantoro, Taufik menilai yang bersangkutan tidak memenuhi salah satu dari empat kriteria. Meskipun Juri memahami persoalan di Jakarta karena pernah menjadi Ketua KPU DKI Jakarta, namun ia tidak pernah menjadi pejabat di lingkungan Pemprov DKI.

"Juri memang punya kedekatan dengan Presiden, punya kompetensi memahami Jakarta karena mantan Ketua KPU DKI. Tapi, Juri tidak punya pengalaman mengelola Pemprov DKI Jakarta," ungkapnya. (Asp)

Baca Juga

Mendagri Beri Waktu DPRD Usulkan 3 Nama Calon Pj Gubernur DKI sampai 16 September

#Gubernur DKI Jakarta #Heru Budi Hartono #Politikus Partai Gerindra M Taufik
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Kondisi SDN Srengseng Sawah 15 Setelah Ancaman Bom, Sekolah Kembali Normal
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung memastikan aktivitas belajar di SDN Srengseng Sawah 15 kembali normal setelah ancaman bom dipastikan tidak terbukti.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 14 Juli 2026
Kondisi SDN Srengseng Sawah 15 Setelah Ancaman Bom, Sekolah Kembali Normal
Indonesia
Progres LRT Jakarta Fase 1B Tembus 95 Persen, Pramono Targetkan Beroperasi Agustus 2026
Pembangunan LRT Jakarta Fase 1B hampir rampung. Progres proyek telah mencapai 95 persen dan ditargetkan mulai beroperasi pada Agustus 2026 dengan rute baru hingga Manggarai.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 14 Juli 2026
Progres LRT Jakarta Fase 1B Tembus 95 Persen, Pramono Targetkan Beroperasi Agustus 2026
Indonesia
Viral Denda Rp 500 Ribu karena Ganjil Genap di Tol, Simak Penjelasan Pramono
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung memastikan tidak ada aturan baru ganjil genap di jalan tol. Ketentuan tersebut sudah berlaku sejak 2019.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 26 Juni 2026
Viral Denda Rp 500 Ribu karena Ganjil Genap di Tol, Simak Penjelasan Pramono
Indonesia
LRT Velodrome-Manggarai Diresmikan Agustus, Gubernur Pramono: Nilai Investasi Mencapai Rp 12,5 Triliun
Rute LRT Velodrome-Manggarai ini akan diperpanjang hingga Dukuh Atas.
Frengky Aruan - Minggu, 21 Juni 2026
LRT Velodrome-Manggarai Diresmikan Agustus, Gubernur Pramono: Nilai Investasi Mencapai Rp 12,5 Triliun
Indonesia
Gubernur Pramono Resmikan Penataan Jalan Rasuna Said, Kini Memiliki Wajah Baru yang Nyaman
Jalan Rasuna Said kini menjadi ikon baru yang lebih rapi dan tertata, nyaman bagi kendaraan, pengguna transportasi umum, pejalan kaki, hingga penyandang disabilitas.
Frengky Aruan - Minggu, 21 Juni 2026
Gubernur Pramono Resmikan Penataan Jalan Rasuna Said, Kini Memiliki Wajah Baru yang Nyaman
Indonesia
Pramono Ungkap RW Kumuh di Jakarta Turun 52 Persen, Tapi Masih Tersisa 211 Titik
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengungkap jumlah RW kumuh di Jakarta turun 52,58% sejak 2017. Masih ada 211 RW kumuh yang jadi fokus penanganan Pemprov DKI.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 07 Mei 2026
Pramono Ungkap RW Kumuh di Jakarta Turun 52 Persen, Tapi Masih Tersisa 211 Titik
Indonesia
Gubernur Pramono Serukan Pembersihan Masal Ikan Sapu-sapu, Bukan Hanya di Jakarta Pusat
Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung Wibowo menginstruksikan jajaran untuk melakukan pembersihan ikan sapu-sapu di seluruh wilayah Ibu Kota.
Frengky Aruan - Minggu, 12 April 2026
Gubernur Pramono Serukan Pembersihan Masal Ikan Sapu-sapu, Bukan Hanya di Jakarta Pusat
Indonesia
ASN Jakarta Pakai Mobil Dinas ke Puncak, Pramono Anung: Sudah Ditegur
ASN DKI Jakarta kedapatan menggunakan mobil dinas di Puncak Bogor. Pramono Anung menegaskan tidak ada toleransi, BPAD beri teguran dan lakukan evaluasi.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 07 April 2026
ASN Jakarta Pakai Mobil Dinas ke Puncak, Pramono Anung: Sudah Ditegur
Indonesia
Gubernur Pramono Dukung Rencana Presiden Prabowo Bangun Hunian Layak bagi Warga Bantaran Rel di Senen
Menurut Pramono, keberadaan warga yang tinggal di fasilitas umum, termasuk di pinggir rel maupun tempat pemakaman umum (TPU), menjadi persoalan lama di Jakarta.
Frengky Aruan - Sabtu, 28 Maret 2026
Gubernur Pramono Dukung Rencana Presiden Prabowo Bangun Hunian Layak bagi Warga Bantaran Rel di Senen
Indonesia
Pendatang di Jakarta Pascalebaran Bisa Sampai 12 Ribu Orang, Gubernur Pramono: Tidak Ada Operasi Yustisia
Pramono hanya mengingatkan pendatang harus punya kesiapan diri yang bagus dan kemampuan untuk bekerja.
Frengky Aruan - Jumat, 27 Maret 2026
Pendatang di Jakarta Pascalebaran Bisa Sampai 12 Ribu Orang, Gubernur Pramono: Tidak Ada Operasi Yustisia
Bagikan