Hati-Hati, Solo Punya Klaster Baru COVID-19 Tahu Kupat

Wisnu CiptoWisnu Cipto - Rabu, 15 Juli 2020
Hati-Hati, Solo Punya Klaster Baru COVID-19 Tahu Kupat

Dinas Kesehatan Kota (DKK) Solo, Jawa Tengah melakukan rapid test pada driver ojol. (MP/Ismail)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Gugus tugas percepatan penanganan COVID-19 Solo, Jawa Tengah bertambah tujuh orang pada tanggal 14 Juli. Tambahan kasus ini di antaranya datang dari klaster baru pedagang tahu kupat yang berjualan di kawasan RS Kasih Ibu Solo.

Sebelumnya ini juga ada klaster RSUD dr Morwardi Solo yang menginfeksi 25 orang nakes yang merupakan mahasiswa Program Pendidikan Dokter Spesialis (PPDS) Universitas Sebelas Maret (UNS) Solo.

Baca Juga:

Satu Pedagang Meninggal Positif COVID-19, Solo Tutup Pasar Harjodaksino

Ketua Pelaksana Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Solo, Ahyani, mengatakan, dari tujuh pasien terkonfirmasi positif tersebut, empat diantaranya merupakan tenaga kesehatan (nakes) yang masuk dalam daftar 25 nakes mahasiswa PPDS UNS Solo. Dengan tambaham kasus baru ini data kumulatif COVID-19 Solo mencapai 71 orang.

"Data kemarin dari 25 nakes mahasiswa PPDS UNS Solo, 15 orang warga Solo. Sekarang bertambag empat orang lagi sehingga total menjadi 19 orang," ujar Ahyani pada Merahputih.com, Rabu (15/7).

ketuas satgas covid solo
Ketua Pelaksana Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Solo. (MP/Ismail)

Sedangkan tiga kasus lainnya, lanjut dia, merupakan warga biasa. Dimana satu diantaranya merupakan balita usia 1 tahun yang awalnya berstatus pasien dengan pengawasan (PDP). Saat ini Dinas Kesehatan Kota (DKK) Solo tengah melakukan tracing termasuk swab kedua orang tua balita tersebut.

"Tambahan dua kasus lagi dari klaster pedagang tahu kupat yang dinyatakan positif dan kontak erat dengan pasien sebelumnya," kata dia.

Kepala Dinas Kesehatan Kota (DKK) Solo, Siti Wahyuningsih, mengatakan pasca adanya laporan adanya pedagang tahu kupat yang terkonfirmasi positif Covid-19 pada Sabtu (11/7), pihaknya pun langsung melakukan swab secara Polymerase Chain Reaction (PCR) terhadap 48 kontak erat dan dekat pedagang yang bersangkutan. Hasilnya sembilan orang dinyatakan positif COVID-19.

"Dari jumlah itu, yang dua masuk Solo, sedangkan tujuh orang lainnya dari luar daerah, yakni Karanganyar, Sragen, Sukoharjo dan Boyolali. Mereka yang terpapar ini ada pembeli, pedagang, dan pengayuh becak," pungkasnya. (Ismail/Jawa Tengah)

Baca Juga:

