Parenting

Anak-Anak Picky Eater Dapat Jadi Stunting

Muchammad YaniMuchammad Yani - Rabu, 17 Oktober 2018
Anak-Anak Picky Eater Dapat Jadi Stunting

Jangan biarkan anak alami gejala picky eater (Foto: Pixabay/andibreit)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

ANAK susah makan dan pilih-pilih makanan menjadi salah satu masalah yang kerap dihadapi para orang tua. Kondisi dengan istilah picky eater itu biasa ditemukan saat anak memasuki masa pra sekolah.

Jika anak kamu mengalami picky eater maka harus berhati-hati. Jika tidak segera diatasi kecenderungannya akan menyebabkan tumbuh kembang anak terganggu sehingga gagal tumbuh atau stunting.

Picky eater biasanya terjadi saat anak memasuki masa pra sekolah (Pixabay/anaterate)
Picky eater biasanya terjadi saat anak memasuki masa pra sekolah (Foto: Pixabay/anaterate)

Picky eater membuat anak kekurangan asupan gizi. Sang anak nantinya akan lebih pendek dibandingkan anak normal seusianya. Selain itu anak akan memiliki keterlambatan dalam berpikir.

Berdasarkan Pemantauan Status Gizi (PSG) 2017, prevalensi balita stunting di Indonesia terus meningkat yakni 29,6 persen di atas batas yang ditetapkan WHO sebanyak 20 persen dan menduduki peringkat kelima dengan anak gizi buruk di dunia.

Seperti dikutip antara.com, Prof. Dr. Rini Sekartini, SpA, picky eater adalah gangguan perilaku anak yang ada hubungannya dengan perkembangan psikologis tumbuh kembangnya.

Ditandai dengan enggan mencoba jenis makanan baru (neofobia), memilih-milih makanan terutama sayur serta buah, dan paling parah tidak tertarik pada makanan.

"Sebagian besar ibu mungkin anaknya pernah mengalaminya. Anak biasanya hanya mau makan makanan tertentu, sering tutup mulut menolak makanan yang diberikan, bahkan sampai nangis terus-menerus," ujar Prof. Rini, Jakarta, Selasa (17/10).

Picky eater bisa sebabkan anak menjadi pendek (Pixabay/avitalchn)
Picky eater bisa sebabkan anak menjadi pendek (Foto: Pixabay/avitalchn)

Picky eater juga ditandai dengan tumbuh kembang terhenti, perubahan perilaku, lesu, kehilangan selera makan dan kurus. Sayangnya banyak orang tua yang kurang paham dengan gejala ini.

Mereka mencari solusi dengan memberikan susu. Padalah merurut Prof Rni susu sebenarnya hanya sebagai pelengkap saja. "Setelah 6 bulan, ditambahkan MPASI (Makanan Pendamping ASI) sebagai pelengkap karena kebutuhan anak meningkat. Setelah 1 tahun anak dapat diberikan makanan keluarga, berupa nasi lauk pauk, sayur dan buah plus susu sebagai pelengkap," tutup Prof. Rini. (yani)

