Kesehatan

Hemoglobin dapat Ditingkatkan secara Alami

P Suryo RP Suryo R - Rabu, 26 Januari 2022
Hemoglobin dapat Ditingkatkan secara Alami

Jika Hemoglobin rendah dapat menyebabkan penyakit anemia. (Foto: Unsplash/Yoel Peterson)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

HEMOGLOBIN merupakan komponel sel darah merah yang bertanggung jawab membawa oksigen ke seluruh tubuh dan mempertahankan fungsi metabolisme yang optimal. Jika Hemoglobin rendah dapat menyebabkan penyakit anemia, atau bahkan menimbulkan sejumlah keluhan dan gangguan kesehatan lainnya.

Jika mengalami kekurangan hemoglobin sebaiknya kamu berkonsultasi dengan dokter. Jika dokter sudah menemukan penyebab rendahnya hemoglobin maka akan ada langkah penanganan yang bisa diambil seperti terapi dan transfusi darah.

Namun ada beberapa cara lain juga yang dapat membantu menaikkan hemoglobin di dalam tubuh secara alami, hanya dengan mengubah pola hidup sehari-hari di rumah. Bersumber dari Pink Villa, Tanvee Tutlani, ahli nutrisi dan diet memberikan cara meningkatkan kadar hemoglobin secara alami.

Baca Juga:

Pentingnya Asupan Yodium untuk Tumbuh Kembang Optimal

Pola makan

makan
Konsumsi buah dan sayuran dengan tepat bisa menaikkan kadar Hemoglobin. (Foto: Unsplash/Nathan Dumlao)


Orang yang memiliki hemoglobin rendah harus mengkonsumsi makanan yang kaya zat besi, Vitamin C, dan asam folat. Zat besi merupakan mineral yang penting untuk memproduksi hemoglobin. Sayuran hijau, tomat, telur, ayam, kurma, kacang-kacangan, yogurt adalah beberapa makanan yang kaya akan zat besi.

Vitamin C berguna untuk memastikan penyerapan zat besi yang optimal dalam tubuh. Kamu bisa mengkonsumsi jeruk, lemon, brokoli, pepaya dan buah-buahan berwarna yang kaya akan Vitamin C.

Asam folat, vitamin B kompleks juga diperlukan untuk memproduksi dan membentuk sel darah merah. Kekurangan asam folat dapat menggangu pematangan sel darah merah muda dan menghasilkan kadar hemoglobin yang rendah. Kamu bisa mengkonsumsi makanan yang mengandung asam folat seperti bayam, nasi, kacang tanah, kacang merah, alpukat, dan selada.


Teh herbal

teh
Teh herbal memiliki kandungan yang berfungi meningkatkan produksi sel darah merah (Foto: Unsplash/AsVerna)


Teh herbal terdiri dari bahan-bahan kuat yang merupakan sumber kaya zat besi non-heme. Teh herbal memiliki kebaikan zat besi dan nutrisi lain seperti Vitamin A, C, K, Kalsium dan Potasium. Mengonsumsi teh herbal yang cukup dapat membantu menenangkan saraf, meningkatkan produksi sel darah merah, yang akan mengarah pada kesehatan tubuh yang lebih baik.

Baca Juga:

Bayang-Bayang Stunting di Masa Pandemi

Bejana tembaga

tembaga
Menyimpan air dalam wadah tembaga memberikan hasil positif. (Foto: Unsplash/Oleksandr Kurchev)


Salah satu praktik ayurveda kuno yang diketahui memiliki dampak positif untuk kesehatan ialah meminum air yang disimpan di bejana tembaga. Ternyata ini berguna untuk memulihkan tubuh dan meningkatkan kadar zat besi. Kamu bisa menyimpan air dalam botol atau kendi tembaga semalaman dan mengkonsumsinya di pagi hari untuk hasil yang baik.


Zat besi

zat besi
Hindari makanan yang menyebabkan hambatan penyerapan zat besi (Foto: Pexels/NastyaSensei)


Beberapa makanan dapat menurunkan serta menghambat penyerapan zat besi. Cobalah untuk menghindari atau mengurangi produk susu seperti susu dan keju, dan meminimalkan asupan produk berbahan gluten untuk mempertahankan kadar hemoglobin yang memadai. (pid)

Baca Juga:

Apakah Memasak Menggunakan 'Air-Fryer' Lebih Sehat?