Solo Berubah Status Zona Hitam COVID-19

#Solo #COVID-19
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Wisnu Cipto

Jurnalis dan penulis profesional selama dua dekade di industri media, mulai dari koran, televisi, hingga konten digital. Lulusan FISIP UI terlatih merangkai kata-kata terkait isu sosial-budaya-politik-hukum secara akurat dan relevan bagi pembaca, dengan kiblat kode etik jurnalistik dan verifikasi-verifikasi-verifikasi ... Pemegang sertifikasi kompetensi dari Lembaga Pers Dr.Soetomo (LPDS), yang coba terus belajar berkarya dengan 'hati'.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
Kebakaran TPA Putri Cempo belum Padam, ASN Solo Salat Istisqa Memohon Hujan
Salat istisqa tersebut dilakukan di tengah musim kemarau panjang dan kebakaran TPA Putri Cempo yang belum padam
Dwi Astarini - Senin, 07 September 2026
Kebakaran TPA Putri Cempo belum Padam, ASN Solo Salat Istisqa Memohon Hujan
Indonesia
PB XIV Hangabehi Kukuhkan Penerus PB XIII, Konflik Keraton Solo Makin Rumit
PB XIV Hangabehi resmi dikukuhkan sebagai penerus PB XIII lewat upacara jumenengan. Sebelumnya Purbaya sudah mendeklarasikan diri sebagai PB XIV. Konflik daualisme kepemimpinan makin rumit.
Wisnu Cipto - Sabtu, 05 September 2026
PB XIV Hangabehi Kukuhkan Penerus PB XIII, Konflik Keraton Solo Makin Rumit
Indonesia
Polda Jateng Lakukan Water Bombing Padamkan Api di TPA Putri Cempo, Guyurkan 13 Ribu Liter Air
Pelaksanaan water bombing difokuskan pada sisi timur TPA Putri Cempo yang masih mengeluarkan asap.
Dwi Astarini - Sabtu, 05 September 2026
Polda Jateng Lakukan Water Bombing Padamkan Api di TPA Putri Cempo, Guyurkan 13 Ribu Liter Air
Indonesia
Respati Tetapkan Status Tanggap Darurat, Pemadaman TPA Putri Cempo Dibantu Water Bombing
Pemadaman dibantu menggunakan water bombing yang akan dilakukan mulai Jumat (4/9).
Dwi Astarini - Sabtu, 05 September 2026
Respati Tetapkan Status Tanggap Darurat, Pemadaman TPA Putri Cempo Dibantu Water Bombing
Indonesia
KLH Sebut Kebakaran TPA Putri Cempo karena Gas Metana, belum Tetapkan Status KLB
Gas metana merupakan salah satu penyebab kebakaran dan ada bahan yang mudah terbakar.
Dwi Astarini - Jumat, 04 September 2026
KLH Sebut Kebakaran TPA Putri Cempo karena Gas Metana, belum Tetapkan Status KLB
Indonesia
Api di TPA Putri Cempo masih Menyala, Titiknya Berkurang
Sejumlah titik api yang sebelumnya berkobar mulai padam. Kepulan asap membumbung tinggi ditiup angin masih terlihat di lokasi kebakaran.
Dwi Astarini - Kamis, 03 September 2026
Api di TPA Putri Cempo masih Menyala, Titiknya Berkurang
Indonesia
Kebakaran TPA Putri Cempo belum Padam, Pemkot Bersiap Bantu Warga Terdampak
Ada dua RW yang berpotensi terdampak apabila kebakaran terus meluas dan sulit dipadamkan.
Dwi Astarini - Kamis, 03 September 2026
Kebakaran TPA Putri Cempo belum Padam, Pemkot Bersiap Bantu Warga Terdampak
Indonesia
TPA Putri Cempo Solo Terbakar, Angin Sulitkan Damkar Padamkan Api
Api masih membesar karena tiupan angin kencang.
Dwi Astarini - Rabu, 02 September 2026
TPA Putri Cempo Solo Terbakar, Angin Sulitkan Damkar Padamkan Api
Indonesia
Tersangka Kasus Kasino Sukoharjo Bertambah Jadi 65 Orang
Satu dari 65 tersangka tersebut diketahui warga negara asing (WNA) asal Tiongkok.
Dwi Astarini - Rabu, 02 September 2026
Tersangka Kasus Kasino Sukoharjo Bertambah Jadi 65 Orang
Indonesia
24 Atlet Tuli Galang Dana untu Berlaga di Malaysia, NPC Indonesia Turun Tangan
Pemerintah melalui Kemenpora sangat berkomitmen mendukung kemajuan dan prestasi olahraga disabilitas, baik di tingkat nasional maupun internasional.
Dwi Astarini - Selasa, 01 September 2026
24 Atlet Tuli Galang Dana untu Berlaga di Malaysia, NPC Indonesia Turun Tangan
Bagikan