Kesehatan

Hati-hati! Kentang ternyata Memiliki Racun Mematikan

Muchammad YaniMuchammad Yani - Rabu, 14 November 2018
Hati-hati! Kentang ternyata Memiliki Racun Mematikan

Jangan asal pilih kentang saat membelinya (Foto: Pixabay/Wounds_and_Cracks)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

BAGI yang gemar memakan kentang sebaiknya harus berhati-hati. Dibalik kelezatan dan berbagai manfaat yang dimiliki, kentang ternyata mengandung racun yang amat berbahaya.

Racun alami yang bernama solanine itu dapat menyebabkan seseorang mual, muntah, sakit perut, sakit kepala hingga diare. Bahkan racun ini bisa menyebabkan kematian jika dikonsumsi sebanyak 3 hingga 6 miligram per kilogram dari berat badan dapat menyebabkan kematian.

Potato yang berwarna hijau mengandung racun (Sumber: waywardspark.com)
Kentang yang berwarna hijau mengandung racun (Foto: waywardspark.com)

Solanin sendiri adalah racul glikoalkaloid jahat pada permukaan dan daging kentang yang berwarna hijau. Biasanya karena kentang terlalu dini dipanen atau terkena sinar matahari langsung. Namun, perubahan warna juga bisa terjadi jika kentang yang kamu miliki rusak atau memar.

Bagi kamu yang menemukan kentang berwarna hijau usai membelinya di pasar, sebaiknya potong dan buang bagian yang berwarna hijau itu. Jangan sampai efek yang ditimbulkan dari solanin terjadi pada dirimu atau orang yang kamu sayangi.

Perhatikan permukaan kentang apakah ada warna hijau (Pixabay/Couleur)
Perhatikan permukaan kentang apakah ada warna hijau (Foto: Pixabay/Couleur)

Solusi lainnya adalah mengolah kentang dengan cara menggoreng. Karena jika direbus racun yang dikandung oleh kentang tidak akan hilang. Sementara jika digoreng pada suhu tinggi sekitar 170 derajat celcius kemungkinan besar racun itu akan hilang.

Sementara bagaimana cara menyimpan kentang yang benar?

Pertama adalah cari kentang yang kulitnya cacat, memar atau kerusakan lain. Kentang ini tidak boleh disimpan. Jika tidak ingin memasaknya langsung, boleh disimpan tapi buang dahulu bagian yang rusak itu.

Simpan kentang di tempat gelap (Pixabay/congerdesign)
Simpan kentang di tempat gelap (Foto: Pixabay/congerdesign)

Kedua simpan di tempan yang kering dan gelap. Ini untuk menghindari kentang terkena paparan langsung sinar matahari dan membuat kentang menjadi hijau. Contoh tempat yang baik adalah kulkas. Terlebih kentang paling baik disimpan pada suhu di bawah 10 derajat celsius. Namun tapi di atas 4 derajat celsius karena bisa merusak rasanya. (yani)