#Kesehatan #Tips Kesehatan
Bagikan
Ditulis Oleh

Muchammad Yani

Lebih baik keliling Indonesia daripada keliling hati kamu

Berita Terkait

Indonesia
Menu Makanan Penangkis Flu Musim Hujan Rekomendasi Dietisien RSCM
Tak kalah penting, kandungan zinc yang ditemukan dalam daging merah, susu, dan olahan kedelai berperan besar dalam meningkatkan fungsi sel imun
Angga Yudha Pratama - Rabu, 07 Januari 2026
Menu Makanan Penangkis Flu Musim Hujan Rekomendasi Dietisien RSCM
Dunia
AS Kurangi Jumlah Vaksin Wajib untuk Anak-Anak, Timbulkan Kekhawatiran Peningkatan Risiko Penyakit
Perubahan ini terjadi setelah Presiden Donald Trump meminta Departemen Kesehatan dan Layanan Kemanusiaan AS (HHS) meninjau bagaimana negara-negara sejawat merekomendasikan vaksin.
Dwi Astarini - Selasa, 06 Januari 2026
  AS Kurangi Jumlah Vaksin Wajib untuk Anak-Anak, Timbulkan Kekhawatiran Peningkatan Risiko Penyakit
Indonesia
Gubernur Pramono Tegaskan belum Ditemukan Super Flu di Jakarta
Pemerintah DKI telah berkoordinasi dengan Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin ihwal Super Flu ini.
Dwi Astarini - Selasa, 06 Januari 2026
Gubernur Pramono Tegaskan belum Ditemukan Super Flu di Jakarta
Indonesia
DPR Minta Pemerintah Gerak Cepat Antisipasi Ancaman Super Flu, Dorong Kemenkes Terbitkan Vaksin Pencegah
Dikhawatirkan, penyakit ini berdampak pada beban layanan kesehatan.
Dwi Astarini - Kamis, 01 Januari 2026
DPR Minta Pemerintah Gerak Cepat Antisipasi Ancaman Super Flu, Dorong Kemenkes Terbitkan Vaksin Pencegah
Indonesia
Waspada Super Flu, 62 Kasus Terkonfirmasi di Indonesia Terbanyak di Jawa Timur
Subclade K telah terdeteksi di Indonesia sejak Agustus 2025 melalui sistem surveilans sentinel ILI-SARI di berbagai fasilitas pelayanan kesehatan.
Dwi Astarini - Kamis, 01 Januari 2026
Waspada Super Flu, 62 Kasus Terkonfirmasi di Indonesia Terbanyak di Jawa Timur
Indonesia
Super Flu Masuk ke Indonesia, Kemenkes Imbau Kenali Gejala dan Terapkan Protokol Kesehatan
Indonesia menjadi salah satu negara yang terpapar jenis virus ini.
Dwi Astarini - Kamis, 01 Januari 2026
Super Flu Masuk ke Indonesia, Kemenkes Imbau Kenali Gejala dan Terapkan Protokol Kesehatan
Lifestyle
Teknologi Bedah Robotik Memungkinkan Tindakan Presisi untuk Kenyamanan Pasien, kini Hadir di Siloam Hospitals Kebon Jeruk
Siloam Hospitals Kebon Jeruk memiliki dan mengoperasikan tiga sistem robotik, yakni Da Vinci Xi (urologi, ginekologi, bedah digestif, dan bedah umum), Biobot MonaLisa (khusus diagnostik kanker prostat presisi tinggi), dan ROSA (ortopedi total knee replacement).
Dwi Astarini - Jumat, 19 Desember 2025
Teknologi Bedah Robotik Memungkinkan Tindakan Presisi untuk Kenyamanan Pasien, kini Hadir di Siloam Hospitals Kebon Jeruk
Indonesia
SDM Dokter belum Terpenuhi, Kemenkes Tunda Serahkan RS Kardiologi Emirate ke Pemkot Solo
Pemkot segera mulai menyiapkan kebutuhan tenaga medis, mulai dari dokter hingga perawat.
Dwi Astarini - Senin, 24 November 2025
SDM Dokter belum Terpenuhi, Kemenkes Tunda Serahkan RS Kardiologi Emirate ke Pemkot Solo
Indonesia
Program Pemutihan BPJS Kesehatan Berlangsung di 2025, ini Cara Ikut dan Tahapannya
emerintah memberikan kesempatan bagi peserta untuk mendapatkan penghapusan tunggakan iuran sehingga mereka bisa kembali aktif menikmati layanan kesehatan.
Dwi Astarini - Rabu, 19 November 2025
Program Pemutihan BPJS Kesehatan Berlangsung di 2025, ini Cara Ikut dan Tahapannya
Berita Foto
Prodia Hadirkan PCMC sebagai Layanan Multiomics Berbasis Mass Spectrometry
Direktur Utama PT Prodia Widyahusada memotong tumpeng bersama Komisaris Utama PT Prodia Widyahusada, Andi Widjaja saat peresmian PCMC di Jakarta.
Didik Setiawan - Sabtu, 15 November 2025
Prodia Hadirkan PCMC sebagai Layanan Multiomics Berbasis Mass Spectrometry
Bagikan