#Kesehatan
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

P Suryo R

Stay stoned on your love
Show More

Berita Terkait

Fun
We Pause We Rise Ajak Perempuan Kenali Perimenopause, Ahli Ingatkan Gejala Brain Fog
We Pause We Rise menggelar Rose & Bloom untuk mengedukasi perempuan tentang perimenopause dan menopause, termasuk brain fog, kesehatan tulang, dan hipertensi.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 19 Oktober 2026
We Pause We Rise Ajak Perempuan Kenali Perimenopause, Ahli Ingatkan Gejala Brain Fog
Indonesia
Jakarta Catat 58 Kasus DBD per Oktober 2026
Secara kumulatif, jumlah kasus selama Januari hingga Oktober 2026 juga lebih rendah jika dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun sebelumnya.
Dwi Astarini - Sabtu, 17 Oktober 2026
Jakarta Catat 58 Kasus DBD per Oktober 2026
Lifestyle
Inspirasi Pit Stop F1 Menyelamatkan Nyawa Pasien Rumah Sakit
Inovasi F1 telah memberikan dampak yang jauh melampaui lintasan balap.
Dwi Astarini - Kamis, 15 Oktober 2026
 Inspirasi Pit Stop F1 Menyelamatkan Nyawa Pasien Rumah Sakit
Berita Foto
Pantau Gaya Hidup Makin Personal, U by Prodia Hadirkan U-Buddy
SPG menunjukkan tampilan antarmuka (user interface/UI) aplikasi U-Buddy saat peluncurannya di Jakarta, Rabu (7/10/2026).
Didik Setiawan - Rabu, 07 Oktober 2026
Pantau Gaya Hidup Makin Personal, U by Prodia Hadirkan U-Buddy
Indonesia
Insiden Lab di Rusia, Kemenkes Tingkatkan Kesiapsiagaan
bandara dan pelabuhan internasional di Bali menerapkan peningkatan pengawasan pelaku perjalanan melalui pengawasan deklarasi kesehatan (All Indonesia - SSHP).
Dwi Astarini - Selasa, 06 Oktober 2026
Insiden Lab di Rusia, Kemenkes Tingkatkan Kesiapsiagaan
Lifestyle
Berbagi Cocolan Setara Ciuman Bibir, Rentan Menyebarkan Virus dan Bakteri
Berapa kali celupan yang dibutuhkan untuk memindahkan jumlah bakteri yang kira-kira sama banyaknya dengan ciuman berdurasi 10 detik?
Dwi Astarini - Senin, 05 Oktober 2026
 Berbagi Cocolan Setara Ciuman Bibir, Rentan Menyebarkan Virus dan Bakteri
Indonesia
Jangan Sepelekan Influenza Tipe A, Anak Batuk Demam Tinggi Segera Bawa ke Faskes!
Anak demam tinggi dan sesak napas? Peringatkan bahaya virus influenza tipe A pada anak. Segera bawa ke faskes rujukan terdekat!
Wisnu Cipto - Jumat, 02 Oktober 2026
Jangan Sepelekan Influenza Tipe A, Anak Batuk Demam Tinggi Segera Bawa ke Faskes!
Lifestyle
Bukan Cuma Soal Biaya, Dokter Ungkap 3 Alasan Pengobatan Gagal Jantung Lanjut Masih Terbatas di Indonesia
Dokter Paskah ungkap tiga tantangan pengobatan gagal jantung lanjut di Indonesia, mulai dari literasi masyarakat, keterbatasan dokter hingga mahalnya teknologi.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 01 Oktober 2026
Bukan Cuma Soal Biaya, Dokter Ungkap 3 Alasan Pengobatan Gagal Jantung Lanjut Masih Terbatas di Indonesia
Lifestyle
Teknologi LVAD Hadir di Indonesia, Jadi Harapan Baru bagi Pasien Gagal Jantung Lanjut
Teknologi LVAD atau pompa jantung artificial kini tersedia di Indonesia untuk membantu pasien gagal jantung tingkat lanjut. Ini cara kerja dan persiapannya.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 01 Oktober 2026
Teknologi LVAD Hadir di Indonesia, Jadi Harapan Baru bagi Pasien Gagal Jantung Lanjut
Indonesia
Kemenkes Klaim 99,1 Juta Orang Telah Ikut Program Cek Kesehatan Gratis
Pemerintah mengatakan manfaat program CKG berpotensi mencegah satu dari empat kasus stroke dan penyakit kardiovaskular pada 2035.
Dwi Astarini - Kamis, 01 Oktober 2026
Kemenkes Klaim 99,1 Juta Orang Telah Ikut Program Cek Kesehatan Gratis
Bagikan