#Diet Kentang #Kesehatan
Bagikan
Ditulis Oleh

Muchammad Yani

Lebih baik keliling Indonesia daripada keliling hati kamu

Berita Terkait

Berita Foto
Program Keluarga SIGAP Dorong Perubahan Perilaku Lewat Layanan Kesehatan Primer
Ketua Tim Bidang Penyusunan Rencana Prioritas Pemanfaatan Dana Desa, Sappe M. P. Sirait saat Program Keluarga Sigap di Jakarta, Kamis (15/1/2026).
Didik Setiawan - Kamis, 15 Januari 2026
Program Keluarga SIGAP Dorong Perubahan Perilaku Lewat Layanan Kesehatan Primer
Indonesia
Usai Banjir Bandang, Warga Aceh Tamiang Banyak Alami Gangguan Kesehatan
Ratusan pengungsi pascabanjir bandang di Aceh Tamiang mengalami berbagai penyakit seperti ISPA hingga diare. Tim Dokkes Polri turun beri layanan kesehatan.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 15 Januari 2026
Usai Banjir Bandang, Warga Aceh Tamiang Banyak Alami Gangguan Kesehatan
Dunia
AS Kurangi Jumlah Vaksin Wajib untuk Anak-Anak, Timbulkan Kekhawatiran Peningkatan Risiko Penyakit
Perubahan ini terjadi setelah Presiden Donald Trump meminta Departemen Kesehatan dan Layanan Kemanusiaan AS (HHS) meninjau bagaimana negara-negara sejawat merekomendasikan vaksin.
Dwi Astarini - Selasa, 06 Januari 2026
  AS Kurangi Jumlah Vaksin Wajib untuk Anak-Anak, Timbulkan Kekhawatiran Peningkatan Risiko Penyakit
Indonesia
Gubernur Pramono Tegaskan belum Ditemukan Super Flu di Jakarta
Pemerintah DKI telah berkoordinasi dengan Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin ihwal Super Flu ini.
Dwi Astarini - Selasa, 06 Januari 2026
Gubernur Pramono Tegaskan belum Ditemukan Super Flu di Jakarta
Indonesia
DPR Minta Pemerintah Gerak Cepat Antisipasi Ancaman Super Flu, Dorong Kemenkes Terbitkan Vaksin Pencegah
Dikhawatirkan, penyakit ini berdampak pada beban layanan kesehatan.
Dwi Astarini - Kamis, 01 Januari 2026
DPR Minta Pemerintah Gerak Cepat Antisipasi Ancaman Super Flu, Dorong Kemenkes Terbitkan Vaksin Pencegah
Indonesia
Waspada Super Flu, 62 Kasus Terkonfirmasi di Indonesia Terbanyak di Jawa Timur
Subclade K telah terdeteksi di Indonesia sejak Agustus 2025 melalui sistem surveilans sentinel ILI-SARI di berbagai fasilitas pelayanan kesehatan.
Dwi Astarini - Kamis, 01 Januari 2026
Waspada Super Flu, 62 Kasus Terkonfirmasi di Indonesia Terbanyak di Jawa Timur
Indonesia
Super Flu Masuk ke Indonesia, Kemenkes Imbau Kenali Gejala dan Terapkan Protokol Kesehatan
Indonesia menjadi salah satu negara yang terpapar jenis virus ini.
Dwi Astarini - Kamis, 01 Januari 2026
Super Flu Masuk ke Indonesia, Kemenkes Imbau Kenali Gejala dan Terapkan Protokol Kesehatan
Lifestyle
Teknologi Bedah Robotik Memungkinkan Tindakan Presisi untuk Kenyamanan Pasien, kini Hadir di Siloam Hospitals Kebon Jeruk
Siloam Hospitals Kebon Jeruk memiliki dan mengoperasikan tiga sistem robotik, yakni Da Vinci Xi (urologi, ginekologi, bedah digestif, dan bedah umum), Biobot MonaLisa (khusus diagnostik kanker prostat presisi tinggi), dan ROSA (ortopedi total knee replacement).
Dwi Astarini - Jumat, 19 Desember 2025
Teknologi Bedah Robotik Memungkinkan Tindakan Presisi untuk Kenyamanan Pasien, kini Hadir di Siloam Hospitals Kebon Jeruk
Indonesia
SDM Dokter belum Terpenuhi, Kemenkes Tunda Serahkan RS Kardiologi Emirate ke Pemkot Solo
Pemkot segera mulai menyiapkan kebutuhan tenaga medis, mulai dari dokter hingga perawat.
Dwi Astarini - Senin, 24 November 2025
SDM Dokter belum Terpenuhi, Kemenkes Tunda Serahkan RS Kardiologi Emirate ke Pemkot Solo
Indonesia
Program Pemutihan BPJS Kesehatan Berlangsung di 2025, ini Cara Ikut dan Tahapannya
emerintah memberikan kesempatan bagi peserta untuk mendapatkan penghapusan tunggakan iuran sehingga mereka bisa kembali aktif menikmati layanan kesehatan.
Dwi Astarini - Rabu, 19 November 2025
Program Pemutihan BPJS Kesehatan Berlangsung di 2025, ini Cara Ikut dan Tahapannya
Bagikan